Home / Muhamad Ihsan

Muhamad Ihsan

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta.

UN: Kebohongan yang Tidak Perlu

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Ujian Nasional (UN) sering terjadi praktik-praktik kebohongan. Mulai dari penjualan jawaban, guru yang memberikan jawaban, hingga kerja sama antar siswa untuk saling memberikan jawaban. Sungguh kegiatan seperti ini sangatlah berbahaya bagi bangsa Indonesia ke depannya. Praktik UN yang serentak dilakukan oleh siswa SD, SMP, SMA telah menjadi puncak pendidikan yang melegalkan kecurangan.

Baca selengkapnya »

Perjuangan Pemuda dan Tradisi Ilmu

Masa Muda adalah Masa Kekuatan prima seorang Manusia. Dr. Yusuf Qaradhawi mengibar embara dari seorang pemuda. Karena itu jangan heran jika Pemuda dan Mahasiswa sering kali menjadi tumpuan dalam setiap perubahan bagi suatu Negara. Tetapi kebangkitan suatu Negara tentu tidak cukup hanya didasari kekuatan dan semangat. Perlu penempatan yang jelas bagaimana Kekuatan dan semangat yang berlebih.

Baca selengkapnya »

Pemira: Tinggalkan Debat, untuk Berkarya

“Kami butuh bukti, bukan janji". Kalimat ini sudah menjadi ruh masyarakat yang akan memilih pemimpinnya. Baik pemilu nasional, daerah, dan bahkan kampus sekalipun meneriakkan slogan yang sama. Masyarakat menjadikan kalimat ini menjadi petisi kepada para calon pemimpin, bahwa mereka akan dituntut untuk bekerja tidak sekadar retorika. Kali ini saya akan berbicara untuk lingkup kampus, yaitu pemira (pemilihan raya). Mahasiswa sebagai kaum minoritas yang diberikan fasilitas mewah (disubsidi oleh rakyat) oleh masyarakat selalu menjadi bahan yang menarik untuk dikaji dan di diskusikan.

Baca selengkapnya »

Siswa Merokok Berdiri, Masyarakat Merokok Berlari

“Enjoy aja, Gak ada lo gak rame, tunjukkan merah mu” telah melanda anak muda Indonesia. Mulai dari siswa SMP hingga SMA telah menjadi pribadi-pribadi yang masa bodoh dengan lingkungan mereka, senantiasa berkelompok untuk memperlihatkan keberanian mereka. “Inilah kami, inilah jawaban kita, ini jawaban pemuda Indonesia” (dengan gaya seperti Bung Tomo).

Baca selengkapnya »

Konsekuensi Cinta (Untukmu Yaa Rasulullah)

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali diriku”. Maka Nabi bersabda: “Tidak, demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya! Hingga kamu lebih mencintai aku dari pada dirimu sendiri”. Umar berkata kepadanya:“Sesungguhnya sekarang engkau lebih aku cintai dari pada diriku sendiri. Nabi bersabda: “Sekarang wahai Umar”. (HR Bukhari).

Baca selengkapnya »

Teror dan Fitnah Para Keledai

Salah satu tujuan berdirinya suatu negara adalah memberikan Stabilitas Kehidupan bagi masyarakatnya. Memberikan kehidupan yang tenteram bagi setiap hati rakyat tidak membeda-bedakan secara materiil adalah tugas Pemerintahan suatu negara. Satu bulan terakhir masyarakat Indonesia disibukkan oleh isu teroris yang sangat meresahkan sebagian masyarakat Indonesia. Sehingga stabilitas negara terganggu oleh isu-isu teror tersebut.

Baca selengkapnya »

Ramadhan Bulan Kemerdekaan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Keistimewaan Ramadhan membuat orang - orang beriman berlomba – lomba memperbanyak amalan baik dan meninggalkan amalan buruknya. Bagi Umat Islam di Indonesia, Ramadhan Lebih dari sekadar Istimewa. Ramadhan adalah saksi Sejarah puncak perjuangan kemerdekaan para ulama bersama umat Islam.

Baca selengkapnya »
Organization