Home / Berita / Daerah / Sembuhkan Amnesia dengan Al-Aqsha Awareness Week-nya SMART 171

Sembuhkan Amnesia dengan Al-Aqsha Awareness Week-nya SMART 171

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com – Al-Aqsha Awareness Week (AAW) merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Solidarity of Muslimah Al-Quds Retaken Satu Tujuan (SMART 171). Beragam kegiatan seputar ke-Palestina-an dilakukan selama sepekan di area Brooklyn Timur Gerbang Lama Unpad Jatinangor.

Agenda AAW ini dimulai pukul 08.00-17.00 WIB. Kegiatannya antara lain: KTAPEL (Kajian tentang Palestina), PAQU (Palestine Quiz), PANIC (Palestine Unique Cuisine), Pameran Fotografi dan Infografis Palestina.

Setiap hari, pembicara-pembicara mumpuni di bidang ke-Palestina-an dihadirkan untuk mengisi semangat keimanan dan edukasi bagi ratusan peserta yang hadir di AAW. Seperti Senin kemarin, Ustadz Enjang dari KNRP menggali ingatan kita dengan materi “Palestina, Amnesia Kita”.

Kemudian, pada Selasa, Farah Qoonita memaparkan materi mengenai “Sejarah Palestina”. Hari selanjutnya diisi langsung oleh Founder SMART 171, Maimon Herawati mengenai “Klaim Yahudi atas Tanah Palestina”.

Di hari berikutnya, editor Indscript Creative, Chika Ananda mengajak kita untuk berkontribusi melalui materi “Aksi untuk Palestina” dan esok, hari terakhir (22/09) adalah episode akhir AAW yang akan ditutup dengan kajian mengenai perang akhir zaman yang kelak akan dihadapi oleh umat Islam saat Al-Aqsha telah berhasil kita bebaskan dari tangan Zionis oleh Ustadz Ahmad Musyafa.

Hal menarik lainnya dalam AAW ini juga terdapat pada infografis dan fotografi yang dipajang di sekitar Gerbang Lama dan jalan pedestrian Unpad Jatinangor. Pameran ini mampu menarik perhatian dan ke-kepo-an mahasiswa yang lalu lalang.

Agenda PAQU pun tak luput untuk menarik perhatian mahasiswa Unpad. Kuis mengenai Palestina diajukan secara random kepada siapapun yang lewat di sekitar Gerbang Lama. Alhamdulillah, mahasiswa antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Tentunya ada hadiah menarik bagi setiap orang yang bisa menjawab dengan benar.

Kurang rasanya jika dalam suatu acara tak ada makanan yang menghiasi. Yap! Di AAW ini, siapapun bisa melipir untuk merasakan kenikmatan makanan asli Palestina. Salah satu penduduk asli Hebron, Palestina yakni Brother Ahmad langsung memasak makanan khas Palestina untuk seluruh para peserta AAW.

Selain itu, untuk mengedukasi mahasiswa Unpad tentang Palestina, SMART 171 juga menyedikan stand berisi merchandise Palestina, seperti buku, pin, gantungan kunci, totebag, notes, dan lainnya.

Alhamdulillah setelah berjalan selama tiga hari, melalui AAW ini, SMART 171 mengumpulkan donasi sebanyak Rp 1,5 juta.

Dengan mengikuti seluruh rangkaian AAW, diharapkan seluruh civitas akademika Unpad, khususnya mahasiswa semakin mantap dan yakin untuk ikut membebaskan Al-Aqsa dan memerdekakan Palestina karena siapa pemilik Al-Aqsa?

YA! Sudah tentu milik KITA!

Jadi, ayo ikut berjuang untuk Palestina. Bukankah berjuang itu harus saling membersamai?

Rangkaian AAW ini merupakan salah satu program SMART ACTION yang menjembatani visi dan misi SMART 171. Visi dan misi kami yakni menjadi muslimah penggerak pembebasan Al-Aqsha, menyebarkan informasi tentang Al-Aqsha, membangun kesadaran untuk berjuang membebaskan Al-Aqsha, dan menghimpun pergerakan perempuan pembebas Al-Aqsha.

Selain AAW, beragam program telah dilaksanakan oleh SMART 171 untuk membangun kepedulian terhadap Palestina, seperti Untold Story, Qurban, Hadiah Baju Lebaran untuk Anak Yatim Palestina, Ifthar Ramadhan, Selimut Musim Dingin, dan lain-lain. (mh/dakwatuna.com)

Advertisements

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Penulis dan dosen jurnalistik. Telah menerbitkan beberapa novel, antologi, menulis feature, dll. Nama pena: Muthmainnah.

Lihat Juga

(Infografis) Data Korban di Gaza Palestina Akibat Agresi Israel (51 Hari Genosida)