Home / Berita / Daerah / Ketua PBNU Doakan Hidayat-Didik Jadi Pemimpin Jakarta

Ketua PBNU Doakan Hidayat-Didik Jadi Pemimpin Jakarta

Hidayat Nur Wahid cagub DKI Jakarta bersama pasangannya Didik J Rachbini berbincang dengan ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj ketika mengunjungi kantor PBNU DKI Jakarta, Kamis (26/4). Hidayat-Didik merangkul berbagai ormas dan berbagai elemen masyarakat untuk maju di Pilkada DKI juli mendatang. (KHAIRUDDIN SAFRI)

dakwatuna.com – Jakarta. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan terbuka menerima siapapun calon gubernur dan wakil gubernur yang melakukan silaturahmi.

Namun secara institusional, PBNU tidak memberikan dukungan kepada mereka, hanya mendoakan.

Demikian disampaikan Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj usai menerima kunjungan pasangan cagub dan cawagub Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini ke Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya No 164, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2012).

“NU hanya bisa mendoakan, bukan mendukung. Karena NU tidak boleh memberikan dukungan. Semoga menjadi pemimpin yang diridhai Allah yang memang betul-betul (mengabdi) demi masyarakat Jakarta,” ujar Said kepada wartawan di ruangannya lantai 3, Kantor PBNU.

Menurut Kyai Said, dirinya mengenal Hidayat sebagai sahabat saat menuntut ilmu di Saudi Arabia. Saat itu, Kyai Said mengenyam pendidikan doktornya di Universitas Ummul Quro, Mekkah, sedangkan Hidayat mengambil doktor di salah satu universitas di Madinah.

“Pak Hidayat itu sahabat saya waktu di Mekkah, dan Madinah. Dia lulus 92, saya lulus 93. Walhasil kita sama-sama dari Saudi Arabia. Sebagai sahabat, beliau ingin silaturahim menyambung dengan saya yang kebetulan saya sebagai ketua PBNU,” ungkap Kyai Said.

Dari pantauan Tribun, Kyai Said dan Hidayat sempat melempar guyon ala pesantren. Didik yang juga duduk di sebelah Hidayat tak mau kalah meningkahi anekdot yang disampaikan Kyai Said. Suasana akrab terlihat di antara pengurus PBNU dan rombongan Hidayat Nur Wahid.

Tak lama, pertemuan dilakukan tertutup. Kyai Said mengaku, obrolan tadi hanya membicarakan ide-ide Hidayat bagaimana mencari terobosan untuk Jakarta lebih baik, terutama masalah macet, kriminal, korupsi, pendidikan, kesehatan, dan perdamaian antarumat beragama. (Yogi Gustaman/Anwar Sadat Guna/Tribunnews)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (22 votes, average: 9,55 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • syiah ketemu khowarij  = cocok

    hehehehee…

    hidup manhaj salaf

Lihat Juga

Basuki mengatakan bahwa Bundaran HI Tidak mungkin Banjir. (tribunnews.com)

Menurut Ahok, Gak Mungkin Bundaran HI Banjir

Organization