Home / Berita / Israel dan AS Cemas Mubarak Terguling

Israel dan AS Cemas Mubarak Terguling

dakwatuna.com – Jerusalem, Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu dan Kementerian Luar Negeri Jumat mengumumkan bahwa mereka akan “mengawasi dari dekat” situasi di negara tetangga Mesir, tetapi menahan diri untuk tidak mengambil sikap politik.

Departemen Luar Negeri Israel  selalu melakukan update di Mesir . Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman telah mengikuti perkembangan pada protes dengan tetap menjaga hubungan dekat dengan Duta Besar Israel untuk Mesir, Yitzhak Levanon. Pada tahap ini, keluarga diplomatik Israel untuk tetap di Kairo sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Kantor perdana menteri telah mengeluarkan petunjuk yang ketat kepada seluruh menteri dan pejabat pemerintah untuk tidak memberikan komentar mengenai situasi saat ini di Mesir.

Seorang pejabat senior di Yerusalem berkata, “Israel sekali tidak tertarik untuk melibatkan diri dalam urusan Mesir, dan karena itu kami telah menerima instruksi yang jelas untuk bersikap rendah hati dalam hal Mesir.”

Sebaliknya, pemerintah Amerika telah mengadopsi suatu strategi yang berbeda. Baik Presiden Barak Obama, Menlu Hillary Rodham Clinton, dan sekretaris pers Gedung Putih, Robert Gibbs, memilih berbicara “dalam posisi seolah tak berpihak” di televisi.

Dalam pidato itu malam Jumat, Presiden Obama menyerukan kepada pemerintah dan demonstran untuk mengatasi situasi saat damai di kedua belah pihak. Ia memohon pemerintah Mesir untuk mencabut larangan yang telah ditempatkan di internet dan memungkinkan warga sipil untuk melanjutkan penggunaan media sosial untuk mempromosikan tujuan mereka.

Presiden Barack Obama menjanjikan dukungan Amerik Serikat, dengan menyatakan “Sesungguhnya, akan ada hari-hari sulit yang akan datang, tetapi Amerika Serikat akan terus membela hak-hak rakyat Mesir dan bekerja dengan pemerintah mereka dalam meraih masa depan yang lebih adil, lebih bebas, dan lebih penuh harapan. ”

Mengapa Israel khawatir Mubarak tumbang? Seorang pejabat di negara itu menyatakan cemas menunggu apa yang datang berikutnya.

Faktor Ikhwanul Muslim adalah salah satu alasan utama mengapa  Israel tampaknya mendukung Mubarak begitu tajam. Organisasi yang sempat dilarang ini dianggap sebagai gerakan politik yang paling populer di Mesir, dan posisinya mengenai perjanjian perdamaian dengan Israel adalah jelas: mereka ingin itu segera dicabut.

“Demokrasi adalah sesuatu yang indah,” kata Eli Shaked, yang Duta Besar Israel untuk Kairo 2003-2005, dalam sebuah wawancara dengan Spiegel Online. “Namun demikian, sangat banyak kepentingan Israel, Amerika Serikat, dan Eropa agar  Mubarak tetap berkuasa.”

Israel, katanya, menikmati hubungan diplomatik dan kerjasama keamanan dengan Mesir dan Yordania, satu-satunya negara tetangga yang telah menandatangani perjanjian dengan negara Yahudi.

“Kami percaya bahwa Mesir akan mengatasi gelombang saat demonstrasi, tetapi kita harus melihat ke masa depan,” kata menteri dalam pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu.

Menteri, yang berbicara dengan syarat tidak diidentifikasikan ini menyatakan potensi Gaza akan makin menjadi ancaman jika angin politik di Mesir berubah. Wilayah ini kini dikuasai faksi Hamas yang tak diakui Israel. Gerakan bawah tanah Mesir dikenal mendukung Hamas.

Mesir merupakan negara Arab pertama yang menandatangani perjanjian perdamaian dengan Israel, pada tahun 1979. Hubungan terjalin baik  terbatas pada kalangan pemerintah. Di sisi lain, asosiasi profesional dokter, insinyur atau pengacara, misalnya,  menyatakan bahwa mereka tidak akan memberikan kontribusi untuk normalisasi hubungan dengan Israel.

Bahkan 30 tahun setelah perjanjian damai, perdagangan tahunan antara kedua negara bertetangga hanya sebesar nilai sebesar  150 juta dolar AS (110 juta euro) Sebagai perbandingan, perdagangan Israel dengan Uni Eropa itu bernilai sekitar  20 miliar euro pada tahun 2009. (RoL)

About these ads

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (30 votes, average: 9,03 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Pingback: Tweets that mention Israel dan AS Cemas Mubarak Terguling | dakwatuna.com -- Topsy.com()

  • Tasnimsoleh

    alhamdullilah bagus sih kalau niatnya bener-benar tulus, tanpa tipu daya bagaimana pembantaian di Uighur Urumqi, sy harap Dubes China baca Coment ini, Nihao,

  • Tasnimsoleh

    alhamdullilah bagus sih kalau niatnya bener-benar tulus, tanpa tipu daya bagaimana pembantaian di Uighur Urumqi, sy harap Dubes China baca Coment ini, Nihao,

  • Tasnimsoleh

    biarin ajah presiden husni mubarak terguling memang udah waktunya antek-antek mamerika hancur, Alloh juga membantu umat Islam palestina , Sy Doaka umat Islam palestina menang dan kita hukum Israel denga adil dan seberat-beratnya amin.

  • Tasnimsoleh

    biarin ajah presiden husni mubarak terguling memang udah waktunya antek-antek mamerika hancur, Alloh juga membantu umat Islam palestina , Sy Doaka umat Islam palestina menang dan kita hukum Israel denga adil dan seberat-beratnya amin.

  • rocky 22

    lagi2 israel anjing amerika,semoga Allah berikan kekuatan utk Palestine.hhhh ada group di fb yg mendukung dibukanya kedubes Israel utk Indonesia.ampe kiammat gak bakal bisa bro.,kecuali ummat islam dah jadi bencong semua

Lihat Juga

Erdogan: Menjaga Al-Aqsha Bukan Tanggungjawab Anak-Anak Palestina, Tapi Muslim Sedunia