Home / Berita / Nasional / RSP Penuh, IZI Sewakan Rumah Untuk Pasien Pengidap Kanker Otak

RSP Penuh, IZI Sewakan Rumah Untuk Pasien Pengidap Kanker Otak

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Pasien Entin ketika Disewakan Rumah Perawatan oleh IZI. (foto: dok. pribadi)

dakwatuna.com – Jakarta. Rumah Singgah Pasien (RSP) Lembaga Amil Zakat Nasional (LANZAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) hingga kini selalu menjadi rujukan bagi para pasien yang kalangan dhuafa.

Jarak yang sangat jauh bila harus ditempuh dari rumah pasien menuju rumah sakit adalah alasan utamanya. Mereka harus pergi dan pulang dengan jarak yang jauh ini untuk menjalani perawatan dalam kurun waktu yang ditentukan.

“Selain soal jarak, akan membutuhkan waktu yang lama dan ongkos yang besar untuk menempuh perjalanan dari tempat asal ke rumah sakit. Sementara, mayoritas penghuni RSP IZI mengidap penyakit yang cukup berat, dan ini butuh istirahat yang cukup.”

Demikian disampaikan Rohandi selaku Manajer Mulia Inisiatif IZI ketika dimintai keterangan di Kantor IZI Pusat pada Kamis (23/11/2017).

Akibat membludaknya jumlah penghuni RSP IZI Salemba, IZI belum bisa mengabulkan permintaan pasien asal Pandeglang Banten untuk singgah di RSP IZI Salemba.

Permintaan pasien bernama lengkap Entin Suhartini (39) ini harus tertunda karena tempat tidur di RSP IZI dalam keadaan penuh. RSP yang berkapasitas enam tempat tidur untuk pasien laki-laki dan delapan untuk perempuan ini sedang terisi penuh.

Kemudian Rohandi kembali menanggapi hal ini. IZI berinisiatif mencarikan tempat di sekitar Salemba yang tidak jauh dari RSP dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Karena jumlah pasien RSP yang padat, akhirnya kami berinisiatif mencari dan menyewa rumah yang terdiri dari 4 ruangan. Dan tempat ini kami sewa untuk sepekan ke depan khusus untuk Pasien bernama Entin.” Tambah Rohandi.

Entin merupakan pasien asal Pandeglang yang menderita kanker otak. Sudah lebih dari tiga tahun Entin menderita penyakit tersebut.

“Awalnya Entin dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa. Diagnosis awal pasien Entin ini menderita Epilepsi karena sering pingsan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan intensif, pasien dinyatakan mengidap penyakit kanker otak.” Jelas Fauzah, salah satu Perawat RSP IZI Salemba.

Fauzah melanjutkan, pasien Entin mendapat surat rujukan oleh Rumah Sakit setempat untuk menjalani pemeriksaan di RSCM Pusat Jakarta.

“Akhirnya setelah mendapat rekomendasi dari Rumah Sakit Daerah setempat, Pasien Entin diharuskan menjalankan pengobatan di RSCM Pusat. Alasan selama ini tidak melakukan pengobatan karena jarak Pandeglang ke Jakarta yang jauh. Belum lagi fisik dan keadaan ekonomi Entin yang belum memungkinkan.” Pungkas Fauzah. (ricky/dakwatuna)

Advertisements

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Lihat Juga

Resmi 2 Tahun, IZI Salurkan Bantuan Rumah Kepada Penderita Penyakit Langka