Home / Berita / Internasional / Halangi Masuknya Bantuan Kemanusiaan, Laporan PBB: Koalisi Arab Saudi Ancam Stabilitas Yaman

Halangi Masuknya Bantuan Kemanusiaan, Laporan PBB: Koalisi Arab Saudi Ancam Stabilitas Yaman

Blokade atas Yaman akan mengakibatkan krisis kelaparan terbesar di dunia. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Washington. Sebuah laporan dari para peniliti di PBB mengungkapkan, Koalisi yang dipimpin Arab Saudi mengancam perdamaian, keamanan dan stabilitas di Yaman. Disebutkan, hal itu terjadi karena adanya larangan akses bantuan kemanusiaan bagi yang memerlukan.

Dilansir Aljazeera.net, Sabtu (18/11/2017), para peneliti itu juga menyeru Koalisi untuk mengajukan bukti atas tuduhan Saudi tentang Iran yang mempersenjatai Syiah Hutsi. Jika bukti tidak dapat dikeluarkan, maka itu sebuah pelanggaran terhadap resolusi DK yang dikeluarkan pada Februari lalu.

Pada (06/11) lalu, Koalisi Saudi menutup seluruh akses darat, laut dan udara di Yaman. Tindakan itu diambil dengan tujuan memutus arus senjata bagi Syiah Hutsi dari Iran, setelah sebelumnya sebuah ruda ditembakkan ke Riyadh dari Yaman.

Sebelumnya, pihak koalisi menyebut bantuan bisa masuk melalui pelabuhan-pelabuhan yang terbebas. Bukan melalui pelabuhan Al-Hudaydah uang masih di bawah kendali Milisi Hutsi.

Sejauh ini, PBB telah menekan koalisi untuk mengakhiri penutupan akses di Yaman. Disebutkan, jika masih berlanjut maka akan menyebabkan krisis kelaparan terbesar di dunia sejak beberapa dasawarsa.

Laporan terakhir menyebutkan, sebanyak tujuh juta rakyat Yaman mengalami kelaparan. Sedangkan sekitar 900 ribu lainnya menderita kolera. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

David Hearts: Kegagalan Akan Mewarnai Petualangan Militer Pertama Bin Salman