Topic
Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Aksi Lanjutan Setelah 411 dan 212

Aksi Lanjutan Setelah 411 dan 212

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Kawasan Monas dan sekitarnya penuh sesak dengan peserta Aksi Damai Bela Islam III, Jumat (2/12/2016). (republika.co.id)
Kawasan Monas dan sekitarnya penuh sesak dengan peserta Aksi Damai Bela Islam III, Jumat (2/12/2016). (republika.co.id)

dakwatuna.com – Segala kenangan, keharuan bisa hadir di tengah jutaan umat Islam, dan segala cerita kenangan indah kemarin di aksi 411 dan 212 haruslah menjadi energi untuk menggerakkan hati kita agar senantiasa hidup bersama Al-Quran, menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman.

Aksi bela Al-Quran sudah dilakukan, sekarang waktunya kita kembali kepada Al-Quran. Jangan sampai selesai aksi 411 dan 212 kita sendiri tetap jauh dari Al-Quran.

Yuk …tingkatkan terus interaksi kita dengan Al-Quran. Rabb kita telah memberikan kemuliaan kepada kita –sebagai kaum muslimin– dengan menganugerahkan kitab suci yang terbaik yang diturunkan kepada manusia. Yang di dalamnya terkandung petunjuk kepada jalan yang lurus. Jalan yang Allah ridhai. Maka setelah aksi 411 dan 212, kita  azzamkan diri kita untuk terus meningkatkan interaksi kita terhadap Al-Quran. Kalau belum bisa ikut one day one juz, minimal kita membacanya dua lembar Al-Quran per hari, kita baca dengan tartil dan kita pelajari maknanya.

Yuk…. ikuti kajian-kajian Islam biar lebih paham isi (kandungan) Al-Quran yang merupakan pedoman hidup kita sebagai seorang muslim.  Tidak ada yang lebih baik dari usaha kita untuk mengetahui kehendak Allah SWT terhadap kita.  Dan untuk mengetahui kehendak Allah terhadap diri kita, kita harus mentadaburi kitab-Nya, memahami rahasia-rahasianya, serta mengeksplorasi mutiara-mutiara terpendamnya. #YukNgajiBiarKeren

Yuk… mulai mengamalkan Islam secara kaffah (sempurna). Jangan lagi kita pisahkan urusan dunia dengan agama. Ajaran agama harus ada di setiap lini kehidupan kita (ekonomi, sosial, budaya, politik, dan sebagainya).

Yuk…. jangan salah memilih pemimpin. Pilihlah pemimpin yang di dalam dadanya tersimpan kecintaan pada Al-Quran. Sehingga tutur katanya dan perbuatannya tidak jauh dari nilai-nilai Qurani. Pemimpin yang mengerti akan kemuliaan kitab suci, tidak akan menista dan melecehkannya. Justru sebaliknya, dia akan terus berupaya memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupannya.

Kalau setelah aksi ini tetap tidak dapat mengubah kita menjadi semakin mendekati Al-Quran, berarti aksi-aksi kemarin tidak memberi dampak pada perbaikan diri kita.

Mari lanjutkan perjuangan kita untuk mencapai surga-Nya.

Semoga Allah menaungi negeri ini dengan cahaya Al-Quran. Dan semoga Allah memberi kita pemimpin yang mengajak rakyatnya kepada ketaqwaan

Robbi, di 411 dan 212 kami berkumpul. Maka izinkanlah kami di surga-Mu bisa berkumpul kembali. Aamiin ya Rabb.

#Alumni212

#YukNgajiBiarKeren

(dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Ibu rumah tangga dengan empat orang anak. Lulusan Fakultas Sastra UI.

Lihat Juga

Sambut Ramadhan dengan Belajar Quran Bersama BisaQuran

Figure
Organization