Home / Berita / Analisa / 10 Perusahaan Retail Terbesar Israel di Dunia

10 Perusahaan Retail Terbesar Israel di Dunia

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Jesica Stainberg

Dinas Kementerian Luar Negeri Israel

dakwatuna.com Israel termasuk yang antusias dalam kegiatan shoping. Namun pasar domestik Israel terbatas. Ini mendorong entrepreneur Israel berinisiatif melakukan export perdagangan ke luar.

Beberapa tahun lalu, orange merupakan kommoditas eksport Israel satu-satunya. Namun Israel berkembang dalam segi komoditas eksportnya baik dalam kuantitas atau jenisnya sehingga tomat dan avokat masuk dalam komoditas ini hingga pada produk parts komputer yang paling kompleks dan rumit.
kini Israel interes dengan mengeksport ide dan konsep baru dalam riteil atau perusahaan dengan merek tertentu.

Majalah elektonik Israel21c memilih 10 perusahaan retail Israel terbesar yang beroperasi di negara asing. Bahkan sebagiannya membuka cabang di tiga benua.

1.       Hotels Fattal. Pengusaha perhotelan Israel David Fattal kelahiran Haiva mengawali usahanya menjadi operator, kemudian naik menjadi direktur operasi di hotel Africa. Pada tahun 1997 ia membentuk perusahaan Fattal Hotels yang kini memiliki 32 hotel termasuk dengan anama hotel Leonardo di Jerman, Swis dan Belgia disamping 31 hotel di Israel sendiri.
Fattal Hotel hingga Agustus lalu sudah memiliki 12 hotel dengan mereka lain di Israel termasuk hotel Sheraton. Hotel paling bergensi milik Fattal adalah hotel Leonardo di Tel Aviv yang didesain oleh arsitek Israel terkenal Moshe Casteal yang diperuntukkan bagi kaum pebisnis.

2.       Ellen merek kecantikan kulit: belakangan Ellen membuka cabangnya di Norwegia, Amerika, dan akan dibuka di Inggris. Di Israel perusahaan retail ini memiliki 43 cabang. Perusahaan ini pernah menggaet bintang Madonna sebagai bintang iklannya.

3.       Sabon perusahaan ritel untuk sabun dan lilin: Perusahaan Sabon memiliki 30 cabang di luar negeri, di Amerika, Kanada, Romania, Italia, Polandia, Belanda. Perusahaan ini didirikan tahun 1974 oleh pasangan yahudi yang memproduksi sabunnya di halaman rumahnya dengan menggunakan racikan dari warga Australia. Kini perusahaan ini sudah mengembangkan pada produk varian seperti pengharum ruangan, sabun pencuci.

4.       Castro perusahaan fashion: fashion Castro bermula konveksi sederhana yang kemudian berkembang menjadi merek fashion internasional yang memiliki 164 cabang di seluruh dunia 118 di Israel sendiri, 46 di Jerman, Russia, Kazakhstan, Thailand, Switzerland, Romania Ukraine, dan Belanda.

5.       Fox perusahaan pakaian. Perusahaan ini awalnya seperti Fox yang sederhana sejak tahun 1942. Tahun 1992 Fox sebagai perusahaan keluarga membuat gebrakan pakaian non resmi dan murah. Hingga kini Fox sudah memiliki cabang 100 di seluruh dunia; China, Thailand, Panama, Romania, Itali, Singapora, Philipina, Rusia dismaping ada 200 shop di Israel sendiri.

6.       Caffe Aroma: company Aroma berhasil selama 15 tahun sebelumnya akhirnya memutuskan membuka cabang pertamanya di Manhattan New York empat tahun lalu. Tahun 2006 perusahaan ini membuka cabangnya di Toronto Kanada. Cabang pertamanya di Eropa dibuka di Ukraina tahun 2009, kemudian di Romania dan Cyprus, Kazakhstan yang beroperasi dengan merek dagang Maroni Rousseau.

7.       Perusahaan perhiasan Badani: tahun 2006 pertama kali membuka cabangnya padahal didirikan pada tahun 1947. Kini perusahaan ini mewakili perusahaan internasional seperti: Cartier, Bulgari Braiteleyng.

8.       Perusahaan coklat Brenner: perusahaan Max Brenner adalah perusahaan coklat paling prestis di Israel. Kini perusahaan ini memiliki 18 cabang di Australia dan dua cabang di Singapora dan dua lainnya di Philipina dan dalam waktu dekat akan membuka sub cabang di New York, Boston dan Las Vegas.

9.       Perusahaan farmasi SuperFarm: ini perusahaan parmasi pertama di Israel yang menjual produk selain obat-obatan di samping perusahaan Israel Aldragstor. Kini perusahaan ini memiliki 20 cabang di Polandia, 53 store di China dengan merek dagang Live.

10.    Perusahaan aksesoris Negrin: Michal Negrin seorang wanita Israel anggota komunitas kooperative “kibbutz” memulai perjalanan usahanya dengan mendesain perhiasan, fashion, accessories yang dijual hasilnya di galleri seni yang digelar dua pekan sekali di salah satu jalan Tel Aviv. Kemudian ia memiliki store sendiri. Setelah 20 tahun perusahaan ini memiliki 26 cabang di Japan, Singapore, Australia, Perancis, Italy, Spanyol,  Inggris, Cheko, Amerika dan Mexico.

Ditranslate dari Center for the Study and Analysis of Information Releases (ip)

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (39 votes, average: 7,64 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ulis Tofa, Lc
Lahir di kota Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 05 April 1975. Menyelesaikan jenjang pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Maahid Krapyak Kudus. Tahun 1994 melanjutkan kuliah di LIPIA Jakarta. Program Persiapan Bahasa Arab dan Pra Universitas. Tahun 2002 menyelesaikan program Sarjana LIPIA di bidang Syariah. Semasa di bangku sekolah menengah, sudah aktif di organisasi IRM, ketika di kampus aktif di Lembaga Dakwah Kampus LIPIA, terakhir diamanahi sebagai Sekretaris Umum LDK LIPIA tahun 2002. Menjadi salah satu Pendiri Lembaga Kajian Dakwatuna, lembaga ini yang membidangi lahirnya situs www.dakwatuna.com , sampai sekarang aktif sebagai pengelola situs dakwah ini. Sebagai Dewan Syariah Unit Pengelola Zakat Yayasan Inti Sejahtera (YIS) Jakarta, dan Konsultan Program Beasiswa Terpadu YIS. Merintis dakwah perkantoran di Elnusa di bawah Yayasan Baitul Hikmah Elnusa semenjak tahun 2000, dan sekarang sebagai tenaga ahli, terutama di bidang Pendidikan dan Dakwah. Aktif sebagai pembicara dan nara sumber di kampus, masjid perkantoran, dan umum. Berbagai pengalaman kegiatan internasional yang pernah diikuti: Peserta Pelatihan Life Skill dan Pengembangan Diri se-Asia dengan Trainer Dr. Ali Al-Hammadi, Direktur Creative Centre di Kawasan Timur Tengah, pada bulan Maret 2008. Peserta dalam kegiatan Muktamar Internasional untuk Kemanusian di Jakarta, bulan Oktober 2008. Sebagai Interpreter dalam acara The Meeting of Secretary General of International Humanitarian Conference on Assistanship for Victims of Occupation bulan April 2009. Peserta Training Asia Pasifik Curriculum Development Training di Bandung pada bulan Agustus 2009. Peserta TFT Nasional tentang Problematika Palestina di UI Depok, Juni 2010 dll. Karya-karya ilmiyah yang pernah ditulis: Fiqh Dakwah Aktifis Muslimah (terjemahan), Robbani Press Menjadi Alumni Universitas Ramadhan Yang Sukses (kumpulan artikel di situs www.dakwatuna.com), Maktaba Dakwatuna Buku Pintar Ramadhan (Kumpulan tulisan para asatidz), Maktaba Dakwatuna Artikel-artikel khusus yang siap diterbitkan, dll. Sudah berkeluarga dengan satu istri dan empat anak; Aufa Taqi Abdillah, Kayla Qisthi Adila, Hayya Nahwa Falihah dan Muhammad Ghaza Bassama. Bermanfaat bagi Sesama adalah motto hidupnya. Contak person via e-mail: ulistofa-at-gmail.com atau sms 021-92933141.
  • bi

    “genjar juga yach…., selain menjajah hak kediaman, rupahnya menjajah perdagangan juga alien tanah Arab ini.”

    weleh-weleh… lama-lama buat repot juga Negara bajak laut ini.

  • Abu Yandri

    Terima kasih ustadz atas infonya, sehingga menambah wawasan saya.

Lihat Juga

Normalisasi hubungan Turki_Israel (islammemo.cc)

Turki: Normalisasi dengan Israel Tidak Berarti Diam Melihat Serangan ke Gaza