Home / Berita / Internasional / Afrika / Fatuma Ahmed; Muslimah Pertama yang Jadi Mayor Jenderal di Kenya

Fatuma Ahmed; Muslimah Pertama yang Jadi Mayor Jenderal di Kenya

Fatuma Ahmed (kiri) bersama Presiden Kenya Uhuru Kenyatta, (Anadolu)
dakwatuna.com – Nairobi. Fatuma Ahmed menjadi tentara perempuan Kenya pertama yang akan dilantik sebagai mayor jenderal militer di Kenya, Jumat (13/07).

Pada upacara pelantikan yang digelar di Nairobi, Presiden Kenya Uhuru Kenyatta menyebut Fatuma menjadi teladan bagi seluruh wanita di Kenya.

Disebutkan kantor berita Anadolu, Fatuma Ahmed juga merupakan muslimah pertama yang menyandang pangkat tinggi dalam struktur Pasukan Pertahanan Kenya (KDF).

“Mayor Jenderal, biarkan aku menyebut ini sebagai kebanggaan dan suka cita, di mana hari ini bisa menyaksikan seorang wanita Kenya menjadi mayor jenderal pertama dalam sejarah negara kita,” kata Kenyatta.

“Aku melihat dan mengandalkan Anda untuk menjadi teladan bagi wanita lain di republik ini, untuk menunjukkan dan membuktikan pada mereka bahwa tidak ada batasan bagi kaum perempuan di Kenya, dan usaha mereka tak akan sia-sia,” imbuhnya.

Kenyatta juga menjanjikan dukungan penuh militer dalam memerangi terorisme. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Azyumardi Azra Dukung KAMMI Masuk Kampus Guna Melawan Radikalisme