Topic
Home / Berita / Internasional / Menlu Jerman: Eropa dan Jerman Harus Terbebas dari AS

Menlu Jerman: Eropa dan Jerman Harus Terbebas dari AS

Menlu Jerman, Sigmar Gabriel. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Berlin. Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman, Sigmar Gabriel, menyeru pemerintahnya agar mengubah kebijakan luar negeri supaya lebih terbebas dari Amerika Serikat (AS). Selain itu, ia juga mendesak penguatan independensi Uni Eropa terhadap Washington.

Dilansir dari Aljazeera.net, Rabu (06/12/2017), Gabriel menyebutkan AS bukan lagi menjadi jaminan pluralisme liberal yang dapat dihandalkan, terlebih AS telah mengubah pandangan terhadap Berlin. “AS di masa Presiden Donald Trump melihat Jerman sebagai pesaing, bukan sebagai mitra. Bahkan di beberapa kesempatan, Jerman diperlakukan sebagai musuh,” tambahnya.

Gabriel juga menyoroti sikap AS yang menjadi sering menjauh dari Eropa. “Tentu saja itu memaksa UE untuk menentukan kepentingan dan perhatiannya, serta berusaha untuk mewujudkan itu,” katanya.

Presiden Trump bersama Kanselir Jerman Angela Merkel. (aljazeera.net)

Gabriel menjelaskan, saat ini terdapat tiga permasalahan dalam hubungan antara Berlin dengan Washington. Menurut Gabriel, pemicu dari permasalahan itu karena adanya konflik kepentingan.

Masalah pertama, kata lanjut Gabriel, adalah keputusan AS untuk memberlakukan sanksi dan boikot ekonomi terhadap Rusia. Menurutnya, hal itu akan berimplikasi negatif terhadap perusahaan-perusahaan Jerman dan Eropa yang berpartisipasi dalam proyek pipa tenaga Rusia.

Masalah kedua menurutnya, penolakan Trump terhadap kesepakatan nuklir dengan Iran, serta mendesak Kongres untuk meratifikasi kesepakatan itu. “Itu akan membahakan kepentingan kita terhadap negara-negara tetangga,” jelasnya.

Sementara masalah dengan Washington yang ketiga adalah eskalasi akibat tekad Trump yang akan mengumumkan pengakuan Al-Quds sebagai ibukota bagi entitas zionis, “Israel”. Menurut Gabriel, segala yang memperburuk krisis di Timur Tengah merupakan langkah yang tidak konstruktif. “Jerman tak sabar untuk melihat apa yang akan dilakukan AS terkait masalah ini,” imbuhnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Di Hadapan Ivanka Trump, Tun Mahathir Kecam Keras Amerika Serikat

Figure
Organization