Home / Berita / Hidayat Nur Wahid: Pemberi Sedekah Jangan Ditangkap

Hidayat Nur Wahid: Pemberi Sedekah Jangan Ditangkap

dakwatuna.com – Semarang. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid berpendapat penegak hukum tidak dapat serta merta menangkap pemberi sedekah ditengah maraknya pengemis di bulan Ramadhan.

“Penegak hukum harus tegas terhadap pengemis gadungan yang menunggangi rasa kemanusiaan umat di bulan Ramadhan,” kata Hidayat Nur Wahid di sela acara “MuslimVisions, Muzakki Gathering dan Taushiyah bersama Ketua MPR” di Semarang, Minggu.

Hidayat mengatakan, memang saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat Indonesia banyak yang miskin dan kesusahan hidup di antaranya karena diberhentikan dari pekerjaan (PHK) atau gagal panen.

Menurutnya, tindakan tegas harus diberikan kepada mereka yang menunggangi kemiskinan untuk penipuan dan hal tersebut merupakan tindakan kriminal.

Penegakan hukum diperlukan untuk pembelajaran agar hal tersebut tidak terulang kembali.

“Jadi harus dipilah mana yang layak dibantu atau hanya sekadar menungganggi kemiskinan untuk penipuan,” katanya.

Ditanya apa perlu aturan untuk mengatasi hal tersebut, Hidayat menjelaskan, aturan diperlukan agar tidak salah tangkap dan salah mengambil tindakan.

“Aturan penting untuk ditegakkan di lapangan. Jadi jangan sampai hanya aturan dan tidak pernah digunakan,” katanya.

Aturan tersebut, tambah Hidayat, perlu diuji agar tidak salah tangkap sedangkan penipuan dibiarkan merajalela.

Larangan memberikan sedekah kepada pengemis di tempat umum telah diterapkan di DKI Jakarta. Larangan tersebut diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No.8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum).

Salah satu pasal dalam perda tersebut adalah larangan untuk memberikan sedekah kepada pengemis di tempat umum di mana pemberi sedekah diancam dengan sanksi denda hingga Rp20 juta atau kurungan maksimal 60 hari. (ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 9,79 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • menangkap para dermawan itu sama aja memberikan contoh pada generasi selanjutnya bahwa bersedekah itu hal yang melanggar hukum.Sebaiknya pemerintah lebih bijak dengan masalah ini,semua memang harus berfikir mengapa kemiskinan di negara kita marak?Pasti ada yang salah.Menurut saya dengan keluarnya UU itu menandakan ketidak mampuan dalam mengatasi masalh kemiskianan ini.

  • gawat juga ya… niat mo bersedekah malah bisa masuk kurungan, bisa2 gak ada lagi orang yang bersedekah.

  • Assalamu ‘alaikum wr wb

    Sebaiknya yang ditangkap bukan pemberi sedekah tetapi peminta-minta yang ditertibkan syukur bisa di bina oleh dinas Sosial.Bila pembei sedekah ditangkap sepertinya tidak rasional apalagi dengan denda yang segitu besarnya,jangan-jangan undang-undang yang tidak realitistis dilaksanakan melangit tetapi kaki tidak menginjak tanah,

    Wassalamu ‘alaikum wr wb

  • awe

    Janganlah mengharamkan apa2 yg dihalalkan oleh Allah atau sebaliknya…

  • Aneh benar…Pemberi sedekah ditangkap(yg jelas2 dia ingin mlkukan kebaikan) tetapi koruptor perampas uang rakyat dibiarkan seenaknya dilindungi lagi…wahai pemimpin negeri yg alim dimana engkau…dunia membthkanmu…buatlh peraturn yg tidkmnympng dgn SyariatNya..agar orang Dzholim tsk merusak negeri ini dgn kezholimannya…buatlh negeri ini menjd negeri yg dicintai Allah dan hukum Allah menjd hukum yg syumuliyah…amanah ummat ada pdamu wahai pemimpin yg alim.

Lihat Juga

MPR Ingatkan KTT LB OKI Tidak Sekadar Hasilkan Resolusi