Home / Berita / Internasional / Asia / Militer Mesir Setuju Amandemen UU Pemilu

Militer Mesir Setuju Amandemen UU Pemilu

Ilustrasi - Peta Mesir (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Penguasa militer Mesir setuju untuk mengamandemen undang-undang pemilihan yang kontroversial menyusul ancaman boikot pemilihan oleh puluhan partai politik, kata sumber militer seperti dikutip AFP.

Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata setuju melakukan itu guna memungkinkan partai-partai politik mengajukan calon untuk sepertiga kursi yang sebelumnya dicadangkan bagi calon-calon independen.

Keputusan itu dibuat setelah pertemuan antara kepala staf militer Sami Enan dan para anggota Koalisi Demokratik yang berasal dari puluhan kelompok politik, termasuk Ikhwanul Muslimin yang berpengaruh dan partai liberal Wafd.

Mereka berkeberatan dengan Pasal 5, yang menetapkan duapertiga kursi akan berada dalam sistem daftar partai dan sisanya untuk independen.b Mereka mengancam memboikot pemilu kecuali pasal kontroversial itu dihapuskan.

Sikap mereka mengancam kredibilitas pemilihan pertama Mesir pasca-Mubarak.

Mereka juga menuntukan pengaktifan undang-undang yang melarang politisi korup mencalonkan diri untuk jabatan selama 10 tahun. (SYS/S008/Jafar M Sidik/Ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Rizky Yanto

    Menarik sekali ada undang2 yg melarang politisi korup utk mencalonkan diri selama 10 tahun,bisa gak hal itu dipraktekan di Indonesia tercinta?

Lihat Juga

Peta Mesir yang diberi warna merah oleh Perancis. (egyptwindow.net)

Penyebutan Kata “Mesir” di Dalam Al-Quran