Home / Berita / Internasional / Asia / Vatikan: Solusi Israel-Palestina Adalah Negosiasi

Vatikan: Solusi Israel-Palestina Adalah Negosiasi

Paus Benediktus XVI (tengah) bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) di perpustakaan Istana Apostolik, 17 Desember 2012, di kota Vatikan, Vatikan. (Getty Images)
Paus Benediktus XVI (tengah) bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) di perpustakaan Istana Apostolik, 17 Desember 2012, di kota Vatikan, Vatikan. (Getty Images)

dakwatuna.com – Vatikan. Vatikan berharap pengakuan de facto PBB terhadap status kenegaraan Palestina, bakal memacu dunia internasional dalam menemukan solusi bagi konflik dunia Arab dengan Israel.

Pernyataan itu disampaikan Paus Benediktus XVI. Pengakuan itu membuat Palestina sejajar dengan Vatikan sebagai negara pengamat non anggota di PBB.

“Diharapkan bahwa (resolusi) akan mendorong komitmen masyarakat internasional untuk mencari solusi yang adil dan abadi bagi konflik Israel-Palestina,” kata Paus saat menerima Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas di Vatikan, Senin (17/12).

“Hal itu dapat dicapai hanya dengan melanjutkan negosiasi antara kedua pihak, dengan itikad baik dan sesuai hormat dengan hak-hak keduanya,” lanjut Paus seperti dinukil dari Al Arabiya.net.

Abbas bertemu dengan Paus di Istana Apostolik selama 25 menit. Abbas mengapresiasi dukungan Vatikan dan menyatakan terima kasihnya. Setelah itu, Abbas kembali melanjutkan perjalanannya ke negara-negara Eropa dalam mencari dukungan untuk Palestina.

Perjalanan Abbas ke negara-negara Eropa sebagai upaya dalam mencari dukungan resolusi 29 November lalu di Majelis Umum PBB. (Karta Raharja Ucu/Hannan Putra/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 7,36 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina