18:59 - Selasa, 21 Mei 2013

Pengajian PKS Digerebek

Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 09/06/11 | 11:15 | 08 Rajab 1432 H

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Mencuatnya kasus isu NII (Negara Islam Indonesia) dan pengusung Ideologi Khilafah, membuat masyarakat phobia dengan berbagai pengajian Islam. Hal inilah yang menjadikan beberapa masyarakat semakin waspada terhadap orang-orang yang melakukan pengajian Islam.

Namun terdapat peristiwa yang menggelikan terjadi di Mojokerto beberapa waktu lalu. Sebagaimana biasanya, PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang mewajibkan kadernya untuk membuat pengajian pekanan bergantian di rumah setiap kader, dengan membahas keimanan, dunia Islam dan rencana program kerja kegiatan PKS di masing-masing daerah, kecamatan hingga desa. Hingga harus dicurigai sebagai pengajian NII.

Ketika pengajian sedang masuk tilawah Al Quran (pembacaan Al Quran) beberapa warga langsung berdatangan dengan membawa TNI, Polri dan SatPol PP. Beberapa orang terlihat sedikit emosi ketika berdialog dengan salah satu ustadz PKS yang tengah mencoba menenangkan massa dengan sabar. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, beberapa Polisi dan TNI mencoba untuk meredakan ketegangan tersebut.

Di sinilah peristiwa yang sedikit membuat kita tersenyum.

Ketika seorang anggota Polisi mencoba untuk melerai massa yang sedang emosi, tiba-tiba “Loh… Sampeyan ada di sini mas?” kata anggota polisi tersebut sedikit kaget. Tidak disangka, anggota polisi tersebut mengenal ustadz PKS tersebut, karena mereka teman bermain saat masih kecil.

Tetapi yang tidak kalah lucunya beberapa anggota TNI kaget “Loh, Senpai ada di sini?” ucap salah satu anggota TNI. Ternyata tidak disangka ustadz PKS tersebut adalah senior yang mengajar Karate para TNI. Istilah “Senpai” itu menujukan kepada salah satu kakak senior dalam Karate.

Anehnya, beberapa anggota Satpol PP malah lari. Karena para anggota Satpol PP tidak tahu bahwa pengajian yang akan digerebeknya ternyata diisi oleh ustadz PKS yang juga salah satu anggota dewan di Mojokerto.

Setelah emosi para warga sudah mulai mereda, ustadz PKS yang juga salah satu anggota dewan tersebut memberikan informasi mengenai pengajian wajib yang harus diikuti oleh setiap kader PKS untuk menambah keilmuan agama dan mendapatkan berbagai informasi-informasi, baik keputusan partai dan kegiatan partai.

Terlihat beberapa warga malu, karena ternyata pengajian yang mereka kira pengajian NII malah diisi langsung oleh anggota dewan, bahkan mereka ada yang kagum karena ada anggota dewan yang langsung ”turun-gunung” mengisi pengajian di rumah salah seorang kader partainya. Usut punya usut… ternyata orang-orang yang membuat isu pengajian tersebut adalah pengajian NII lantaran dari beberapa orang yang sakit hati terhadap salah satu kader PKS yang rumahnya ditempati untuk pengajian tersebut. Dan salah satunya juga adalah anggota Satpol PP yang ikut melarikan diri bersama teman-temannya yang lain. Salah satu warga berkata ”Lha nek saget, warga nggeh diajak ngaji bareng ustadz. Nggeh jarang-jarang teng mriki wonten anggota dewan seng marani. Opomaneh maringi ceramah agama, jarang teng mriki! ” (Kalau bisa, warga juga diajak ngaji bersama ustadz. Yah jarang-jarang di sini ada anggota dewan yang datangi. Apalagi memberikan ceramah agama, jarang di sini).

Ustadz PKS tersebut langsung merespon dengan baik usulan warga, dengan siap untuk mengadakan pengajian bersama warga. (sn/fimadani)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (408 orang menilai, rata-rata: 9,42 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/eko.hadi.961 Eko Hadi

    itulah salahnya partai islam selama ini bukan dakwah islam malah kampanye partai, harusnya dakwah islam saja shg orang islam awam ngerti islam. kalo sudah begitu insya alloh mereka akan memilih partai islam. sekarang kalo perlu partai islam bersatu, toh yg dipilh sekarang boleh orangnya, bukan gambar partainya. jadi dari partai apaun dia dulunya kalo dipilh orangnya berarti terpilih, bukan karena utrutan nomer seperti yg direbutkan selama ini. selamat berjuang.

    • http://www.facebook.com/last.iko.wibowo Jamaludin Lastiko Wibowo

      biarkan mereka yang masih mempunyai niat berjuang di jalan Allah, berjuang dengan caranya. kalau kurang atau tidak setuju, tunjukan dengan cara yang menurut pemikiran masing-masing benar, nanti akhirnya, bandingkan hasilnya, mana yang lebih baik.
      tunjukan caramu, berikan bukti.
      mengurangi berprasangka yang tidak baik, inshaAllah berkah dalam hidup.

      ^_^

      • http://www.facebook.com/Hara.kaito Hari Budiman

        setuju mas bro

    • Akhuukum

      Akan bahaya kalau semua pemerintahan negara dikuasai orang2 yg memusuhi islam. Akan timbul kebijaksanaan2 yg tidak bijaksana. Contohnya, di Depok karena walikotanya kader kami, dibuatlah kebijaksanaan yg memberatkan pengadaan2 hiburan malam sehingga kemaksiatan bisa diminimalisir, dibuat kebijakan tentang penjualan miras, alhamdulillah di depok sulit ditemukan orang jualan miras, ga seperti di daerah lain yg bahkan sampai dijual diindomart atau alfamart. Itu hanya contoh kecil saja. Mekaten Mas Eko

  • http://www.facebook.com/people/Wahyu-Widodo/1804062592 Wahyu Widodo

    Sayang pengajiannya menggunakan nama PKS yg notabene merupakan partai politik yg sudah ketahuan belang presidenya yg doyan “DUNIA” ( harta), kl memamg pengajian yg bernafaskan islam pakailah nama ISLAM sebagai agama yg mulia yg tidak mencampuradukan urusan DUNIA tersebut…..

    • http://www.facebook.com/last.iko.wibowo Jamaludin Lastiko Wibowo

      senantiasa menanamkan sifat berpikiran baik – husnudzon – adalah cara terbaik dari penyakit hati. apapun yang ada dipikiran, biarkan itu hanya sekedar pikiran, jangan biarkan menjadi ucapan, karena bila tidak tahu fakta nyatanya, hanya berakhir fitnah, dan pastinya malu (kalau masih punya rasa malu).

      semoga tuhan mu memberikan kehidupan yang baik bagi mu.
      ^_^

    • http://www.facebook.com/Hara.kaito Hari Budiman

      wah hebat skali orang yang mlewati takdir Allah yang sudah tahu mana yang mutlak salah… ISLAM vs Dunia???????
      Aduh berarti kalau mau islam mesti dikafani dulu dong? :)

    • http://www.facebook.com/lilis.nurfarida.7 Lilis Nurfarida

      ernyata org islam msh byk yg goblok ya. mudah diadu domba dg saudaranya sesama muslim. no comment. GOBLOK males

    • Akhuukum

      LHI belum disidang, jadi bila anda langsung menghakimi, dan bila kenyataan tdk sesuai seperti yg anda katakan,itu namanya FITNAH. Saya kira anda tahu hukum fitnah

  • http://www.facebook.com/indra.adnan1 Indra Adnan

    hahaha luucuu meenn,,,, yah kalau boleh islamnya jangan di politisi,,, lanjut pengajianya pa ustad :D

  • http://twitter.com/sucipto_ok sucipto

    liat aja DVD debat aja di jual …buat biayaa kampanye …:D

    • http://www.facebook.com/lilis.nurfarida.7 Lilis Nurfarida

      dari pada nyari dana dari korupsi??

  • http://www.facebook.com/heri.deh Deh Heri

    seharusnya mereka mengajak seluruh masyarakat itu yg benar karena Allah bukan krn pks atau sesama anggota partai

  • http://www.facebook.com/hadidin Didin Bae

    mau dibuat berita yang bagus2 tentang PKS juga percuma, sekarang pamornya udah jatuh. dianggap partai bej*t karena berbuat maksiat berkedok agama… coba kalo PKS tidak terlalu takabur mungkin ga anjlok. sewaktu presiden PKS di selidiki KPK seharusnya dibiarkan distatemen itu individual bukan partai karena semua manusia bisa salah, bukannya ditentang mentah2 seolah2 semua anggota PKS terbebas dari dosa, terlalu menyombongkan ilmu agama sih. Nabi Muhammad aja ngajarin perintah pemimpin negara harus diturutin kec perintah maksiat/menyekutukan Allah, terlepas negara itu Islam atau bukan.

    • Akhuukum

      LHI sudah diserahkan baik2 kepada KPK sewaktu dijemput KPK. Tdk ada penentangan waktu itu. Itu bukti kader PKS taat hukum

  • http://www.facebook.com/mochammad.sofian Mochammad Sofian

    hai didin bae anda diem aja deh (kalo anda muslim ) kalo anda non muslim saya yang diem

  • http://www.facebook.com/mochammad.sofian Mochammad Sofian

    buat yg nyela2 PKS ikut dulu pengajiannya baru anda nyela. inget yah pemain bola sama pengamat bola masih lebih jago ngomong pengamat bola biasanya

  • nona manis

    subhanallah ini bukti bahwa kader bisa apa aja realisasi dari islam syamil mutakammil…ya politik,ya beladiri,agama,yang nyinyir ke laut aje preet

  • Doddy Mercury

    Kalo emang mau punya partai, seharusnya Islam itu satu kesatuan yang tak terpisahkan. PKS PPP PBB PPPPPPPPPPPPPPP ah pusing. luar negeri aja Partainya cuman 2 paling banyak 3

    • Akhuukum

      adanya partai islam yg lebih dari 1 itu tidak menjadi soal. Tdk usah dijadikan alasan perpecahan. Di zaman Rasulpun beliau memberikan kesempatan kepada para pasukannya yg terdiri dari banyak kabilah untuk merapat pada kabilahnya masing-masing. Dakwah itu banyak wasilahnya, ada yg ceramah, nyanyi/ seni, nulis dan salah 1nya partai. Jadi muballigh dan seniman ga perlu jotos2an karena wasilah dakwah yg berbeda. Mekaten Mas Doddy

Iklan negatif? Laporkan!
43 queries in 0,609 seconds.