Home / Berita / Daerah / MUI Sinyalir Ada Dua Aliran Sesat di Balikpapan

MUI Sinyalir Ada Dua Aliran Sesat di Balikpapan

Logo MUI

dakwatuna.com – Balikpapan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Balikpapan mensinyalir terdapat dua aliran yang diduga sesat, di Balikpapan.

Demikian dikemukakan Wakil Ketua MUI, Bidang Kerukunan Beragama, Abdul Muis, Senin (27/2/2012).

Kendati demikian, Muis menuturkan perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut terhadap keberadaan kedua aliran yang diduga sesat ini.

“Ada dua aliran yang diduga sesat, tapi perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut, karena informasi ini baru sebatas laporan dari masyarakat,” kata Muis.

Berdasarkan informasi yang diperoleh MUI Balikpapan, satu aliran terdapat di kawasan Pupuk, dan satunya di kawasan Klandasan.

“Satu di daerah Pupuk, dan satunya di Klandasan,” ungkap Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Balikpapan ini.
Aliran di kawasan Pupuk, kata Muis, mengajarkan tidak perlu melakukan Sholat Jumat bagi umat Muslim. Sedangkan di Klandasan lebih ekstrem yakni, tidak perlu melakukan Shalat lima waktu. “Jadi tidak perlu Shalat, hanya eling (ingat) kepada Tuhan saja sudah dinilai cukup. Tapi informasinya aliran ini sudah tidak ada pengikutnya, hanya seorang nenek saja yang menjalankan,” jelas Muis.

Muis menghimbau kepada masyarakat yang menemukan aliran yang diduga menyimpang di sekitar tepat tinggalnya untuk tidak melakukan aksi anarkis.

“Hindari kekerasan, dan percayakan kepada MUI, serta aparat keamanan yang berwenang untuk mengambil tindakan,” ujarnya. (Romualdus Pius/Rafan A Dwinanto/Tribun Kaltim/TribunNews)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

aksi-damai-bela-islam

MUI Meminta Agar Jangan Membelokkan Tujuan Aksi 4 November dengan Isu Lain