Home / Azhma Ulya Elfata

Azhma Ulya Elfata

Seorang pengembara jalan kebenaran, jalan yang Allah ridhai yaitu jalanNya yang lurus.

Komunikasi Cinta Bentuk Pribadi Berbudi dan Berkarakter

Ada 5 bahasa cinta untuk mengisi tangki cinta tersebut. Pertama, Dilayani. Seseorang akan merasa dicintai apabila ia diperhatikan, dilayani kebutuhannya, ditemani. Kedua, Saat-saat Kebersamaan/Berkesan. Seseorang akan merasa dicintai apabila diperlakukan istimewa dengan diajak travelling, kumpul-kumpul, jalan-jalan, atau kegiatan kebersamaan lainnya. Ketiga, Diberi Hadiah. Ada lagi individu akan merasa dicintai ketika ia diberi hadiah di hari-hari spesialnya, ulang tahun, hari perpisahan, hari wisuda ataupun tanpa hari special, apabila diberi hadiah, seorang individu akan merasa sangat bahagia dan tersanjung. Keempat, Sentuhan fisik. Bahasa cinta ini khususnya bagi anak tipe kinestetik, yang menjadikan gerak tubuh sebagai fokus utama. Seseorang dengan bahasa cinta sentuhan fisik ini misalnya dengan disentuh, dibelai, digenggam tanggannya atau dipeluk. Kelima, Kalimat-kalimat pendukung. Seseorang dengan tipe ini sangat sensitive dengan celaan, ledekan atau buli-an.

Baca selengkapnya »

Bergembira di Dalam Rahmat

Inilah gambaran indah akan keajaiban sebuah doa. Sebagai harapan yang sarat praduga, doa kita justru diijabah oleh sistem tubuh kita sendiri. Nah, sudah seharusnya kita memperbaiki sugesti-sugesti yang tidak benar ini yang sudah menjadi ‘wasiat turun temurun’ sejak dari zaman nenek moyang hingga generasi saat ini terhadap hujan menyebabkan sakit. Kita benahi, Hujan adalah rahmat. Rahmat yang Allah turunkan dengan kadar yang berimbang dengan kebutuhan semesta makhluk hidup di bumi.

Baca selengkapnya »

Penguatan Peran Keluarga Dalam Pendidikan Anak di Era Digital

Beberapa solusi yang saya rasa dapat sedikit membantu permasalahan orang tua dalam mendidik anak diera digital ini terutama pendidikan di dalam keluarga yaitu; 1. Menjalankan fungsi dan tatanan keluarga dengan baik (yaitu kerjasama antara Ayah dan Bunda), 2. Membuat kesepakatan dengan anak, me-manage aktivitas harian mereka mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, tanpa mengekang hak bermainnya termasuk menikmati suguhan gadget mereka. Hal yang terpenting adalah, hindari menggunakan gadget saat bersama anak, karena hal itu akan membuat anak meniru prilaku buruk orang tua tersebut; 3. Ciptakan kebersamaan dengan anak sebaik mungkin (tanpa gangguan gadget), untuk melatih anak agar mereka selalu terbuka pada orang tua dan tidak mencari tempat curhat lain selain orang tuanya.

Baca selengkapnya »