00:57 - Kamis, 20 Juni 2013

Adnan Buyung Nasution: Jika Tak Mau Perbaiki Diri, KPK Dibubarkan Saja

Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 14/02/13 | 21:18 | 02 Rabbi al-Thanni 1434 H

Adnan Buyung Nasution. (inet)

Adnan Buyung Nasution. (inet)

dakwatuna.com – Tindakan Wakil Ketua Adnan Pandu Praja mencabut tanda tangan surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum menuai kecaman dari Adnan Buyung Nasution. Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu mengatakan bahwa tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu sebagai sikap tidak konsisten.

“KPK ini seperti mencla-mencle, mau membongkar mundur lagi, bagaimana ini?” kecam Buyung di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (14/2).

Adnan mengaku sangat memalukan jika sikap KPK seperti itu. Pasalnya, sebagai lembaga penegak hukum super bodi, tidak selayaknya pimpinan KPK bisa mencabut sprindik seenaknya.

Jika tidak mau memperbaiki diri, Buyung menyarankan, lebih baik KPK dibubarkan saja. Dia mengaku kecewa kepada KPK lantaran merupakan salah satu inisiator yang mengkonsep pembentukan KPK. Advokat senior itu menyatakan, polemik yang terjadi di tubuh KPK merupakan bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi.

Buyung melanjutkan, ada dua kemungkinan pelemahan terhadap KPK, yaitu tidak konsekuen. Pasalnya, sudah ditanda tangani malah dianulir bahwa belum dteken lengkap unsur pimpinan. Atau bisa jadi, sambungnya, adanya tekanan luar biasa dari pihak yang belum diketahui sumbernya kepada KPK. (Erik Purnama Putra/Citra Listya Rini/ROL)

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (20 orang menilai, rata-rata: 9,45 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • ratno

    Kok Pilih Kasih…..dugaan saya bener nih bocoran Sprindik, adalah “cara banci” menyebut anas tersangka

  • http://www.facebook.com/mrself.destruct.7 Mr-Self Destruct

    setuju dengan pak adnan, klo ga bisa berlaku adil dan tegas.. bubarin aja.. dari beberapa kasus yang melibatkan beberapa kader dari partai tertentu.. KPK terkesan tebang pilih dan lambat mengambil keputusan.. bisa dibilang KPK masih berada di cengkaraman penguasa bukan sebaliknya..

Iklan negatif? Laporkan!
79 queries in 0,741 seconds.