Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Dzikir Persembahan

Dzikir Persembahan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (temy-spirit.blogspot.com)

dakwatuna.com

Jika tubuhku diam tanpa gairah
Jika mata ku lelah tak menatap
Jika kaki ku letih tak melangkah
Hanya dzikir persembahan kami

Jika hatiku bermuara pada gelisah
Jika pikiranku sejenak tak bermakna
Jika nafasku tersendat noda
Hanya dzikir persembahan kami

Dan pada waktu lelahku menyentak
Ribuan riak mengibas setitik hawa
Diamku adalah pertanda
Bahwa sinar sedang temaram

Ini adalah mendaki
Lelahnya, bahagianya dan senyumnya
Bukan untuk kami juga aku
Untuk kita, sebagai hamba
Biar hadir tidak hanya sekedar

Karena aku sekedar buih
Hilang dan tenggelam tersapu gelombang

Dan buih pun mempersembahkan dzikirnya
Sebelum ia hilang

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,60 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ya ALLAH, hidupkanlah aku sebagai orang yang tawadhu', wafatkanlah aku sebagai orang yang tawadhu' dan kumpulkan aku dalam kelompok orang-orang yang tawadhu'

Lihat Juga

Mahasiswa STEI SEBI hadir dalam acara 'Dzikir Nasional 2014' yang digelar Harian Umum Republika, Rabu (31/12/14).  (Y,SB/SEBI)

Mahasiswa SEBI Menghabiskan Malam Tahun Baru dengan Ikut Dzikir Nasional