Home / Berita / Nasional / KAMMI Mengutuk Keras Film “Innocence of Muslim”

KAMMI Mengutuk Keras Film “Innocence of Muslim”

Ilustrasi (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com Belakangan ini masyarakat muslim dunia, tidak terkecuali mahasiswa muslim Indonesia yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengalami keresahan mendalam. Salah satu penyebab keresahan itu adalah beredarnya “film innocence of muslim”yang melecehkan Muhammad SAW dan Islam.

Film yang digagas Sam Braile ini melukiskan betapa kekejian produsernya dalam menilai Muhammad SAW yang merupakan panutan dan teladan umat Islam sedunia. Untuk itu, KAMMI mengutuk keras peredaran film yang terbukti melecehkan, menghina dan menginjak-injak umat Islam.

“KAMMI mengutuk keras beredarnya film anti Islam tersebut karena menimbulkan keresahan sosial yang luas. Kita sudah melihat bagaimana dampaknya yang mengundang protes kaum muslim seluruh dunia, “ tegas Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Muhammad Ilyas di Jakarta, Kamis (13/9)

Menurutnya, setiap orang memiliki hak berekspresi dan berpendapat termasuk dalam pembuatan karya berbentuk film. Tapi semua ada batasnya, termasuk jangan sampai mendiskreditkan Islam sebagai sebuah entitas keumatan.

“Semua orang dapat berkarya, tapi ada batasnya. Jika melebihi batas, KAMMI siap berdemonstrasi menuntut pelakunya diseret ke pengadilan HAM internasional, “ tambahnya.

KAMMI juga mendesak pemerintah AS mengadili pelaku dan para donatur pembuat film. Sebab membiarkan mereka bebas akan merugikan dunia internasional dan berpotensi memancing eksalasi aksi besar-besaran dari umat Islam seluruh dunia.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (13 votes, average: 9,92 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • kok bisa seperti itu ya???Asytaghfirullah….

Lihat Juga

“Indahnya Berbagi”, Terinspirasi dari Film Duka Sedalam Cinta