Home / Berita / Nasional / Principal’s Award, Apresiasi untuk Anak-anak Berprestasi

Principal’s Award, Apresiasi untuk Anak-anak Berprestasi

dakwatuna.com – Berangkat dari keprihatinan atas minimnya apresiasi terhadap prestasi anak bangsa, Fifi Proklawati Jubilea, praktisi pendidikan di sekolah Islam Internasional (Jakarta Islamic School dan Jakarta Islamic Boys Boarding School), menggelar sebuah acara yang diberi tajuk Principal’s Award (14/5).

Dalam acara ini tidak kurang dari 800 award, beliau berikan kepada anak-anak muda yang berprestasi tidak hanya di dalam negeri tapi hingga di mancanegara. Inilah beberapa anak muda prestasi yang memperoleh Principal’s Award.

A. Siswa berprestasi

  1. Faris Jihadi, Putra Ustz. Wirianingsih (Cum Laude S2 di King Saud University, dan tesisnya dibukukan menjadi referensi di seluruh perpustakaan di Saudi Arabia.
  2. Zacharia Abdullah Adam (Zaki), (Hafizh termuda di JIBBS (15 tahun) dan mendapatkan Full Beasiswa ke Turkye dari Erdogan Foundation)
  3. Muhammad Zaki Amani ( Meraih Medali Emas, IMWC (International Mathematic Wizard Challenge) 2017 – Xiamen China)
  4. Muhammad Firmansyah Pratama (Anca) (Juara I Kejuaraan Catur Dunia Tingkat Anak-Anak di Moskow Rusia)
  5. Rakrian Danu Jagattri, M. Ryan Fahmadhifa, Muhammad Hanif Zulvi (Meraih Brown Medal, Kategori: Performance in Project Pitching dalam Olimpiade Science Tingkat ASEAN di Hanoi, Vietnam)
  6. Fathan Zuhair (Pemenang Speech Contest di Harvard University, USA ~ mewakili Indonesia)
  7. Radhiyan Pribadi (Juara 1 Debat Mahasiswa di Den Haag mewakili Indonesia) dan beberapa anak lainnya

B. Enterpreneur Muda Alumni JISC/JIBBS

  1. Ismail Abdullah Adam bin Hero (21 tahun)~(Pendiri dan Pemilik Money Remittance, berbasis di Malaysia, dengan debut transfer money para TKI Indonesia di Malaysia dan debut terbesar adalah transfer money ke Rohingya sebanyak 10 milyar, 250 juta rupiah (dana kemanusiaan ACT – Indonesia), melalui perusahaannya. Dengan nol modal.
  2. Bagus Samhan (23 tahun) Pendiri “Royal Kashimura”, Restoran Halal Jepang dengan konsep Syariah dan terbesar di Bandung yang omzetnya rata-rata 50-90 juta per hari. Bagus mengaku mendapatkan ide restoran syariah dari keseharian sekolah di Jakarta Islamic School.
  3. Khoirul (22 tahun) (Laundry Mote), mengajak buruh tani berpenghasilan hanya 30.000 sehari untuk bekerja di usaha laundrynya dengan 8 mesin. Modal nol.
  4. Harry (Project Manager IT Asean Games).
  5. Dicky Handiawan (hafizh dengan sanad dari Jordania dan Bandung).
  6. Billy K. Tirasonjaya (Juara 1 Poomsae Individual Master Taekwondo dan Juara 1 Fair Poomsae Master (Japan Open 2018), di Jepang. dan beberapa anak lainnya yang mencapai 800 piala emas dan perak untuk berbagai kejuaraan Nasional dan Internasional.

Dengan digagasnya acara Principal’s Award ini, muslimah yang akrab dipanggil Mam Fifi ini menunjukkan dukungannya kepada anak-anak muslim untuk terus berprestasi hingga ke kancah dunia. Mam Fifi pun berharap apresiasi ini akan menumbuhkan semangat dan melahirkan anak-anak muslim yang berprestasi lainnya, “Kami ingin melahirkan pemimpin-pemimpin muslim masa depan.” (ds/dakwatuna.com)

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lihat Juga

SMP PKPU-HI Lahirkan Siswa Berprestasi

Organization