Home / Arsip Kata Kunci: masa depan

Arsip Kata Kunci: masa depan

Jangan Bunuh Masa Depan dengan Aborsi

Selain kerusakan fisik, perempuan yang melakukan aborsi juga akan mengalami kerusakan psikis. Sejahat apapun perilaku mereka, membunuh buah hati sendiri tentu menimbulkan kegelisahan baru dalam hidupnya. Anak adalah titipan Allah, amanah Sang Pencipta untuk kita jaga dan kita rawat sebaik mungkin.

Baca selengkapnya »

Mengapa Harus Pemuda?

Tak perlu kita berkecil hati bergelar pemuda Indonesia, bukan Jepang atau Amerika yang sangat maju. Di balik image kelam pemuda Indonesia yang tersorot di media tv, masih banyak kuntum-kuntum yang tengah mekar berprestasi mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Ada Ahmad Zainuri, penemu Brailevoice, ada Nurul dan Nanda yang menemukan bahwa energi matahari dan urine dapat berubah menjadi energi listrik, ada ratusan pemuda lainnya yang menghebatkan diri melawan kemalasan dan serius menekuni potensi mereka hingga mampu tumbuh dan menjadi sosok inspirator yang dihargai dunia karya-karyanya.

Baca selengkapnya »

Organisasiku Menentukan Masa Depan Negeriku

Sumpah pemuda menjadi bumbu-bumbu pemersatu bagi organisasi-organisasi yang berbeda, karena sejatinya perbedaan adalah sesuatu yang biasa, bahkan bisa jadi merupakan suatu keharusan. Hanya saja bagaimana cara kita untuk mengelolah perbedaan tersebut agar menjadi sesuatu yang indah, seperti halnya bertukar pendapat untuk mengidentifikasi kelemahan dan menemukan solusi dai kelemahan itu sendiri. Sejarah telah mengajarkan kita bahwa persatuan merupakan suatu hal yang sangat penting, karena dengan persatuan yang lemah akan menjadi kuat dan yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.

Baca selengkapnya »

Yang Sering (Sengaja) Dilupakan

Karena itu, memanfaatkan waktu dengan segala aktivitas yang dapat mengembangkan potensi diri adalah suatu kewajiban yang harus selalu ditaati. Alangkah baiknya jika belajar menjadi salah satu hal yang kita prioritaskan di waktu-waktu senggang yang dimiliki. Terlebih, banyak orang-orang di luar sana yang mungkin tidak lebih beruntung dari kita, mereka bahkan tidak memiliki kesempatan untuk kuliah.

Baca selengkapnya »