07:46 - Selasa, 25 November 2014

Keutamaan Qiyamullail

Rubrik: Hadits | Oleh: dakwatuna.com - 16/11/07 | 07:59 | 06 Dhul-Qadah 1428 H

عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Dari Jabir r.a., ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR. Muslim dan Ahmad)

Qiyamullail adalah sarana berkomunikasi seorang hamba dengan Rabbnya. Sang hamba merasa lezat di kala munajat dengan Penciptanya. Ia berdoa, beristighfar, bertasbih, dan memuji Sang Pencipta. Dan Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, sesuai dengan janjinya, akan mencintai hamba yang mendekat kepadanya. Kalau Allah swt. mencintai seorang hamba, maka Ia akan mempermudah semua aspek kehidupan hambaNya. Dan memberi berkah atas semua aktivitas sang hamba, baik aktivitas di bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, maupun politik. Sang hamba akan dekat dengan Rabbnya, diampuni dosanya, dihormati oleh sesama, dan menjadi penghuni surga yang disediakan untuknya.

Seorang muslim yang kontinu mengerjakan qiyamullail, pasti dicintai dan dekat dengan Allah swt. Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan kepada kita, “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)

Jika Anda ingin mendapat kemuliaan di sisi Allah dan di mata manusia, amalkanlah qiyamullail secara kontinu. Dari Sahal bin Sa’ad r.a., ia berkata, “Malaikat Jibril a.s. datang kepada Nabi saw. lalu berkata, ‘Wahai Muhamad, hiduplah sebebas-bebasnya, akhirnya pun kamu akan mati. Berbuatlah semaumu, pasti akan dapat balasan. Cintailah orang yang engkau mau, pasti kamu akan berpisah. Kemuliaan orang mukmin dapat diraih dengan melakukan shalat malam, dan harga dirinya dapat ditemukan dengan tidak minta tolong orang lain.’”

Orang yang shalat kala orang lain lelap tertidur, diganjar dengan masuk surga. Kabar ini sampai kepada kita dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abdullah bin Salam dari Nabi saw., beliau bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan shalat malamlah pada waktu orang-orang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.”

Seorang dai yang ingin berhasil dakwahnya, harus mennabur kasih sayang kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal itu dapat digapai dengan wajah yang berseri-seri, mengucapkan salam, mengulurkan bantuan, silaturahim, dan pada malam hari memohon kepada Allah diawali dengan qiyamulail. Tapi sayang, yang melaksanakan qiyamulail secara kontinu sangat sedikit jumlahnya. Semoga kita termasuk kelompok yang sedikit ini dan berhak masuk surga tanpa dihisab. Rasululah saw. bersabda, “Seluruh manusia dikumpulkan di tanah lapang pada hari kiamat. Tiba-tiba ada panggilan dikumandangkan dimana orang yang meninggalkan tempat tidurnya, maka berdirilah mereka jumlahnya sangat sedikit, lalu masuk surga tanpa hisab. Baru kemudiaan seluruh manusia diperintah untuk diperiksa.”

Kiat Mudah Qiyamullail

Qiyamullail memerlukan kesungguhan dan kebulatan tekad. Jika ada tekad, akan sangat mudah merealisasikannya dengan izin Allah. Berikut ini kiat-kiat pendorong meninggalkan tempat tidur untuk bermunajat kepada Yang Maha Pengasih.

1. Programlah aktivitas Anda di hari yang malamnya Anda rencanakan untuk qiyamulail agar memungkinkan Anda tidak kelelahan. Sehingga tidak membuat Anda tidur terlalu lelap.

2. Pahamilah bahwa Anda punya kebutuhan jasmani, aqli, dan ruhani, serta Anda wajib memenuhinya dengan seimbang.

3. Hindari maksiat. Sebab menurut pengalaman Sufyan Ats-Tsauri, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”

4. Ketahuilah fadhilah (keutamaan) dan keistimewaan qiyamulail. Dengan begitu Anda termotivasi untuk melaksanakannya.

5. Tumbuhkan perasaan sangat ingin bermunajat dengan Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

6. Makan malam jangan kekenyangan, berdoa untuk bisa bangun malam, dan jangan lupa pasang alarm sebelum tidur.

7. Baik juga jika Anda janjian dengan beberapa teman untuk saling membangunkan dengan miscall melalui telepon atau handphone yang Anda miliki.

8. Buat kesepakatan dengan istri dan anak-anak bahwa keluarga punya program qiyamullail bersama sekali atau dua malam dalam sepekan.

9. Berdoalah kepada Allah swt. untuk dipermudah dalam beribadah kepadaNya.

Redaktur:

Keyword: , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (99 orang menilai, rata-rata: 9,22 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • 26.942 Hits
  • Email 27 email
  • sitinuryati

    Askum..semoga Allah memberikan kemudahan hambanya dalam segala urusan setelah melaksanakan qiyamul ‘lail..amiiin,

  • sitinuryati

    askum..ya Allah semoga saya diberikan kemudahan dengan melaksanakan qiyamul ‘lail, amiiin.

  • zahra abu

    kalau mau sholat malam sebaiknya sholat tahajud dulu apa sholat hajat duku

  • zahra abu

    kalau mau sholat malam sebaiknya sholat tahajud dulu apa sholat hajat dulu

  • Mustafa Adnani

    Melihat perjalanan awal-awal kenabian, rintangn dan tantangan begitu besar yg dihahadapi Rasulullah. Sejak lima ayat pertama (QS96:1-5) diturunkan di gua Hira lantas diceriterakannya pengalaman itu kepada masyarakt Quresy, serta merta ia digelari orang gila, kerasukan dan sebagainya. Sembilan atau sebelas bulan setelah turun wahyu pertama, turun pula wahyu ke dua surah Nun Wal Qolam (QS68) sebanyak 16 ayat. Sejak itu pula Rasul Allah ini benar-benar dimusuhi kaum Quresy. Bahkan mereka mengangga

  • Mustafa Adnani

    Bahkan mereka menganggap Rasulullah menyatakan permusuhan secara terbuka. Karena mereka mendengar kandungan wahyu pada QS68:8-16. Kegalauan dan kepiluan Rasullah makin bertambah berat. Dua hal yg menjadi bebannya. Pertama tentang wahyu dan pembawanya (Jibril) yg belum begitu ia pahami atau masih (remang-remang). Kedua intervensi kaum Quresy yg luar biasa. Dlm keadaan seperti inilah turun wahyu ketiga, yakni surah Al Muzzamil sebanyak 9 ayat. Dari sinilah diawalinya perintah bangun malam, untuk

  • Rienbanoe

    seperti dianjurkan diatas, untuk saling mengingatkan lewat hp. Bagaimana kalo kegiatan saling mengingatkan ini terjadi diantara 2 saudara sepupu laki2 & perempuan yg masing2 sdh menikah?. Apakah ini bisa dibenarkan? Bagaimana jika salah satu diantaranya menjadi sangat tergantung pada yg lainnya? Apakah ibadah yg dilakukan “SAH” jika itu dilakukan karena ingin menyenangkan yg lainnya.?

  • Cecephilman29

    Sabda Nabi “Dua rakaat yg dilakukan hamba-hamba ditengah malam, itu lbh baik drpd dunia ini beserta isinya”……subhanallah sebgt bsr pahala dr Allah kpd hamba-Nya yg melakukan Qiyamullail…..
    Firman Allah “Shalat tahajjudlah kamu ditengah malam sbg ibadah tambahan bagimu, mdh2an mengangkat kamu ketempat terpuji” (QS. Al-Isra:79)

  • Jolly_tjw

    Setelah membaca artikel ini semoga menjadi motivasi / pendorong ubtuk melakukan qiamullail(sholat malam)… aminnnnnn..aminnn

  • Muhammad Syaifuddin

    Qiyamullail…ayo qiyamullail, jangan tunda2…

Iklan negatif? Laporkan!
48 queries in 1,610 seconds.