Home / Berita / Nasional / Ada 3 Menteri yang Bermasalah

Ada 3 Menteri yang Bermasalah

Fahri Hamzah, Wakil Ketua Komisi III DPR RI (inet)

dakwatuna.comWakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menilai iklim Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang dimotori Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah tidak sehat.

Menurut dia, banyak sekali program kementerian yang tertunda mengingat para pembantu presiden tidak berani mengambil risiko.

Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mesti masuk ke dalam daftar evaluasi Presiden.

“Kenapa semua jadi tertunda? Ini semua karena para menteri itu nonton tetapi tidak berani mengambil keputusan. Semua pekerjaan akhirnya tertunda,” tutur Fahri saat ditemui di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (19/9).

Menurut Fahri, Andi Mallarangeng yang merupakan kader Partai Demokrat tidak berani mengambil keputusan dalam kasus dugaan suap proyek wisma atlet SEA Games XXVI Palembang.

Darwin, juga dari Partai Demokrat, juga dinilai banyak membuat banyak program Kementerian ESDM terbengkalai. Fahri antara lain menyebut program 10 ribu megawatt (MW) yang didengungkan Kementerian Energi.

Djoko Kirmanto yang memimpin Kementerian Pekerjaan Umum, Fahri menilai banyak infrastruktur di Indonesia yang masih rusak. Ia juga menggarisbawahi proyek Jembatan Selat Sunda yang tidak kunjung jelas juntrungannya. (SZ/OL-5/MICOM)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (15 votes, average: 8,20 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Maimun

    Bg, bawahan sesuai perintah atasan. kalo atasannya bilang jalan dia akan jalan, tp kalau atasannya ragau-ragu bawahan gmn mau jalan…

Lihat Juga

Presiden Jokowi umumkan Reshuffle Kabinet Jilid 2, di Istana Negara, Kamis (27/7/2016). (Detik.com)

Jokowi: Reshuffle Sebagai Penguatan Kinerja Kabinet