Home / Keluarga / Pendidikan Keluarga / Bang Amir, Menelusuri Kata-Kata yang Hilang dalam Hidup

Bang Amir, Menelusuri Kata-Kata yang Hilang dalam Hidup

dakwatuna.comLiqo di lereng pegunungan Fuji, sangatlah indah rasanya. Tanukiko, sebuah tempat camp yang indah dan rimbun. Udara gunung mengalir sepoi-sepoi menyemarakkan suasana pagi itu. Sangat jelas puncak pemandangan Gunung Fuji dari kejauhan yang diselimuti salju putih. Bang Amir teringat suasana liqo pagi itu, ketika membuka catatan kecil di buku hariannya. Terbayang dengan nasehat teman akan makna sebuah kata dalam suasan liqo pagi itu. Kata yang dibungkus dengan rasa cinta. Yang terkadang kata itu hilang ditelan seiring jalannya waktu dan usia.

Pernahkah kita memikirkan kata-kata yang hilang dalam hidup kita? Hilang bukan berarti kita tidak ingat terhadap kata-kata itu lagi, akan tetapi hilang karena kita sulit mengucapkan kata-kata itu kembali saat ini

Dalam kebiasaan orang Jepang, ketika orang sedang kasmaran atau baru saja menikah, maka berikut adalah daftar kata-kata yang selalu muncul, dan sering diucapkan.

Sukidayo – aku suka kamu
Aisiteiru – Aku cinta kamu
Kansyasiteruyo – Terima kasih sekali
Arigatou – Terima kasih (diucapkan dengan manja)

Kata-kata ini sungguh enak diucapkan dan didengarkan, bagi orang yang sedang kasmaran, ditelan indahnya kisah cinta. Ketika cinta menderu dalam dada, semua terasa indah. Setiap saat ingin saja hati mengucapkan kata-kata ini. Akibatnya kata-kata ini sulit dilukiskan dengan kata-kata. Bahkan seorang penulis menulis panjang dalam bukunya, hanya untuk menerjemahkan makna dari kata cinta ini. Inilah dahsyatnya rasa cinta. Rasa cinta menjadikan dua atau tiga kata berubah menjadi mempunyai makna yang indah dan luar biasa dalam hidup manusia.

Akan tetapi dengan berjalannya waktu, kata-kata ini menjadi barang yang sulit untuk diucapkan kembali. Lidah terasa kelu, kaku dan tidak mampu mengucapkan kata-kata sederhana ini. Kalau pun terucap di bibir, akhirnya hanya menjadi susunan kata-kata yang tidak bermakna, yang tidak dapat menggambarkan perasaan hati. Kumpulan kata-kata yang tidak dapat mengubah isi hati yang paling dalam. Apakah mereka berjauhan? Dan tidak saling bertemu? Bahkan terkadang sangat dekat sekali.

Dalam pepatah jawa, “Tresno jalaran soko kulino“, Cinta tumbuh karena terlalu seringnya mereka beriteraksi. Apakah begitu ? Bisa jadi pepatah jawa ini sudah dipatahkan oleh pasangan-pasangan manusia di dunia ini. Mereka bertemu setiap hari, akan tetapi lidah terasa kilu untuk mengucapkan cinta. Apakah berarti mereka sudah tidak saling mencintai? Bisa jadi mereka tetap mincintai.
Apalagi yang namanya lelaki. Menurut hasil analisa tentang lelaki di Jepang mengatakan bahwa ketika seorang lelaki mengucapkan “aku cinta kamu”, “aku suka kamu”, “terima kasih”, maka dia sedang menyatakan kekalahannya di hadapan istrinya. Takluk! Padahal kekalahan adalah hal yang paling tidak disukai oleh makhluk ini. Karena itu kata-kata melankolis adalah kata-kata yang kadang dihindarinya.

Apakah solusinya? Rasulullah bersabda, “Tahaddu tahabbu“. Saling memberi hadiahlah niscaya kalian saling mencinta. Dan hal ini ternyata ada juga dalam kebiasaan masyarakat Jepang. Ketika lidah terasa kelu mengucapkan cinta, salah satu cara solusinya adalah dengan memberikan hadiah kepada pasangannya. Mereka sibuk mencari hadiah apa yang paling cocok untuk mengganti kata-kata yang hilang dalam hidupnya.

Wahai saudaraku, telusurilah kata-kata dalam hidupmu, bisa jadi ada kata-kata indah yang dulu sering anda ucapkan, akan tetapi sekarang sulit anda ungkapkan. Cobalah dengan memberikan hadiah seperti contoh Rasulmu. Siapa tahu hal itu bisa menjadi pengganti kata-kata indah yang hilang dahulu.

Bagi anda yang sekarang berada dalam perjalanan, ingatlah istri anda di rumah. Mampir ke toko kecil di airport atau terminal, pilihlah hadiah yang cocok untuk istri tercinta anda, siapa tahu suatu saat kelak, anda dapat mengucapkan kata-kata indah itu kembali.

Martinez, 16 Jumadil Awal 1431 H

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (40 votes, average: 9,53 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Muhammad Yusuf Efendi
Ada beberapa situs yang dikembangkannya, baik dalam bahasa Indonesia, Inggris dan Jepang. Pekerjaan berhubungan dengan dunia IT. Dari coding sampai installing.
  • meidiana

    semua bersumber dari hati yang sehat, semua kata akan indah kalau hati kita bahagia dan penuh cinta.

  • ika

    Cinta dapat mempunyai nafas yang panjang..bila benar landasan filosofisnya, yaitu cinta karena Allah. Allahlah yang jadi dasarnya.

  • yaqut

    cinta mampu mempererat tali persaudaraan…

  • dicky Irwan F.

    Iya…kadang ga sesaui hati,mending hati yg bicara trus terwujud dalam kehidupan sehari2, tapi Ga baik mengatakan AKU CINTA KAMU kalo dibelakangnya ga diakhiri dengan Semata-mata karena Alloh dan Rosul-Nya.karena cinta juga ada peringkat dan tingkatannya.peringkat cinta paling bawah itu membuang duri dari jalan dan masih ada 73 tingkat dibawahnya.kalo HADIAH ….Seeep, Setuju…(mohon maaf atas kesalahan ucapan )

  • dina haryani

    setuju banget dengan komentar Dicky Irwan…yang mengatakan “Aku cinta kamu””semata mata karena Allah” alangkah baiknya kita sebelum mengucapkan memahamni artinya…
    apa ada yang tahu mencintai seseorang karena Allah seperti apa??? ehmmm sebelum ada pernikahan apakah cinta karena Allah itu ada, bagi seorang wanita mencintai pria dan sebaliknya…???
    terimakasih sebelumnya…mohon penjelasannya…karena ini penting bagiku…

Lihat Juga

Ilustrasi. (cloud.heibogor.com)

Suami Suka Marah Karena Kecanduan Game, Apa yang Harus Saya Lakukan?