Topic
Home / Berita / Nasional / Ketua Fraksi PKS: Indonesia Darurat LGBT

Ketua Fraksi PKS: Indonesia Darurat LGBT

Ketua Fraksi PKS DPR RI, , Jazuli Juwaini.

dakwatuna.com – Jakarta.  Penggerebekan kasus prostitusi kaum gay (Pesta Seks Homoseksual LGBT) dengan nama event “THE WILD ONE” di daerah Kelapa Gading yang dilakukan Resmob Polres Jakarta Utara mendapatkan perhatian serius dari Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. Dalam penggerebekan tersebut aparat mengamankan 141 orang yang melanggar UU No 4 Th 2008 tentang Pornografi.

Jazuli mengatakan perilaku mereka sangat memprihatinkan dan membahayakan generasi bangsa. LGBT dan homoseksual jelas bertentangan dengan Pancasila, konstitusi, dan peraturan perundang-undangan kita yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya luhur, dan perikemanusiaan (fitrah manusia). Ini juga menandakan bahwa Indonesia darurat LGBT.

“Pesta seks sesama jenis ini jelas sangat memprihatinkan. Kita semua harus waspada jangan sampai menular kepada generasi bangsa. Rusak generasi kita jika virus ini menyebar kepada anak-anak kita,” kata Jazuli sebagaimana dilansir pks.id

Tak lupa, Anggota Komisi I ini mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang telah berhasil membubarkan dan menindak para pelaku. Tentu kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat harus lebih ditingkatkan agar perilaku menyimpang ini bisa dideteksi dan dicegah sejak dini.

“Pemerintah pusat maupun daerah, aparat penegak hukum, ormas/LSM, tokoh masyarakat, alim ulama serta seluruh komponen masyarakat harus aktif menjalin kerjasama untuk mencegah becana sosial akibat perilaku menyimpang kaum homoseksual ini demi menyelamatkan generasi bangsa,” tegas Jazuli.

Anggota DPR Dapil Banten ini menilai perilaku homoseksual dan LGBT menandakan semakin pentingnya penanaman nilai Pancasila khususnya nilai agama sebagai amanat sila pertama kepada generasi bangsa.

“Mari kita didik anak-anak kita untuk mengenal Allah, mengenal agama yang mengajarkan fitrah kemanusiaan, sehingga selamat dari perilaku yang menyimpangi fitrah manusia,” kata Jazuli.

Selain itu, lanjut Jazuli, perilaku LGBT juga tidak lepas dari masifnya budaya liberal yang menyusup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Akibatnya perilaku generasi bangsa semakin permisif dan menganut kebebasan tanpa batas.

“Budaya liberal, permisif, serta kebebasan tanpa batas menyuburkan benih-benih LGBT. Kita semua harus mencegah penyebaran budaya ini karena jelas menyalahi karakter kebangsaan kita sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945,” pungkas Jazuli.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim gabungan Polres Jakarta Utara dan Polsek Kelapa Gading menggerebek sebuah ruko di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Minggu (21/5/2017) malam lantaran ditempat itu digelar pesta kaum homoseksual bertemakan “The Wild One”.

“Dalam penggerebekan itu kami amankan 141 pria yang diduga melanggar UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono sebagaimana dilansir kompas.com, Senin (22/5/2017).

Argo menjelaskan, penggerebekan tersebut dilakukan pada pukul 19.30 WIB. Menurut Argo, ruko tersebut terdiri dari tiga lantai. Lantai 1 ruko tersebut merupakan tempat fitness, lantai 2 merupakan tempat striptease dan lantai 3 merupakan tempat SPA. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Tenaga Kerja Asing Dipermudah, Bukti Pemerintah Pinggirkan Pekerja Lokal

Figure
Organization