Home / Berita / 4 Juta Situs Porno Segera Diblokir

4 Juta Situs Porno Segera Diblokir

Tifatul Sembiring

dakwatuna.com – Jakarta. Sedikitnya empat juta situs porno bakal tidak bisa diakses dari Indonesia menyusul kesepakatan yang dicapai antara pemerintah dengan seluruh penyelenggara jasa Internet (PJI) mengenai pemblikiran pornografi di Internet.

“Semua PJI sudah setuju untuk memblokir situs porno di Internet,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di Jakarta, Selasa.

Menteri mengatakan, seluruh PJI (Internet service provider) yang saat ini jumlahnya mencapai 200 perusahaan, telah menyatakan kesediaannya untuk memblokir situs porno yang diperkirakan jumlahnya mencapai empat juta.

Menurut dia, pihaknya sendiri telah berjanji kepada seluruh masyarakat di tanah air untuk memblokir situs porno sebelum memasuki bulan Ramadhan.

“Namun upaya menyaring tidak mudah, karena ada empat juta situs porno, IIC (international Internet cloud) sebagian besar berharap di atas 90 persen bisa terkurangi trafiknya,” kata menteri.

Menteri menambahkan, situs yang akan diblokir adalah semua situs yang mengandung konten yang sifatnya persenggamaan normal maupun menyimpang, telanjang, alat kelamin, prostitusi anak, dan simbol-simbol pornografi.

“Jadi, yang jelas-jelas dulu, apakah perempuan kelihatan ketiaknya dikategorikan pornografi, itu next time, yang clear dulu,” katanya.

Tifatul menegaskan pemblokiran situs porno itu tidak hanya diterapkan saat Ramadhan, tetapi selama UU antipornografi belum dicabut, maka secara otomatis pemblokiran situs porno akan terus berlaku.

“Itu tidak sekali diblok, tapi akan diblok terus, tidak mungkin 100 persen, namanya juga usaha,” katanya.

Menurut menteri, pemerintah melalui Kemenkominfo akan menggunakan kata kunci (keyword) yang berhubungan dengan seks seperti kata “bugil” dan “bokep” dalam upaya pemblokiran situs porno itu.

Penyelenggara jasa Internet, kata dia, akan menyaring situs porno secara bertahap hingga mencapai 100 persen. Selain itu, kepolisian juga akan bisa melacak pihak yang mendistribusikan hal yang berbau pornografi di Internet.

Menteri mengatakan, berdasarkan UU No.44/2008 tentang Anti Pornografi, negara wajib melakukan pemutusan situs tersebut karena dalam pasal 18, diperbolehkan bagi pemerintah untuk memblokir.

Beberapa PJI sendiri telah memiliki cara yang dinilai lebih efektif dan efisien untuk menutup situs porno termasuk dalam upaya agar konten pornografi tidak muncul lagi.

Beberapa penyelenggara jasa Internet seperti Indosat, XL Axiata, Telkom, Telkomsel, Bakrie-Telecom, sebagian menggunakan keyword dan situs.

“Sebanyak 200 ISP (Internet service provider) berbasis keyword dalam memblokir situs porno. Nanti lihat saja, empat juta situs porno, target 100 persen diblokir,” kata Tifatul Sembiring. (H016/A023/S026/ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (24 votes, average: 8,88 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • dwi sarwitri

    yang dimiliki wanita semuanya indah…sedikit saja salah satu dari tubuhnya kelihatan…sudah membuat mata yang tak berhak melihat berdecak kagum…kapasitas porno untuk kita mayoritas islam sudah jelas…untuk umum…negara indonesia mempunyai etika kesopanan.

  • Syamsurizal Hasan

    dulu….. ketika saya masih remaja… untuk melihat video porno bukan main susahnya… salah2 bisa ditangkap polisi… ngeri deh kalo ada niat nonton yang porno-an gitu. sekarang…..? pergi sama papa/mama ke pasar, pulangnya sambil ke parkiran….. eee.. nyambar cd porno sambil lalu… harga Rp 10.000,- sampai di rumah nonton bareng…… mungkin sama papa/mamanya juga…? apa lagi di HP….? gaaawat…! pokoknya setujuuuu deeeh… blokir aja demi menyelamatkan moral bangsa ini….oke?

Lihat Juga

Tumblr (Ilustrasi)

Banyak Konten Pornografi, Kemkominfo akan Blokir Tumblr dan 477 Website Lainnya

Organization