Home / Muhammad Khalabi

Muhammad Khalabi

Seorang hamba Allah yg selalu ingin memperbaharui diri menjadi lebih baik serta lebih berarti bagi hidup dan kehidupan.

Saya Bangga Membenci PKS

Bagi saya politik itu kotor, kejam, menghalalkan segala cara dan jauh dari kebaikan. Anggapan itu saya dapat ketika masih sekolah. Dalam pandangan saya mereka yang terlibat di kancah perpolitikan, sudah pasti akan melakukan berbagai cara agar berhasil meraih suara demi pemimpin-pemimpin mereka.

Baca selengkapnya »

Karena Kebaikan-Nya Nafasmu

Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan? Saat sesak langkah payahmu tertapak bangga dicinta semesta, lalu tawamu ceria sementara dalammu DIA entah dimana. Sejak hanya tangis yang bisa kau gunakan di antara tawa riang untukmu, tiadalah itu selain mula penghormatan atas awal kebaikan aturan-Nya.

Baca selengkapnya »

Tak Ragu Pada-Mu

Kini aku tak lagi ragu pada jelaga kelabu yang kerap meremuk-remuk rindu atas salju yang hangat. Semenjak kalimat-demi kalimat ku teguk bagai anggur di musim hujan, tak lagi rasanya kujumpai ocehan menantang yang selalu berhambur bagai demonstrasi massa ketika penguasa tak lagi punya jiwa yang bijaksana. Sedih itu memang sesekali hadir, tapi catatan-Nya telah abadi menghibur kegelapan malam saat para insom tertawa mencatat tanda-tanda waktu yang kian menua.

Baca selengkapnya »

Mari Bersyukur

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 18) Maha Suci Allah yang menciptakan hamparan langit indah membentang, yang padanya burung-burung terbang bebas mengelilingi wujud Kemahabesaran-Nya.

Baca selengkapnya »

Mari Membiasakan Diri tidak Mengeluh

Hidup adalah proses panjang melelahkan yang penuh coba dan goda, seperti dunia yang bagaikan penjara bagi mereka yang bertaqwa. Karena bagi pencari keridhaan Yang Esa, kalaupun dia hartawan atau hanya sabar dan syukurlah perhiasan yang dia punya. Tidaklah semua itu berharga, melainkan hanya cicipan ala kadarnya dari surga yang kenikmatannya abadi tiada tara.

Baca selengkapnya »

Dengan Izin-Mu

Di manakah aku harus sembunyi? Desir angin pembawa debu mikro cinta itu mengayun-anyunkan ku pada sepohon entah yang akarnya amat mendekap eratku. Padahal rerumputan yang terinjak-injak semakin sabar bertasbih pada-Nya. Terik menghangatkannya dalam pandangan-Nya sebagai kuasa-Nya. Hujan menyejukkannya di antara kerontang murka kasih-Nya.

Baca selengkapnya »

Mari Belajar Memaknai Kesabaran

Salah satu kesabaran seorang anak manusia adalah ketegaran dari perlakuan zhalim yang dia terima. Ketika kehidupan bermasyarakat sudah mensyaratkan kasta-kasta, lalu ego manusiawi turut meramaikan pergolakan hati. Antara ambisi pribadi dan panggilan nurani yang ingin selalu memberi. Pun saat dunia kerja tak lagi mampu dipercaya. Kemudian tercipta kesenjangan antar golongan, pemimpin dengan bawahan, yang kaya dengan yang kurang berada.

Baca selengkapnya »
Organization