Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Kenapa Harus Wanita Shalihah?

Kenapa Harus Wanita Shalihah?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.comBismillah..

Ilustrasi (Danang Kawantoro)

Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka?

Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan..

Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini..

Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka?

Yang sama laki-laki-pun tak mau menyentuh, yang kalau berbicara ditundukkan pandangannya.. Bagaimana mereka bisa berbaur…

Aku menjawab.. Tahukah kalian.. bahwa hati mereka selalu terpaut kepada yang lemah, pada pengemis di jalanan, pada perempuan-perempuan renta yang tak lagi kuat menata hidup. Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya di hadapan-Nya.. Bersama dengan siapapun selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.. Untuk itu, aku menjamin mereka kepadamu, bahwa kau takkan rugi memiliki mereka, kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan, dan kau takkan rugi dengan semua kepolosan yang mereka miliki.. Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari wanita di manapun..

Sering juga kudengar.. Mengapa harus mereka?

Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran.. bagaimana mereka bisa romantis? bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?

Aku menjawab..

Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.

Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu, mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..

Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia..

Sering juga banyak yang bertanya.. mengapa harus mereka?

Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al-Qur’an dibanding ke salon, yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall, yang sebagian besar waktu tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya, dibanding kumpul-kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting. Bagaimana mereka merawat diri mereka? bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?

Aku menjawab..

Tahukah kamu, bahwa dengan seringnya mereka membaca al Qur’an maka memudahkan hati mereka untuk jauh dari dunia.. Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya. Mereka akan dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri. Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan al Qur’an, terbiasa dengan majelis-majelis ilmu, terbiasa dengan rumah-Nya.

Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri… Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka. Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik penghangat kebahagiaan, kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka. Lalu apakah yang kau khawatirkan jika mereka telah memiliki semua kecantikan itu?

Dan jangan takut mereka akan ketinggalan zaman. Tahukah kamu bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.. Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar, mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik. Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan. Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan, untuk itu mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.

Dan sering sekali, orang tak puas.. dan terus bertanya.. mengapa harus mereka?

Pada akhirnya, akupun menjawab…

Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka, takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti mereka..

Yang pandangannya terjaga.. yang lisannya bijaksana.. yang siap berkeringat untuk mencari nafkah, yang kuat berdiri menjadi seorang imam bagi sang permata mulia, yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya, yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan khilaf mereka…

Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka. Mereka adalah bidadari-bidadari surga yang turun ke dunia, maka Allah takkan begitu mudah untuk memberikan kepadamu yang tak berarti di mata-Nya… Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia. Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada sang penghuni surga… Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah, yang waktunya adalah dakwah, yang kesehariannya tercurahkan untuk dakwah.. sebab mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.

Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang yang sesungguhnya, yang bukan hanya indah lisannya.. namun juga menggetarkan lakunya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.. yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas Islam di bumi-Nya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka kepada dunia.. yang akan rela berkorban, dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.. Yang cintanya takkan pernah habis meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.. Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki-lelaki shalih penghulu surga…

Seberat itukah?

Ya… Takkan mudah.. sebab surga itu tidak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan…

Taipei, 02 Juni 2010

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (627 votes, average: 9,51 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Terlahir dengan nama Ario Muhammad tanggal 14 September 1987, di pelosok utara Halmahera. Sampai sekarang orang mengenal kecamatan tersebut sebagai salah satu lokasi awal terjadinya kerusahan SARA diawal tahun 2000-an. Malifut, sebuah kecamatan kecil di Halmahera Utara. Sudah hampir 2 tahun saya belum sempat menginjakkan kaki lagi di tanah kelahiran. Ingin sejenak mengenang sungai kecil tempat men...ceburkan diri dan belajar berenang ketika masih berseragam merah putih. Ingin sejenak bercerita pada sungai-sungai jernih yang sering menemani soreku bersama para sahabat untuk menangkap udang, ikan atau sejenisnya, kemudian diperlihara secara sederhana dirumah. Meski akhirnya, selang beberapa hari, peliharaan-peliharaan itu harus mati karena tak cukup oksigen. Buatku, masa kecil hingga remaja akan sangat mempengaruhi pola hidupmu dalam tahun-tahun mendatang. Kenangan hidup didaerah pelosok adalah wangi harum bumi yang merasuk erat di dalam tubuhku. Menghabiskan hari dengan memancing ikan, meski dengan itu harus sedikit nakal karena tak menuruti perintah ayah-ibu untuk tidur, adalah kenangan-kenangan hidup yang terlalu sulit untuk sekedar kulupakan. Juga menghabiskan malam di surau kecil dengan terang lampu yang tidak sebercahaya di kota, membuatku duduk menyepi sambil menghafal ayat demi ayat di Juz Amma, kemudian melaporkan kepada Ustad-ku yang sudah siap dengan rotan bambu-nya yang cukup membuat betis pedia jika salah dalam berbuat. Sungai, bukit, hutan, mengaji, bermain sepuasnya, adalah hari-hari yang mengagumkan dan menjadi kenangan terindah dalam hidupku.

Sayangnya, alam tak mau menempatkanku berlama-lama dengannya. Tahun 1999, di akhir tahun seingatku. Semua penghuni rumah dibangunkan karena kerusuhan SARA baru saja bergolak. Memasuki fase baru dalam hidup yang jauh berbeda dengan sebelumnya, tentu membuatmu tegang. Dulu, yang biasanya kuhabiskan sore dengan memanen sayur atau tanaman di kebun luas milik kakakku, kini harus berganti dengan deruan pukulan tiang listrik, membuat bom, hingga berita-berita tentang kematian demi kematian. 2 tahun masa itu kulewati hingga rasanya sangat kebal ketika menyaksikan perang, melihat mayat, hingga termenung memandang puing-puing rumah yang terbakar.

Memasuki awal 2000, akirnya semua harta keluarga ludes, terbakar, dan hanya meninggalkan puing sejarah yang terlalu kelam untuk sekedar di kenang.

Kujejakkan kakiku di Ibu kota Provinsi Maluku Utara kala itu. Ternate namanya Cukup prestisius dimataku. Karena setidaknya, aku bisa menyaksikan mobil yang banyak lalu lalang, menyaksikan teriakan orang-orang di pasar-pasar yang cukup ramai. Semuanya mengingatkanku dengan kebiasaan menghitung jumlah kendaraan yang lewat di depan warung kecil keluargaku. Sering sekali kuhitung berapa jumlah motor yang lalu lalang dalam 3 atau 4 jam, kemudian membayangkan, kapan kira-kira tempat kelahiranku ini menjadi ramai seperti kota-kota yang ada di tayangan televisi yang kusaksikan. Mungkin semegah Surabaya, ketika kukunjungi dalam usiaku yang ke 11. Atau seluas Bau-bau yang kecil namun berkesan bersama penjual madu yang melimpah. Itu impian sederhana dari seorang Ario kecil. Terlihat aneh jika kuingat-ingat sekarang :)

Ternate, buatku adalah awal gerbang kompetisi. Menikmati masa SMP di SMP N. 4 Ternate, kemudian menamatkan SMA di SMA N. 1 Ternate, adalah bagian dari cerita hidup yang selalu dahsyat untuk di kenang. Menghabiskan masa remaja bersama berbagai aktivitas dan banyaknya karakter menumbuhkan semangat tersendiri buat saya untuk sekedar memahami lebih dalam tentang kehidupan itu sendiri. Hingga ketika berumur 17 tahun, sebuah musibah kecil menimpa keluargaku, yang kemudian, akhirnya menyatukan kepingan-kepingan kerapuhan dalam diriku untuk mengajaknya bertahan, terus berirama dan beresonansi bersama nyanyian hidup yang mau tidak mau harus ku teruskan. Setidaknya, episode kecil itu membuatku lebih memahami siapa kekuatan Maha Dahsyat dibalik takdir yang terjadi dalam kehidupan seseorang. Peristiwa kecil ini juga mempererat tali cinta antara aku bersama bidadari-bidadari-ku dalam keluarga kami. Mungkin jarang terucap, namun kami punya cara untuk sekedar saling merasa tentang keadaan kami yang masih sama-sama belajar. Mereka, saudara-saudariku, adalah sosok pemberi sejuta inspirasi, juga sosok-sosok hangat yang selalu mengerti siapa aku dan bagaimana aku dengan segala keterbatasannya. Mereka pula yang akhirnya mampu menafsirkan, bagaimana seharusnya hidup itu bertransformasi, bagaimana seharusnya sebuah hubungan darah mampu terbangun dan menjadikan istana kehidupan kita berseinergi bersama keinginan alam yang matu tidak mau harus kita hadapi. Merekalah guruku.. Merekalah inspirasi yang takkan pernah kendur, dan takkan pernah habis dimakan zaman.

Dan akhirnya, 4 tahun adalah waktu yang cukup untuk sekedar menghabiskan hariku di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pilihan menjadi seorang Insinyur adalah takdir yang harus kutulis dan kujalani. Hingga dalam perjalananku, aku menemukan mereka-mereka yang menggetarkan. Meski hanya lewat ucap, lewat laku, atau bahkan hanya dari buku-buku. 4 tahun bersama Yogyakarta, membuat karakterku tumbuh dengan segala warna yang ada padanya. Mengenal pribadi-pribadi Al-quran di kota ini telah menyihir segala pemahamanku tentang hidup dan orientasi dalam menjalaninya. Mungkin saya tidak merasa, namun sejatinya, pengaruh-pengaruh mereka telah membentuk karakter dan idealisme yang baru. Semuanya kudefenisikan sebagai proses perubahan. Hidup sangat dinamis, jika karaktermu tetap sama dalam bilangan tahun yang terus terlewati, maka ada yang salah dengan ke-dinamis-anmu. Maka dinamisasi jugalah yang membuat karakter siapapun ikut berubah. Satu hal penting yang tak boleh hilang. Proses transformasi ini harus senantiasa kembali kepada-Nya, berjalan dalam jalur-Nya, dan berkembang sesuai dengan titah-Nya.

2 September 2009. Kumulai menuliskan episode baru dalam hidupku. Sebuah transformasi hidup yang juga baru akan kujalani. Di negeri formosa, akan kulukis cerita, kucatatkan pelangi pada langit-langitnya hingga nanti semua kumpulan episode ini menjadi berharga dimata-Nya. Taiwan Technology atau National Taiwan University of Science and Technology adalah tempat dimana kutitahkan semua perjalanan ini. Membuat cerita baru di tempat yang baru tentu perlu adaptasi yang keras juga membutuhkan proses dan waktu yang memadai. Semoga cerita di formosa, menjadi kenangan indah, seperti kenangan masa kecilku, remajaku, hingga menjemput tranformasi hidup di bumi Yogyakarta.

2 Tahun, akan kujalani cerita bersama tumpukan paper, tugas kuliah, dan tentunya bermacam aktivitas yang akan menemaniku untuk membentuk karakter yang lebih utuh. Anggap saja ini adalah jalan-jalan. cerita jalan-jalan untuk merebut jalan panjang menuju syurga-Nya, jalan sederhana yang sengaja tergariskan oleh-Nya untuk menguji apakah sosok Ario akan terlindas oleh zaman atau akan kokoh bersama waktu. Semoga proses ini menumbuhkan siapapun yang melewatinya, menumbuhkan sakura hingga bersemi, mencairkan salju hingga datang panas, dan mengeringkan suhu yang sering membuatku menggigil ketika musim dingin tiba.

Alhamdulillah, sebelum menggenapi cita-cita untuk lulus master dari Taiwan Technology, aku meminang seorang gadis Trenggalek, Ratih Nur Esti Anggraini dengan mengcuapkan mitsaqan Ghaliza pada tanggal 2 Juli 2011. Dan 17 hari kemudian, Allah memberikan hadiah indah yang lain, di hadapan Prof. Yang CC (NTOU), Dr. Wang H. (China Consultant Inc.), Prof. Chun, Tao Chen (Taiwan Tech), dan Advisor saya, Prof. Chang Ta Peng, saya berhasil mempertahankan Thesis saya dan mendapatkan gelar M.Sc.(Eng) atau MSE.

Saat ini, saya bersama Istri sedang menikmati episode baru menjadi sepasang suami-istri yang semoga dapat saling mencintai karena Allah satu sama lain.

teruslah berjuang kawan, karena episode hidup selalu akan bertransformasi mengikuti usahamu.
  • Subhanallah….

  • Olgabachmid

    Wah, indah nya.

  • subhanallah…
    ^_^

  • subhanallah…
    ^_^

  • Subhanalllah, mudah2an Allah SWT menganugrahkan putra n putri yg soleh n solehah … amin.

  • Subhanalllah, mudah2an Allah SWT menganugrahkan putra n putri yg soleh n solehah … amin.

  • Ibnu Alwi

    sepertinya harus ada penjelasan…bagaiamana jika MEREKA ternyata akhirnya tidak seperti JAWABAN KAU?

  • Ibnu Alwi

    sepertinya harus ada penjelasan…bagaiamana jika MEREKA ternyata akhirnya tidak seperti JAWABAN KAU?

  • Ibnu Alwi

    sepertinya harus ada penjelasan…bagaiamana jika MEREKA ternyata akhirnya tidak seperti JAWABAN KAU?

  • Muji Plandi

    subhanallah

  • Muji Plandi

    subhanallah

  • Izin copas ke catatan FB untuk teman-teman saya ya ustad.. dengan mencantumkan alamat sumber tentunya. terima kasih ustad :)

    • Silahkan di COPAS.. mohon ditulis sumbernya… jzk khair..

  • Izin copas ke catatan FB untuk teman-teman saya ya ustad.. dengan mencantumkan alamat sumber tentunya. terima kasih ustad :)

  • Itha

    Assalamu’alaikum,,, tulisan ini bagus sampai2 saya gregetan dan COPAS di blog pribadiku (profil penulis dicantumkan koq hehehee). Syukron juga sudah commnet n mampir di blog narzis ku. Jadi pengen nulis ke dakwatuna nihhh mohon doanya yaaaa semoga bisa berjumpa di dakwatuna hehehheeh aminnnnn

  • Terima kasih sudah menyebarkan tulisan sederhana ini…
    Terus terang ditulis ketika sedang dalam puncak riset Thesis saya, sembari mencoba meraba diri, mungkin saja belum layak untuk mendapatkan sosok seperti tulisan diatas..

    Semoga Allah memudahkan kita semua untuk Istiqomah, dan selalu setia dalam perjuangan di jalan-Nya..

    Salam winter dr Taipei.. :)

  • ahmad mulyana

    paragraf pertamanya kok gak singkron yah
    antara jilbab lebar dan berhidmah kepada suaminya….
    sisanya ok lah

    • chasanah

      setuju mas ahmad. menutup aurat bukan berarti harus berhijab lebar, karena ada perbedaan furu’ soal itu dan lebar tidaknya hijab bukan jadi acuan akhlaq, syari’ah, bahkan aqidah seseorang. Wallahu a’lam.

  • grayrose

    subhannallah….indah sekali :)

  • She

    hmm.. tulisannya bagus mas..
    tapi…apa gelar wanita sholelah itu hanya untuk wanita2 yg memang terjaga dari lahir…
    bagaimana dgn orang2 yg dulunya hancur lebur tapi skrg bertobat ke Allah…
    well nobody’s perfect..but hope Allah is always guide us..Aminn.. :)

    • Hersa_maurita

      insya Allah org2 yg bertobat krn Allah akan terus belajar bgmn hidup di jalan Allah…barakallah…Allah sgt menyukai org2 yg bertobat

  • Asshalafi

    Subhanalloh… Maha Agung. Engkau ciptakan kaum hawa dengan segala cinta kasih dari-Mu. Untuk mengingatkan para imam rumah tangga akan kekhilafan.Subhannalloh….Allohu Akbar.

  • Erna_xiaoyan

    MashaAllah, mendalam sekali maknanya..sepertinya saya kenal dg penulisnya hehe..subhanallah..semoga Allah menganugerahkanmu sesuai dg harapan dan impianmu..Amin.salam..mantan anak kampus Taipei.

    • Iya Mba Erna.. beberapa kali pernah chatting waktru persiapan ke Taipei..
      Semoga keluarga sehat selalu di Jerman…

  • Ar_mybell

    SubhanaLLah . . .

  • nurul inayah

    weeedeeeh ario..hehehe
    tulisan2 lain tolong d mainkan heheee

  • kedamaian

    izin share yaa,,,terima kasih…

  • chasanah

    para wanita gantian, harusnya bikin “kenapa harus lelaki shalih” :)
    karena sesungguhnya lelaki itu pemimpin, jadi mencarinya justru harus lebih hati-hati. Bukan menunggu. seperti Rasul yang mendorong para bapak untuk mencari kan jodoh untuk putri-putrinya, bukan putra-putranya. bukan siapa yang lebih rela bangun dan menyiapkan sarapan di pagi hari-lah yang harus dicari, tp seseorang yang melindungi, mneyayngi, membimbing, dan bertanggungjawab dunia akhirat-lah yang harus dicari dan diseleksi.

  • Arofah_ida

    tdk smua wanita berjilbab spt itu,aq maraaahhh pd dua wanita berjilbab itu,yg satu TUKANG FITNAH bahkan mertuanya sendiri d fitnah dan yang satu lagi PENJILAAT..setelah kami jatuh miskin si penjilat itu menjauh dari kehidupan kami…mereka itu sampah…ku urungkan niatku untuk BERJILBAB…maafkan aq ya ALLOH…

  • erka

    ijin share…

  • erka

    ijin share…

  • TANYA: misal, ada seorang cowo, suatu saat bertemu di jalan (sedang menunggu di halte busway misalnya) seorang wanita yang seperti dideskripsikan diatas. Lalu, dengan segala kepedean kita akhirnya kita berhasil berkenalan dengannya, dan berhasil mendapat nomor telponnya.
    Langkah berikutnya, pasti kita sebagai cowo pengen memperkenalkan diri lebih banyak ke dia, bagaimana kita, bagaimana cara berpikir kita, bagaimana keluarga kita. Tapi kesempatan itu tidak pernah ada, kenapa? karena tiap kali disms ngga pernah dijawab, tiap ditelpon dan ditanya alamat rumahnya untuk datang dan memperkenalkan diri, dia mengelak dengan berbagai alasan.
    Lalu, apa yang terjadi dengan cowo itu, dia tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan siapa dia. Dia tidak tahu apalagi yang musti dilakukan untuk memperkenalkan diri ke cewe itu.

    any suggestions?

    • Dedy Singkil

      caranya ngk gituan ya HIRO , “kalau mau buah dekati batangnya”

  • akhiahmad

    subhanallah…
    tanpa terasa hatiku ikut teriris membaca tulisan ini.Secara langsung telah mengajarkan kepada kita akan arti dari kepribadian muslim yang sejati.Baik itu dari kepribadian seorang ikhwan maupun akhwat.karena kita telah mengetahui bahwa Allah hanya akan memberikan CintaNya bagi orang2 yg slalu menjaga integritas kepribadian yg syumuliyah dalam naungan Islam.Syukron jazakallah atas tulisan yg menginspirasi ini.izin share…

  • yeni

    saya hanya ingin bertanya,seberapa banyak wanita berbaju panjang dan tertutup rapat itu yg bisa memautkan hatinya pada yg lemah?? saya banyak melihat dgn mata saya sendiri bahwa mereka yg saya jumpai dgn deskripsi seperti di atas bahkan tidak peduli dengan saudarinya yg tengah berdiri dalam angkutan umum padahal dalam kondisi hamil,sedangkan mereka duduk sambil bercanda-canda dengan temannya.
    lalu seberapa banyak pula wanita berbaju panjang dan tertutup rapat itu yg lebih rela bangun pagi demi menyiapkan sarapan pagi bagi suaminya?? saya juga melihat dgn mata saya sendiri bahwa mereka lebih rela berlama-lama merapikan jilbabnya sementara sang suami sarapan dengan hidangan yg disiapkan orangtuanya….
    semoga kita tidak dgn mudahnya mengeneralisir suatu keadaan….namun saya setuju bahwa berpositif thinking itu memang baik..wassalam

    • Yang dimaksud wanita yg berbaju panjang dan tertutup rapat disini adalah ‘wanita yg beriman dan bertaqwa kpd Alloh SWT’…
      Konsekuensinya adalah : kalo mrk beriman dan bertaqwa pastilah ia menutup aurat. Namun TIDAK SEMUA yg menutup aurat/jilbab(berbaju panjang dan tertutup rapat) itu beriman.
      Org non muslim jg ada yg coba2 memakai jilbab, ada jg remaja2 yg terbawa trend jilbab namun berpelukan di atas spd mtr b’sama pacarnya. Tentu saja yg ini tdk termasuk golongan wanita sholehah yg dimaksud dalam artikel ini.

      Saya yakin Mbak Yeni cukup cerdas untuk memahami artikel ini dengan sempurna..semoga..

      • Betul sekali pa Pardi..
        Itu yang saya maksudkan dari tulisan yg saya tuliskan ini..

        Kalaupun semua pembaca merasa banyak keganjilan, kekuarangan, dan kesalahan dalam kalimat2 yang tertuang dr otak saya, sejatinya hanyalah kelemahan saya sebagai manusia..

        Tulisan ini sy sengaja buat sebagai pengingat buat diri sendiri.. “Bahwa menjadi sholih itu tak mudah.. maka janganlah bermimpi mendapatkan mereka-mereka yang bertakwa (tentu dengan kesempurnaan iman dan takwa, bukan hanya sekedar identitas melalui penampilan) selagi masih banyak khilaf dan cela yang menggeregoti raga..”

        Jazakumullah khairan katsiiraa for all of the readers and the comments given to this article..

    • Nila

      Assalamu’alaikum wr. wb.
      afwan, saya mencoba menjawab,.
      kalau anda bertanya seberapa banyak wanita dengan kriteria diatas, maka saya ingin terlebih dahulu bertanya kepada anda seberapa banyak laki-laki yang mendapat wanita shalihah yg kriterianya sdh dijelaskan d artikel tersebut?
      wanita shalihah pun banyak yg tdk menganggap dirinya shalihah padahal banyak orang disekelilingnya seperti teman dekat, dll menganggap bahwa dia wanita shalihah. mereka selalu berusaha memperbaiki diri untuk mencapai ridho Allah. tentu saja yang akan mendapatkan wanita shalilah tersebut BUKAN LAKI-LAKI SEMBARANGAN.. dan lihatlah apa yang tidak anda lihat, jangan hanya yang nampak saja. karena syaithan selalu berusaha menutupi mata kita terhadap suatu fakta yang akhirnya kita menjadi su’udhan padahal sebenarnya tidak demikian.
      afwan jiddan jika ada kata-kata yg salah,.
      Wassalamau’alaikum wr. wb

    • FajarMr QulubTifa

      setuju

  • Abnawas

    wah keren, kata2 nya membuat bergetar seluruh tubuh q …

  • Assalamu’alaikum, Ustad, ana mohon ijin copy paste artikel ini ke blog ane

    jazakallohu khoir

  • Assalamu’alaikum, Ustad, ana mohon ijin copy paste artikel ini ke blog ane

    jazakallohu khoir

  • Pangestuweni

    subhanallah…mengingatkanku kembali tuk trs bersemangat memenuhi kriteria sbg wanita sholehah…jazakallah…

    • FajarMr QulubTifa

      bagus

  • joace

    tulisan yang bagus…
    izin share ya…
    smoag makin banyak wanita dengan kriteria seperti ini..

  • Nurbintang70

    wanita yg bisa jaga dari berbuatan fitnah….

  • neneng_blo

    bagus sekali, ya allah ijinkanlah setidaknya hamba mempunyai sifat yang seperti wanita sholiha. amin……

  • Rahma Rahmawati1

    assalam a bakti ijin copy k’blog ane ya

  • Dwiambardita

    Subhaanalloh…..salut…salut…smg tulisan ini membuat kita semua menjadi lebih baik, amiin

  • A_djunaedi2002

    afwan ustadz, ana copy untuk mjlh KELUARGA/BP4

  • A-djunaedi2002

    afwan ustadz, izin mngcopy untuk mjlh KELUARGA/BP4

  • Krisna Budiarti

    assalamu’alaikum…
    afwan ustad, ana izin copy paste arikel ini untuk dishare di facebook ana tentu dengan mencantumkan sumbernya. Syukron jazillan….

  • Indirafitriani

    izin share ya..

  • Mulyati

    izin share ya..

  • izin share ya..

  • izin share ya..

  • kenapa harus wanita soleha??????? http://www.dakwatuna.com

  • syiefa

    subhanallah…
    an izin share ya

  • Sukminajaa

    izin share ya

  • ijin share…

  • fans nya Rasulullah

    Subhanallah..
    jadi terpikir.. ana sudah termasuk sholeh yang pantas memiliki mereka nggk ya??

  • subhanallah..
    jadi terpikir.. Ana sudah tergolong sholeh yang pantas memiliki mereka nggk ya??
    jzkllh..

  • Indahramadani

    ijin share…^_^

  • izin share

  • Harun

    ijin shere ya

  • What an inspiring note by Ario Muhammad (my dormmate :D) . Kenapa sih harus istri … ups ,,, maksud saya wanita shalihah . :D

  • Luthfi

    Subhanallah!

  • rohan

    MUdah2an dapat istri solehah…. a_mi_n,, duh indahnya…bisa gk ya??

  • Agithafirli

    SUBHANALLAHI WA BIHAMDIHII..
    SUBHANALLAHIL ‘ADZIM..
    Sungguh INDAH & CANTIKNYA BIDADARI-BIDADARI yg DITURUNKAN ALLAH SWT ke DUNIA.. :-)

  • Dila_cuteeee

    subhanallah…
    menyejukkan sekali
    terimakasih

  • I_boim

    sungguh mencerahkan….

  • izin co-pas ya…
    bagus banget

  • nan rancak

    mantap bana

  • Pendekar_berkuda

    Izin copas yak…

  • subhanallah…
    sungguh, sepercik kalamat-kalimat yg antum tulis membuat diri ini sadar bahwa memang seharusnya seorang akhwat senantiasa menjaga aurat, mengontrol syahwat, dan senantiasa menjaga ijjahnya…
    Jazakallahkhoiro katsiron.

  • subhanallah…
    sungguh, sepercik kalamat-kalimat yg antum tulis membuat diri ini sadar bahwa memang seharusnya seorang akhwat senantiasa menjaga aurat, mengontrol syahwat, dan senantiasa menjaga ijjahnya…
    Jazakallahkhoiro katsiron.

  • Snurhalymah

    i agree with you y ukhtie.

  • Snurhalymah

    i agree with you y ukhtie.

  • scorpioowner

    jangan terlalu berlebihan menilai sesorang dari “cover”nya. don’t judge the book by its cover.
    berjilbab adalah kewajiban muslimah dan itu hal yg wajar,kadang terlalu melebih lebihkan sesuatu membuat kekecewaan yg berlebihan juga.

    • Pendapat Anda betul..Don’t judge the book by its cover..
      Pendapat Anda juga betul, ber jilbab adalah kewajiban muslimah..
      Saya rasa tulisan ybs tidak bermaksud untuk me lebih-lebihkan..
      Tapi paling tidak dapat membantu menyempurnakan kewajiban berjilbab para muslimah..
      agar mereka tidak sekedar melaksanakan kewajibannya saja.. tetapi dapat memaknai dan meresapi dalam ber jilbab..
      bahasa mudah nya kurang lebih : ” nah.. begitu seharusnya akhlak perempuan berjilbab”

  • risnadi

    Subhanallah… nice info gan! ijin copas!

  • Fkei Corner

    ingin bisa bertemu orang se perfect ini but no bodies perfect…..

  • Adhi

    Subhanallah
    dimana kita bisa menemukan wanita seperti mereka?

    • Haedar Ali

      Mudah dengan cara kita harus memperbanyak memperbaiki diri kita msng”( Mrntaati perintahx Allah n berusaha terus menjauhi laranganx Allah).. Insya Allah kita bsa mendptkn wanita seperti tercantum diatas.

  • Pingback: Wanita Solehah | Sutend23's Blog()

  • Izza

    yaALLAH semoga bisa seperti itu Amiiiiiiiin

  • my

    sbhannalh…merinding a mmbaca ini…inspiratif article..
    ijin share akh..

  • my

    sbhannalh…merinding a mmbaca ini…inspiratif article..
    ijin share akh..

  • SUBHANALLAAHH… ^__^

  • SUBHANALLAAHH… ^__^

  • Danieram83

    i like it

  • eloknya wanita shalihah…permata dunia dan kebahagiaan hakiki bagi suami serta keluarga…
    …smoga dapat tercapai…

  • Subhanallah,,,serasa damai ya hati ini kl punya istri seperti itu,,,Insyallah.

  • Andy

    Subhanallah, semoga kita masih dapat menemukannya di saat sekarang ini. Amin

  • Lidyana

    satu lagi orang yang dengan senangnya mengumbar standarisasi tentang perempuan….
    dan sayangnya banyak juga yang setuju, ternyata perempuan gak lebih cuman jadi pembantu lelaki…
    maaf, artikel ini menyinggung martabat saya sebagai perempuan.

    • dee

      saya tidak merasa artikel ini menyinggung martabat saya sebagai perempuan..betul sekali kalimat yg ada di dalam artikel ini,jika kita tulus mencintai suami kita semata2 mengharap ridho Allah,maka kita tidak akan merasa sebagai pembantu…

    • silvi

      wanita yang baik…
      Ibu juga dapet hak ko dari anaknya..
      dalam hadist aja Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Jika aku boleh memerintahkan seseorang untuk menyembah yang lain, aku akan memerintahkan istri untuk menyembah suaminya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
      dalam Pandangan Allah itu berbeda dengan kita yang lemah ilmu ini
      segimanapun kitak gak suka kita gak bisa nyalahin perintah Allah kan..?
      Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Seorang perempuan yang menegakkan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, dan mematuhi suaminya akan memasuki Surga melalui pintu mana saja dia suka”. (HR. Bukhari dan Muslim)

    • silvi

      wanita yang baik…
      Ibu juga dapet hak ko dari anaknya..
      dalam hadist aja Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Jika aku boleh memerintahkan seseorang untuk menyembah yang lain, aku akan memerintahkan istri untuk menyembah suaminya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
      dalam Pandangan Allah itu berbeda dengan kita yang lemah ilmu ini
      segimanapun kitak gak suka kita gak bisa nyalahin perintah Allah kan..?
      Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Seorang perempuan yang menegakkan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, dan mematuhi suaminya akan memasuki Surga melalui pintu mana saja dia suka”. (HR. Bukhari dan Muslim)

    • silvi

      wanita yang baik…
      Ibu juga dapet hak ko dari anaknya..
      dalam hadist aja Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Jika aku boleh memerintahkan seseorang untuk menyembah yang lain, aku akan memerintahkan istri untuk menyembah suaminya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
      dalam Pandangan Allah itu berbeda dengan kita yang lemah ilmu ini
      segimanapun kitak gak suka kita gak bisa nyalahin perintah Allah kan..?
      Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Seorang perempuan yang menegakkan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, dan mematuhi suaminya akan memasuki Surga melalui pintu mana saja dia suka”. (HR. Bukhari dan Muslim)

    • lilis

      Assalamu’alaikum ukhti
      mungkin dengan belajar dari kisah “ummu mutiah”, wanita pertama yg masuk surga, bisa menjadi referensi buat ukhti. dan semoga kita bukan termasuk orang2 yg merugi.

  • Lily

    Dijaman sekarang msh adakah wanita yg sesempurna itu..?? Subhanallah,,

  • Lily

    Dijaman sekarang msh adakah wanita yg sesempurna itu..?? Subhanallah,,

  • Rifda

    syukron bikhairon katsiron…..selalu ajari kami kaum wanita utk bs menjadi shalikhah dan semoga Allah jg sll membuka hati dan menuntun kami utk menerima kebenaran

  • bestary

    alhmdllh… bagus skl masih ada teman yg bersedia sharing kebaikan…alangkah indahnya andai PARADIGMA kita selaras setujuan.. tanpa pretensi manusiawi .. trima kasih bnyk, pak tulisannya.

  • Dhadan Mrd

    I like it

  • Lovely_rhitha

    subhanallah,,,izin kopas ya untuk di share,,,terimakasih

  • luqman

    bukan’a seperti itu
    artikel ini menjelaskan bagaimanakan wanita yang sesuai dengan syariat agama islam
    yang dapat menjaga pandangan dan auratnya

    yang dapat bertahan dengan kewajibannya di jaman seperti ini..

    Subhanallah Wanita Shalehah

  • Elfi_whn

    Bagaimana jika ada fenomena lain? Ada wanita shalihah, seperti yang digambarkan di atas, tetapi ternyata dia mendapat jodoh bukan laki2 yang seperti yang digambarkan di atas. Apa ada yang salah, jika wanita shalihah berjodoh dg laki2 yang kurang shalih? Bukankah semua yang terjadi sudah merupakan ketetapanNya?

  • Putriadfance

     Klo menurut saya jodoh memang sudah menjadi ketetapan_Nya it benar. klo d katakn wanita shalih berjodoh dgn laki2 yg kurang shalih atau sebaiknya, it hanya merupakan suatu penilaian kt manusia sbb Allah sll punya rencana n Allah maha mengetahui.
    jika wanita shalih berdampingan dgn pria yg kurang shalih atau sabaliknya, bs saja ini sbagi ujian ats k shalihan si pria maupun si wanita..bukan kh sll ad rahasia d balik rahasia.
    bukan mengharab yg terbaik dr pasangan, nmn mjd yg trbaik..insyallah

  • Putriadfance

    subhanallah..
    benar2 gmbaran wanita penghuni surga yg membuat bidadari malu.
    semoga tulisan in bs mnjd inspirasi bg para muslimah. {^_^}

  • Cap [email protected]

    karena itulah yang terbaik

  • Fathima18nyam

    ya Allah insya Allah mudah-mudahan akhlak anti bisa sama dengan wanita soleha,,,aamiin ya Rabb,,,,insya Allah

  • hihihi….wanita yang baik hanya untuk pria yang baik….

  • Hmmmmmmmmm……….Waw….Luar Biasaaaaaaaa…..

  • Subhannalloh . . insyalloh menjadi inspirasi banyak orang bagi orang yang berpikir…

  • alhamdulillah…

  • teori-nya begitu? apa memang benar ada perempuan-perempuan begitu? sekarang ini?

    bagi semua muslim atau pengikut kelompok/jama’ah tertentu saja? “diterbitkan untuk kalangan sendiri”?

    • salim

      saya yakin 100% masih ada…mgkn 1:1000…..
      karena saya telah bertemu salah satunya dengan perempuan2 sprt itu…

    • Hardiansyah Kasim

      ada kog alhmdulillh.
      .tpi wanita2 trsebut tdk sngat mnjga drinya dari kglamoran dunia.

    • budi handayani

      pengen tau ya?? coba baca bagian yang ini
      “Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka,
      takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti
      mereka.”

  • wanita seperti ini tak akan punya “PIL” walau hanya di dalam hati dan fikirnya …. smoga Allah swt memperbanyak wanita yg seperti itu dan melahirkan ank2 yg shalih dan shalihah

  • UltraMan7

    salut dengan perjuangannya

  • Nita Ran Al-Zahraa

    itulah sebaik-baik perhiasan dunia..

  • noerma

    subhalallah…….bersyukur bgt laki2 yg bisa dptkn wnta sprti itu…..memang allah gkn pnh keliru membri jdh pd hambanya…..

  • Didik Gunahar

    Subhannalloh…. Begitu Luar biasanya perempuan-perempuan seperti itu.

  • Fatma Yati

    SubhannAllah

  • Davi Alvindhi

    Subhanallah, semoga kelak ane dapet juga yg Sholehah :) Amin

  • sumi

    SO SWETnya para muslimah…ana ingin mnjd sprti itu..

  • sumi

    SO SWETnya para muslimah…ana ingin mnjd sprti itu..

  • AdiKurniawan Putradatosutrisno

    Subhanallah… Pengalaman yang sangat berharga sekali ketika membaca artikel tersebut. . .artikel tersebut akan menjadi motivasi bagi kita semua…

  • AdiKurniawan Putradatosutrisno

    subhanallah… pengalaman berharga ketika membaca artikel tersebut… itu akan menjadi motivasi bagi kita semua.

Lihat Juga

Mushalla Ramah Akhwat…