Home / Berita / Sahal Mahfudh Jadi Ketua Umum MUI

Sahal Mahfudh Jadi Ketua Umum MUI

dakwatuna.com – Jakarta. KH MA Sahal Mahfudh kembali terpilih menjadi ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk periode 2010-2015, sesuai hasil keputusan tim formatur yang terdiri atas 17 orang.

“Pemilihan jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan MUI telah berlangsung sejak semalam dan hari ini sekitar pukul 07.00 pagi (WIB) berhasil merumuskan susunan kepengurusan yang baru,” kata Sekretaris Formatur Ichwan Sam, saat mengumumkan kepengurusan Dewan Pimpinan MUI, di Jakarta, Rabu.

Posisi wakil ketua umum diisi oleh Din Syamsuddin yang selama ini juga menjadi ketua umum PP Muhammadiyah.

Susunan Dewan Pimpinan MUI periode 2010-2015 juga menetapkan 14 ketua yang membidangi 14 bidang.

Bidang yang dimaksud adalah bidang Fatwa, bidang Ukhuwah Islamiyah, Bidang Dakwah, Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Bidang Pengkajian dan Kaderisasi, Bidang Pengkajian dan penelitian, Bidang Hukum dan Perundang-Undangan.

Bidang Perekonomian dan Produk Halal, Bidang pemberdayaan Ekonomi, Bidang Pemberdayaan Perempuan, keluarga dan Perlindungan Anak, Bidang Remaja dan Seni Budaya, Bidang Remaja dan Seni Budaya, Bidang Kerukunan Umat Beragama,Bidang Hubungan dan kerjasama Internasional, Bidang Informasi dan Komunikasi, serta Bidang Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam.

Sementara jabatan Sekjen adalah Ichwan Sam, bendahara Umum Yuniwati, dan ada sembilan dewan penasehat. (A025/A024/ant)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • bi

    “Selamat…, semoga saja bakal banyak kemajuan ISLAM di Indonesia ini.”

    “Dan semoga umat ISLAM lekas menyadari bahwa ISLAM INDONESIA adalah ISLAM terbanyak di Bumi yang benar-benara ISLAM jati diri bukan ISLAM faktor paksaan keturunan, dan semoga segala perubahan atau REFORMASI ISLAM akan berawal dari sini”

    “Selamat Bos…”

Lihat Juga

surat tvri

Mengaku Khilaf, TVRI Akhirnya Minta Maaf