Home / Narasi Islam / Khutbah / Khutbah Idul Fitri / Khutbah Idul Fitri 1430 H: Kewajiban Menjaga Kemenangan

Khutbah Idul Fitri 1430 H: Kewajiban Menjaga Kemenangan

????? ??? ????? ???????? ???????? ????? ???? ????? ????? ?? ???? ?????? ??? ????? ??????? ?? ???? ???? ??? ??? ?? ??? ???? ??? ???? ??. ???? ?? ?? ??? ??? ???? ????? ?? ????? ???? ??????. ????? ?? ???? ??? ????? ???? ???? ??? ??????? ??????. ??? ??? ??? ???? ???? ?????? ????? ????? ???? ?????? ????? ??????.

???? ????, ???? ????, ???? ????, ???? ?????

Kaum muslimin yang berbahagia

dakwatuna.comHari ini kaum muslimin merayakan hari kemenangan yang fitri, hari kemenangan yang harus kita syukuri dengan cara menjaga dan semakin memantapkan serta mengokohkan keimanan kita, bahwa janji Allah untuk menolong dan memenangkan kaum muslimin adalah sebuah keniscayaan.

Diantara makna kemenangan yang bisa kita tangkap dari hari yang penuh kebahagiaan ini adalah :

1. Kemenangan iman atas kekufuran

Kenapa keimanan itu pasti menang?karena, keimanan adalah kehidupan,sementara kekufuran adalah sebuah kematian. Keimanan adalah kehidupan hati seorang yang mendapatkan pancaran nur Robbani yang menerangi kehidupan, sehingga seorang muslim mengetahui tujuan hidupnya, makna kehidupan, mengetahui halal dan haram, dan itu semuanya merupakan suatu dinamika kehidupan yang memberikan energi yang besar dalam mengarungi hidup ini, sehingga dia bisa kontinyu, produktif, dan selalu mempunyai energi yang besar untuk membangun masyarakat dan negaranya. Berbeda dengan watak kekufuran yang selalu menyeret manusia kepada kehancuran, tindakan anarkis, dan mandul dalam memproduksi kebaikan,

??? ????? : { ????? ????? ????? ???????? ??? ??????? ??? ????? ??? ?????? ??????? ?? ???? ???? ??? ????? ????? ???? ???? ?????? }

Wahai orang-orang yang berimana!Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerukan kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi anatara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkanQS:8:24

???? ????, ???? ????, ???? ????, ???? ?????

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah

2. Kemenangan akhirat atas dunia

Pada dasarnya, islam adalah agama dunia dan akhirat tetapi lembaga shiyam (puasa) dimana didalamnya kita di training oleh Allah untuk menjadi orang-orang yang bertakwa memberikan pelajaran yang sangat berharga,bahwa akaum muslimin mampu atas izin Allah untuk membangun obsesi dan cita-cita terbesarnya yaitu memprioritaskan kebahagiaan ukhrowi yang abadi daripada terjebak ke dalam kesenangan duniawi yang sementara. Dan itu nampak jelas dalam ibadah ramadhan selama satu bulan dimana kaum muslimin bisa menahan diri bukan hanya dari sesuatu yang diharamkan oleh Allah dan yang syubhat tapi juga mampu meninggalkan sesuatu yang mubah. Kemenangan obsesi akhirat yang abadi atas dunia yang sementara juga bermakna kemenangan luasnya nikmat ukhrowi terhadap sempitnya dunia juga mengandung arti kemenangan kenyamanan yang abadi atas suasana dunia yang letih dan melelahkan. Dan bisa bermakna kemenangan yang hakiki atas sesuatu yang semu dan menipu. Oleh karena itu Allah menegur kaum muslimin yang terjebak dalam kungkungan kesenangan duniawi dan berat untuk bangkit berjuang di jalan Allah.

??? ????? :{ ????? ????? ????? ????? ??? ??? ??? ?????? ?? ???? ???? ??????? ??? ????? ?????? ??????? ?????? ?? ?????? ??????? ?????? ?????? ?? ?????? ??? ????}

Wahai orang-orang yang beriman!mengapa apabila dikatakan kepadamu Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah kamu merasa berat dan tinggal di tempatmu?apakah kamu lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat?padahal kenikmatan hidup di dunia ini ( dibandingkan dengan kehidupan)di akhirat hanyalah sedikitQS:9:38

???? ????, ???? ????, ???? ????, ???? ?????

Kaum muslimin yang diridhoi Allah

3. Kemenangan kesungguhan dan keseriusan atas kemalasan.

Gelora kemenangan di hari yang fitri ini mengingatkan kita semua bahwa madrasah ramadhan mentarbiyah kaum muslimin untuk mampu menglahkan seluruh bentuk kemalasan yaitu kemalasan dalam memperbaiki diri dilihat dari dimensi akidah, pemikiran, mentalitas, moralitas, dan ibadahnya kepada Allah Azza wa Jalla. Dan madrasah ramadhan mampu mengantarkan kaum muslimin untuk menyingkirkan kemalasan yang merintangi dirinya dari upaya pembentukan rumah tangga islami yang diterjemahkan ke dalam wujud seorang bapak yang soleh, ibu yang solehah, dan anak-anak yang soleh. Mereka semuanya itu merupkan pengejawantahan dari Qurrotu Ayun dalam setiap doa yang dikumandangkan oleh setiap keluaraga yang surgawi, sebagaimana firman Allah :

??? ????? : { ?????? ?????? ???? ?? ??? ?? ??????? ??????? ??? ???? ??????? ??????? ?????}

Dan orang-orang yang berkata, ya Tuhan kami anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwaQS:25:74

Nuansa rumah tangga yang surgawi ini nampak jelas didalam bulan ramadhan dimana bapak, ibu, anal-anak dan anggota keluarga lainnya berlomba-lomba dalam beribadah kepada Allah melalui sholat berjaamah, tilawah Quran, semangat berinfaq, mendalami ilmu-ilmu agama dan kebaikan-kebaikan yang laiknnya, sehingga bulan ramadhan sebagai bulan ibadah bukan sekedar wacana dan slogan tetapi benar-benar sebuah kurikulum kehidupan yang diamalkan oleh setiap keluarga muslim.

???? ????, ???? ????, ???? ????, ???? ?????

Kaum muslimin yang dirahmati Allah

4. Kemenangan kesabaran dan pengendalian diri

Hari raya idul fitri adalah hari dimana kaum muslimin merayakn kemenangan kesabaran dan pengendalian diri dari seluruh yang diharmkan, bentuk-bentuk syubhat, al-lahwu dan al-laghwu, bahkan kemenangan dalam menghindari dari memperbanyak perbuatan mubah, sebab kaum muslimin yang jujur dalam keislaman dan keimanannya mereka harus produktif dalam mencetak amal-amal soleh dan seluruh kebijakan-kebijakan yang dianjurkan oleh islam sehingga mereka tidak punya cukup waktu untuk melakukan perbuatan yang sekedar mubah hukumnya, sebab kewajiban dan tugas-tugas agama itu lebih banyak daripada waktu yang tersedia. Oleh karena itu patut untuk merenungi ungkapan Umar bin Khattab radhiallahu anhu

” ???? ???? ??? ???? ????? ?????? ????? ?? ??? ?? ?????? “

Kami adalah masyarakat yang meninggalkan sembilan persepuluh yang halal (mubah) karena kami khawatir terjatuh ke dalam yang haram

Dari sini terlihat jelas bahwa generasi terbaik sepanjang masa selalu produktif dalam mencetak kebajikan-kebajikan dan waktunya tidak terbunuh oleh cengkraman perbuatan yang mubah apalagi yang syubhat dan haram. Kemenangan kesabaran dan pengendalian diri tidak sekedar berimplikasi duniawi tetapi juga mencakup dimensi ukhrowi dimana pahala orang yang sabar tidak bisa dihitung.

??? ????? : {……..???? ???? ???????? ????? ???? ???? }

Hanyaorang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batasQS:39:10

???? ????, ???? ????, ???? ????, ???? ?????

Kaum muslimin yang dilindungi Allah

5. Kemenangan kepedulian sosial

Hari raya idul fitri hendaknya dijadikan oleh segenap kaum muslimin agar selalu menjaga asset dan modul yang sangat mahal yaitu sebuah kemenangan yang berkaitan dengan kepedulian sosial. Selama bulan ramadhan kaum muslimin di training oleh Allah untuk selalu peduli terhadap dinamika sosialnya, hal itu terlihat jelas dalam aktifitas kebersamaannya seperti: sholat berjamaah baik yang fardhu,tarawih,dan witir,ifthor jamai (buka bersama), waktu sahur, mendengarkan ceramah-ceramah agama, pengumpulan zakat shodaqoh dan infaq, dan aktifitas lainnya.

Kebersamaan ini tidak boleh berhenti hanya dibulan ramadhan saja tetapi kebersamaan dalam amal islami menuntut adanya kesinambungan dan kontinyuitas terpadu, sehingga kaum muslimin dalam ibadah dan perjuangannya terutama menghadapi kedzoliman, kemaksiatan, dan musuh-musuh Allah lebih mendapatkan barakah dari Allah swt, karena Al-barokah maaljamaah ( keberkahan itu selalu menyertai kebersamaan) kepedulian social ini akan tetap eksis dengan :

a. Wihdah ( persatuan)

Persatuan dan kesatuan yang melahirkan kepedulian social meliputi kesatuan niat yaitu semata-mata karena Allah swt dan kesatuan muntholak (titik tolak), kesatuan Ghoyah (tujuan), dan kesatuan dan persatuan untuk senantiasa bermusabaqah dalam kebajikan yang didalamnya terdapat khidmah ijtimaiyyah ( melayani masyarakat) yang merupakan kata kunci dari setiap pemimpin sepanjang masa. Dimana kita mengimani dan memahami bahw aumat islam harus menjadi umat yang terbaik termasuk memempin dan melayani.

??? ????? : { ???? ??? ??? ????? ????? ?????? ???????? ?????? ?? ?????? ? ?????? ????? ?????? ??? ?????? ???? ???? ??? ???? ???????? ??????? ???????? }

Kamu (umat islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang maruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman tentulah itu lebih bagi mereka. Diantara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasikQS:3:110

b. Muqowamah ( perjuangan/perlawanan )

Kepedulian social akan selalu eksis di dalam diri kaum muslimin dan agenda perjuangannya ketika kaum muslimin selalu membangun dan memelihara semangat perlawanannya dalam memerangi seluruh bentuk kemaksiatan, kedzoliman, ketidakadilan, keterbelakangan dalam setiap dimensi kehidupan, dan juga dalam menghadapi konspirasi global yang selalu dilancarkan oleh musuh-musuh islam,Allah berfirman:

??? ?????: { ????? ????? ??? ??? ???? ?????? ????? ????? ???? ????? ??? ??? ???? ????? ????? ?????? ??? ??????? ????? ????????? }

Dan demikianlah untuk setiap nabi kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuahanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka adakanQS:6:112

Terakhir, melalui mimbar ini marilah kita berjanji untuk senantiasa menjaga kemenangan-kemenangan yang telah dianugerahkan oleh Allah swt, sebab kemenangan itu anugerah Allah yang wajib kita syukuru bersama.

??? ?????: { ??? ???? ???? ??? ????? ???????? ???? ????? ?? ????? ????? }

Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikamat-Ku maka pasti azabku sangat beratQS:14:7

???? ????, ???? ????, ???? ????, ???? ?????

(hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (25 votes, average: 8,20 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Dr. Ahzami Sami’un Jazuli, MA
Dosen Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ketua pengurus harian ponpes YAPIDH Bekasi.
  • rani

    mohon izin mengcopy dakwahnya buat nilai dakwah

  • dian mulyadi

    Mohon maaf, saya ikut copy paste, untuk dijadikan referensi dakwah. Jazakallah ustadz.

  • halimah

    ass, mohon maaf, saya ikut mengcopy khutbah idul fitri. terimakasih

  • dirno

    Ass.mohon maaf ustad ana ikut mengcopy khutbah idul fitri, syukran

  • JACHJA_JABON

    Rasanya indah bisa buka materi Khutbah yang bisa dibaca teman-teman di dunia maya,
    Syukron, Ustadz

  • ibnu masruri

    assalamu’alaikum. ma’af ust…. mhn ijin copy materi khutbahnya. thank’s.

  • MUSTOPA

    Afwan, ya Ustadz, ana ikut mengcopy

  • Qomar Ayula Selatan Gorontalo

    ass, mohon maaf, saya ikut mengcopy khutbah idul fitri. terimakasih

  • rc syadeli

    assalamu’alaikum. ma’af ust…. mhn ijin copy materi khutbahnya untuk dijadikan referensi dakwah. Jazakallah ustadz.

  • Lanange Jagad

    ass…wr.wb.
    ust. saya mohon izin mengcopy materi khutbahnya. syukron…

Lihat Juga

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi (islammemo.cc)

Syaikh Al-Qaradhawi: Jika Id Hari Jumat, Kita Boleh Hanya Shalat Id dan Tidak Jumatan