Home / Berita / Anggota Dewan Sikapi Senjata Israel

Anggota Dewan Sikapi Senjata Israel

dakwatuna.com – Jakarta, Empat belas anggota Komisi I dan Komisi III DPR, Kamis (27/8), membuat pernyataan sikap bersama mengenai penyelundupan senjata Israel ke Filipina, yang dirakit di Indonesia. Mereka mendesak Menteri Pertahanan, Menteri Luar Negeri, dan Polri, membongkar sindikat ini. ”Sebagaimana dinyatakan pihak bea cukai Filipina seperti dimuat di media massa Filipina, senjata Israel ini dirakit di Indonesia,” ujar inisiator pernyataan bersama ini, anggota Komisi I dari FPKS, Almuzzammil Yusuf, Kamis (27/8) siang.

Sebelumnya, Ahad (23/8), media massa Filipina melansir bea cukai Filipina menemukan 54 senjata dan 15 peti senjata yang sudah kosong. Senjata tersebut bermerk Galil – produk Israel – dan dinyatakan diduga dirakit di Indonesia sebelum diselundupkan ke Filipina.”Isu ini sangat mendesak untuk dibongkar, dalam upaya kita memerangi terorisme dari manapun datangnya,” kata Almuzammil.

Apalagi, imbuh dia, ketika dikaitkan dengan Israel. Yaitu negara yang sejak lama mempraktekkan terorisme atas nama negara. Pernyataan bersama itu ditandatangani pula oleh perwakilan Fraksi PAN, Fraksi PPP, Fraksi PKB, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, FPDIP, dan juga Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi. ann/kpo/rep

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (13 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Assalamu ‘alaikum wr wb

    Teruskan perjuanangannya pak membongkar sidikat senjata produk Israel, sehingga nanti tidak akan terjadi senjata-senjata tersebut untuk membantai sesama muslim.Semoga Alloh SWT memberi kekuatan kepada kita Amien

    Wassalamu ‘alaikum wr wb

Lihat Juga

Normalisasi hubungan Turki_Israel (islammemo.cc)

Turki: Normalisasi dengan Israel Tidak Berarti Diam Melihat Serangan ke Gaza