Home / Berita / Nasional / Sempat Dimintai Tebusan Rp 90 Miliar, TKI Siti Zainab Akhirnya Dihukum Mati

Sempat Dimintai Tebusan Rp 90 Miliar, TKI Siti Zainab Akhirnya Dihukum Mati

Siti Zaenab binti Duhri Rupa dihukum mati hari ini, Selasa (14/2/15) waktu setempat.  (riaupos.co)
Siti Zaenab binti Duhri Rupa dihukum mati hari ini, Selasa (14/2/15) waktu setempat. (riaupos.co)

dakwatuna.com – Jakarta. Masih ingat dengan TKI Siti Zainab yang sempat menarik perhatian publik karena terancam hukuman mati di Arab Saudi?

WNI yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga bernama lengkap Siti Zaenab binti Duhri Rupa akhirnya dieksekusi mati di Arab Saudi hari ini. Ia dihukum mati pukul 10.00 WIB waktu setempat.

Informasi itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), sebagaimana dikutip dari detikcom, Selasa (14/4/2015). Konsulat Jenderal RI di Jeddah menerima informasi itu dari pengacara Khudran Al Zahrani.

Dijelaskan Kemlu, Siti yang lahir di Bangkalan, 12 Maret 1968 merupakan buruh migran Indonesia (BMI) di Arab Saudi. Ia dipidana atas kasus pembunuhan terhadap istri pengguna jasanya bernama Nourah Bt. Abdullah Duhem Al Maruba pada tahun 1999.

Siti Zainab kemudian ditahan di Penjara Umum Madinah sejak 5 Oktober 1999. Setelah melalui rangkaian proses hukum, pada 08 Januari 2001, Pengadilan Madinah menjatuhkan vonis hukuman mati qishash kepada Siti Zainab.

Seperti pernah diberitakan kompas.com, Zainab bisa lepas dari hukuman pancung dengan syarat membayar uang tebusan yang ditawarkan oleh majikannya.

Tidak tanggung-tanggung, tebusan yang diminta kepada perempuan dengan dua anak ini ialah Rp 90 miliar.

Pemerintah Indonesia hanya mau membantu ibunya membayar uang tebusan sebesar Rp 10 miliar, sementara pihak keluarga tidak mampu melunasi kekurangannya. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Arab Saudi Larang Tiga Juta Warga Palestina Pergi Haji dan Umrah