Home / Hansta

Hansta

Agustus, 21 tahun silam lahir dari rahim seorang ibu hebat, dia beliau memberi nama bayi perempuannya yaitu Ghita Hansin Tarakanita. Putrinya ini tumbuh di tengah-tengah keluarga sederhana dan biasa, tumbuh menjadi gadis tomboy, bandel, lalu bertransformasi menjadi wanita muslimah yang tidak tomboy lagi. Sejak kecil hobbynya adalah menulis. Entah itu menulis diary ataupun cerita-cerita singkat, terlalu singkat, tidak bisa dibilang sebuah cerpen. Meskipun suka dunia tulis-menulis, itu bukan menjadi satu-satunya hobby. Ya, menulis hanya menjadi pengisi waktu luangnya. Karena lebih suka menghitung, maka jurusan yang diambilnya pada saat masuk perguruan tinggi adalah Statistika, bukan sastra. Cita-cita menjadi seorang penulis pun sudah ada sejak dulu. Hanya saja tidak terlalu berambisi untuk mewujudkannya, sebab bisa menulis hanya jika kondisi hati sedang baik. Namun, semakin kesini semakin ingin mewujudkan mimpi menjadi seorang penulis. Meskipun belum ada pengalaman dan belum punya basic, tapi sering membuat cerpen-cerpen dan itu tersimpan rapih dalam laptop. Satu hal yang belum berubah dari dulu adalah, menulis hanya menjadi pengisi waktu luangnya. Karena menemukan ketenangan tersendiri ketika menulis dan merangkai kata-kata menjadi sabuah cerita.

Berawal Dari Selembar Hijab

Orang yang baru mengenal ku mungkin tak akan percaya kalau 3 tahun yang lalu sebelum selembar kain ini menempel di kepala ku, aku adalah seorang yang tomboy, yang bebas bergaul, yang sering mengabaikan perintah shalat, puasa dan yang wajib-wajib lainnya, yang belum mengenal Rabb-nya dengan baik. Bahkan untuk membaca surat cinta dari-Nya pun jarang sekali.

Baca selengkapnya »