Home / Berita / Internasional / Amerika / Setelah Palestina, Voting Majelis PBB Menangkan Muslim Rohingya

Setelah Palestina, Voting Majelis PBB Menangkan Muslim Rohingya

Suasana voting pada sidang darurat khusus Majelis Umum PBB. (aa.com,tr/ar)

dakwatuna.com – New York. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB), kembali mengadakan voting untuk masalah Muslim Rohingya. Dilansir dari aa.com.tr/ar, Senin (25/12/2017), voting kali ini untuk menggolkan draf resolusi desakan pada rezim Myanmar untuk menghentikan operasi militer di Provinsi Rakhine.

Disebutkan, dari total 193 negara anggota, sebanyak 122 negara mendukung draf tersebut. Selain itu, ada 24 negara yang memilih abstain, sedangkan 37 lainnya tidak hadir.

Sedangkan negara yang kontra terhadap draf tersebut, berjumlah 10 negara. Mereka adalah Rusia, Cina, Suriah, Kamboja, Laos, Filipina, Vietnam, Belarusia, Zimbabwe dan Myanmar sendiri.

Draf resolusi kali ini diinisiasi oleh negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam. Selain mendesak rezim Myanmar menghentikan operasi militer di Rakhine, draf tersebut juga berisi tuntutan pada Sekjen PBB untuk menunjuk komite khusus ke Myanmar.

Lebih lanjut, resolusi itu juga berisi desakan pada Myanmar untuk mengizinkan tim sukarelawan dan memastikan seluruh pengungsi kembali ke rumah-rumah mereka. Selain juga mendesak Myanmar untuk memberi hak kependudukan pada seluruh muslim Rohingya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Misi PBB: Militer Myanmar Bakar Anak Rohingya Hidup-Hidup

Organization