Home / Berita / Nasional / DPR Apresiasi Tekad Perum Bulog Tidak Impor Beras

DPR Apresiasi Tekad Perum Bulog Tidak Impor Beras

Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto. (inet)
Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto. (inet)

dakwatuna.com Jakarta, Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto memberikan apresiasi kepada Perum Bulog yang bertekad untuk tidak melakukan impor beras pada tahun 2013. Artinya, Perum Bulog akan menyerap beras dari dalam negeri yang berasal dari para petani.

Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Pangan No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan bahwa Pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah diutamakan melalui pembelian Pangan Pokok produksi dalam negeri, terutama pada saat panen raya. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Dengan demikian, tahun 2013 ini penyerapan beras dalam negeri diharapkan akan semakin meningkat. Selama 2012, realisasi penyerapan beras dalam negeri oleh Bulog dari petani mencapai 3,678 juta ton atau naik dua kali lipat dari realisasi pengadaan 2011 sebesar 1,742 juta ton. “Semakin tinggi penyerapan beras dalam negeri, maka akan semakin memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani”, kata Hermanto

Lebih lanjut legislator Partai Keadilan Sejahtera ini berharap Perum Bulog dapat bersinergi dengan Kementerian Pertanian sehingga tekad ini dapat tercapai dengan maksimal. Karena pada dasarnya, apa yang dilakukan Perum Bulog ini adalah untuk mewujudkan pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraannya masyarakat khususnya para petani.

Selain itu, Hermanto juga berharap pelaksanaan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kebijakan impor beras yang sedang berjalan dapat segera diselesaikan sehingga diketahui kondisi dan permasalahan yang dialami selama ini. Sebagaimana diketahui, akhir tahun 2012 BPK melakukan audit atas kebijakan impor beras. Dimana, sebagaimana disampaikan Anggota BPK, Ali Masykur Musa ketika itu, fokus audit mencakup penerapan kebijakan impor beras oleh pemerintah sepanjang tahun 2012 ini. Audit ini dimaksudkan untuk menganalisa beberapa komponen dalam kebijakan impor beras, terutama masalah pengadaan, kesesuaian impor dengan kebijakan ketahanan pangan, serta peran importir di balik impor beras.

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Harga Daging Sapi Mahal, Pemerintah Siap Tambah Kuota Impor