Home / Iko Musmulyadi

Iko Musmulyadi

Kontributor di www.pesantrenpolitik.com, Mantan Ketua KAMMI Sumatera Barat 1998. Hobi merefleksikan berbagai peristiwa yang dialami sekitar dengan menulisnya dalam bentuk puisi dan artikel opini.

Miskomunikasi Suami Istri

Maka solusi suami istri yang berkelahi adalah perbaiki keimanan dan perbaiki komunikasi. Dua anak manusia dikumpulkan Allah sebagai suami istri yang dai daiyah pejuang dakwah, sama-sama bervisi membangun keluarga dakwah, kemudian tersuluti terjadi kelahi. Salah satunya akan berusaha untuk sabar dan menenangkan diri. Pindah posisi, berwudhu, dan menenangkan hati. Keduanya harus kembali kepada solusi Qurani. Karena solusi Quran kan pasti sesuai fithrah insani. Alquran adalah sistem hidup yang manhaji bagi orang-orang yang selalu mengorientasi Rabbani.

Baca selengkapnya »

Wahai Ikhwah, Hidupkan Halaqahmu…

Jadi, ikhwah fillah, dalam halaqah tarbiyah ada konsolidasi hati, ada konsolidasi ruhi, ada konsolidasi fikri, ada konsolidasi jasadi, ada konsolidasi amali, dan ada konsolidasi tarbawi. Maka, hindari untuk menyendiri. Tak hadir liqo berturut-turut beberapa kali, apalagi tanpa informasi tanpa uzur syar’i. Halaqah bukanlah majelis taklim dimana “...kau datang dan pergi sesuka hatimu...”. Tapi, kita harus selalu dan selalu konsolidasi. Harus selalu dan selalu terkoordinasi. Hingga dakwah ini benar-benar mencapai ustadziyatul ‘alam.

Baca selengkapnya »

Berkah Dengan Satu Istri, Berkah Dengan Poligami

Secara keyakinan, mukmin sejati meyakini seyakin-yakinnya kebenaran syariat. Secara pemahaman menerima sepenuhnya syariat tanpa keraguan sedikitpun. Mukmin sejati tak menolak dan tak mengenal istilah alergi dengan satu syariatpun. Hatta syariat poligami sebagai solusi yang suci. Meski (mungkin) pahit terdengar. Namun hati tetap mengorientasi Rabbani. Jiwa tetap bersandar pada Ilahi.

Baca selengkapnya »

Fokus Kerja Fokus Menang

Munculnya dua cagub muslim melawan petahana tetap masih dalam pertanyaan yang belum terjawab hingga saat ini, apakah itu betul rekayasa atau bukan. Tapi apapun jawabannya, dalam situasi sekarang ini, saya kira pendukung kubu Anies-Sandi harus mengerahkan seluruh energi dan kekuatannya untuk fokus pada kerja-kerja pemenangan pasangan Anies-Sandiaga. Fokus satu hebat, fokus dua berarti gagal fokus.

Baca selengkapnya »