Home / handayani

handayani

tentor Islamic talents Center

Jilbabku Kehormatanku (Bagian ke-3)

Jilbabku. Kira-kira mereka komentar apa ya soal jilbab baruku? Teman-teman perempuanku kan belum berjilbab. Paling cuma Zumi dan Vita. Tidak tahu kenapa sekolah menengah atas milik yayasan Islam, besar pula tidak mewajibkan murid-muridnya muslimah mengenakan jilbab. Padahal jilbab itu wajib. Entahlah.

Baca selengkapnya »

Jilbabku Kehormatanku (Bagian ke-2)

Keesokan harinya aku dengan ibu pergi mengambil hadiah. Masih melekat kebahagiaan itu di hatiku. Setelah selesai aku segera membelanjakannya untuk membeli seragam putih panjang baru dengan harga dua puluh satu ribu dan jilbab baru hanya lima belas ribu. Alhamdulillah paling tidak aku ke sekolah bisa memakai jilbab. Meski baru satu jilbabku tapi aku tidak peduli. Allah pasti menunjukkan jalan-Nya untukku. Sudah terbukti.

Baca selengkapnya »

Jilbabku Kehormatanku (Bagian ke-1)

Aku senang sekali. Bersyukur. Alhamdulillah satu masalah sudah ada jalan keluarnya. Kini aku sudah mendapat dua rok panjang, meski yang satu tampak cingkrang kalau dipakai. Tapi aku merasa sangat bersyukur telah mendapatkannya. Untuk seragam atasan lengan panjang sepertinya di lemari ada. Baju putih kakak yang tak lagi berwarna putih cerah kurasa masih bisa dan layak dipakai. Paling tidak itu menurut kacamataku.

Baca selengkapnya »

Terima Kasih Ibu

Selepas memandang lekat adiknya, Zahra menatap ibunya. Bu.. Bu engkau sepertinya tahu apa yang aku rasakan. Memandangmu sudah membuatku bersyukur telah engkau besarkan. Sudah berapa rupiah yang engkau keluarkan. Sudah berapa kasih yang telah engkau berikan. tapi kau tak minta dikembalikan. Lha aku, baru ngasih sak imprit saja sudah tak karuan rasanya. Bu..Bu.. maafkan aku yang belum bisa memberi terbaik untukmu. Hanya doa tulusku untukmu. Terima kasih ibu.

Baca selengkapnya »