Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Puasa Meski Sehari Panjat 4-5 Tower BTS

Puasa Meski Sehari Panjat 4-5 Tower BTS

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com – Kisah ini terjadi sekitar 10 tahun yang lalu. Sulit untuk melupakan keheroikan rekan kerjaku, namanya Dwi. Aku mengenalnya ketika mendapat tugas survey tower BTS milik beberapa  operator selular “tetanggga”. Ia dan teman-teman kantornya kebagian tugas mendampingiku melaksanakan proyek tersebut.

Dengan perawakan tinggi besar  – untuk ukuran orang Indonesia – aku tidak menyangka dia begitu piawai memanjat tower. Yang lebih menakjubkan ia melakukannya saat sedang puasa di tengah terik matahari. Tidak tanggung-tanggung, dalam sehari ia memanjat 4 sampai 5, atau paling sedikit 3 tower. Tak tampak rasa lelah atau letih di wajahnya tiap kali turun dari satu tower ke tower lainnya.

Hebatnya lagi, dia menjalaninya dengan puasa Nabi Daud (sehari puasa sehari tidak).

Jika mengingat kejadian itu aku semakin sedih dan merasa bersalah. Ia menikmati keindahan bersama Allah dalam pekerjaannya, sementara kami hanyut di meja makan tanpa memiliki rasa malu untuk menemaninya.

Sebulan lebih bersamanya, meningggalkan pelajaran berharga. Seberat apapun pekerjaan kita, jika kita mau, Allah akan memberikan kekuatan-Nya.

Semoga engkau tetap istiqomah Pak Dwi!

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

The Amazing of Amang Cilok, Lebih Dari Sekadar “Cilok”