Home / Berita / Internasional / Amerika / Sekjen PBB: “Nasib” Palestina Tergantung Sikap Seluruh Negara Anggota PBB

Sekjen PBB: “Nasib” Palestina Tergantung Sikap Seluruh Negara Anggota PBB

Sekjen PBB, Ban Ki-Moon (Reuters Picture)

dakwatuna.comSekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyatakan bahwa dirinya mendukung berdirinya negara Palestina merdeka. Namun soal keanggota resmi Palestina di PBB, kata Ki-moon, akan ditentukan oleh seluruh negara anggota PBB.

Ia mengungkapkan hal tersebut setelah negara AS secara resmi menyatakan akan menggunakan kekuatan hak veto-nya untuk menggagalkan voting terkait keanggotaan penuh Palestina di PBB. Karena jika Palestina berhasil mendapatkan status keanggotaan penuh, secara tidak langsung PBB mengakui negara Palestina merdeka.

Ban Ki Moon menegaskan kembali dukungan kuatnya terhadap solusi dua negara dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina. Meski sampai hari ini, Palestina terus dipersulit untuk mendapatkan pengakuan sebagai negara merdeka dan berdaulat.

“Secara pribadi, saya mendukung pengakuan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat. Tapi keputusannya secara resmi bukan atas keputusan saya pribadi, tapi tergantung pada seluruh negara anggota PBB,” tukas Ki-moon.

Sejauh ini, menurut pihak Palestina, sudah lebih dari 140 negara yang menyatakan akan mendukung langkah Palestina dalam Sidang Umum PBB yang akan berlangsung bulan ini juga.

Sementara itu Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Noland mengatakan, jika AS akan mem-veto voting di PBB, bukan hal yang mengejutkan lagi. “Negara Palestina hanya bisa dideklarasikan melalui pembicaraan damai secara langsung dengan Israel. Maka, ya! Kami akan menggunakan hak veto kami atas langkah Palestina di PBB,” tukas Noland.

Sementara pembicaraan damai antara Israel-Palestina sudah terhenti sejak bulan September 2010, karena Israel tidak menunjukkan komitmennya untuk memenuhi persyaratan damai yang diajukan Otorita Palestina. Israel masih terus memperluas pemukiman ilegalnya di wilayah Palestina di Tepi Barat, masih melakukan invasi dan serangan terhadap warga Palestina serta menghancurkan dan merampas rumah-rumah milik warga Palestina di Al-Quds (Yerusalem Timur).

Kebuntuan negosiasi damai itulah yang mendorong Otorita Palestina untuk mengajukan permohonan menjadi anggota resmi PBB dan mendapatkan pengakuan sebagai negara merdeka dan berdaulat. (aisyah/im/knrp)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (21 votes, average: 9,81 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Supporter Indonesia membuat Aksi Atraktif dengan membentuk Koreo Bendera Palestina saat Laga Timnas dengan Malaysia, Selasa (

(Video) Penampakan Koreografi Bendera Palestina dan Indonesia di Laga Indonesia vs Malaysia