21:35 - Sabtu, 25 Oktober 2014

DK PBB Gagal Sepakati Status Keanggotaan Palestina di PBB

Rubrik: Amerika, Asia | Kontributor: dakwatuna.com - 14/11/11 | 09:43 | 17 Dhul-Hijjah 1432 H

Ilustrasi (knrp)

dakwatuna.com – Dewan Keamanan PBB menyatakan tidak berhasil mencapai kesepatan terkait permohonan yang diajukan Otorita Palestina untuk mendapatkan status anggota penuh di PBB. Komite Pendaftaran DK PBB tidak bisa mengambil keputusan atas permohonan tersebut.

Palestina membutuhkan 9 suara dari seluruh anggota DK PBB untuk mendapatkan persetujuan atas permohonan mereka mendapatkan status keanggotaan penuh di PBB, yang secara tidak langsung menjadi pengakuan atas berdirinya negara Palestina, yang selama ini hanya berstatus pemerintahan otorita.

Laporan Al-Jazeera menyebutkan, Palestina hanya mendapat delapan dukungan suara dari 15 anggota di DK PBB, sehingga keinginan Palestina untuk diakui sebagai negara dan anggota penuh PBB kemungkinan akan kandas.

Komite Pendaftaran sudah membuat laporan kebuntuan masalah ini, dan akan dikembalikan lagi ke Dewan Keamanan. Menurut utusan Portugis–yang menjadi ketua DK PBB untuk bulan November–Jose Filipe Moraes, ia sudah menerima laporan itu dan akan mendiskusikan langkah apa yang akan diambil selanjutnya.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas secara resmi mengajukan permohonan keanggotaan penuh Palestina di PBB pada 23 September 2011. Sejak Palestina menggulirkan wacana ini, AS dan Israel berusaha keras untuk menggagalkan keinginan Palestina itu.

AS-Israel tersebut menilai tindakan Otorita Palestina tersebut bertujuan untuk “men-deligitimasi” Israel. Kedua sekutu itu menyatakan berdirinya negara Palestina hanya boleh dideklarasikan melalui negosiasi damai secara langsun antara Israel dan Palestina, dan bukan melalui PBB.

Utusan Palestina di PBB Riyad Mansour menyatakan, pihaknya tidak akan menyerah untuk mendapatkan pengakuan dari PBB dan tetap berharap ada hasil positif dari pemungutan suara di Dewan Keamanan PBB.

Presiden Mahmoud Abbas rencananya akan melakukan pertemuan dengan seluruh wakil dari Liga Arab pekan depan, untuk mendiskusikan apakah akan melanjutkan perjuangan di Dewan Keaman demi status keanggotaan penuh Palestina, atau tetap dengan status “pemantau” dalam voting di Majelis Umum PBB. (aisyah/mn/knrp)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (5 orang menilai, rata-rata: 9,40 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
68 queries in 1,420 seconds.