Home / Berita / Nasional / Gunakan Ponsel Saat Diisi, Bocah Ini Alami Luka Bakar Serius

Gunakan Ponsel Saat Diisi, Bocah Ini Alami Luka Bakar Serius

Chung Fang (12) saat terbaring di Rumah Sakit.  (mirror.co.uk)
Chung Fang (12) saat terbaring di Rumah Sakit. (mirror.co.uk)

dakwatuna.com – Jakarta.  Di era globalisasi dan informasi seperti sekarang ini, penggunaan telepon selular (ponsel) pintar atau smartphone sudah menjadi kebutuhan semua orang dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa kini menjadikan barang yang satu ini sebagai sebuah kebutuhan sehari-hari yang ‘wajib’ dimiliki.

Namun adakalanya pengguna smartphone kerap mengbaikan segi keselamatan atau kesehatan saat menggunakan perangkat pintar ini, sehingga tidak sedikit yang justru membahayakan bahkan hingga berujung pada korban jiwa.

Seperti kejadian yang dialami seorang bocah bernama Chung Fang (12), yang menderita luka bakar serius akibat penggunaan ponsel yang berlebihan.

Kejadian bermula ketika Fang tidak bisa tidur. Maka ia pun mengambil ponsel pintarnya yang sedang diisi daya, dan menggunakannya di balik selimut. Ia tidak menduga, jika yang dilakukannya justru membahayakan dirinya.

Ia pun menggunakannya untuk bermain game, namun tidak berapa lama ponsel tersebut meledak dan melukai wajahnya cukup serius.

“Saya menyadari ketika telepon itu mulai panas, namun saya tidak tahu akan seperti ini, dan tidak lama telepon tersebut meledak,” ucap Fang saat terbaring di rumah sakit seperti dikutip dari viva.co.id, Minggu (12/4/15)

Mendengar anaknya terluka, sang ayah yang sedang bekerja langsung bergegas ke rumah sakit. “Dia sangat parah keadaannya. Ia mengalami luka bakar cukup serius. Anda bisa melihat tulang rahangnya terbuka,” ucap sang ayah.

Ponsel pintar yang ia gunakan, merupakan model lama, dan sering digunakan sangat sering. Diperkirakan, arus pendek menjadi penyebab meledaknya telepon tersebut.

Adabaiknya para pengguna smartphone juga memperhatikan bebarapa langkah berikut yang bisa mengurangi resiko terkena bahaya radiasi akibat penggunaan ponsel yang kurang tepat sebagaimana dikutip dari okezone.com

Jauhkan ponsel dari kepala

Sebagai perangkat yang sering menemani keseharian kita, radiasi ponsel mudah mempengaruhi mata dan otak kita. Untuk menghindari bahaya radiasinya, sebisa mungkin jaga jarak saat menggunakan ponsel.

Kirim SMS daripada telepon

Mengirim SMS lebih aman daripada menelepon yang memungkinkan Anda lebih sering mendekatkan ponsel ke telinga atau kepala Anda. Untuk menghindari ini, gunakan handset atau pilih pesan teks daripada menelepon.

Gunakan casing antiradiasi

Daripada menyimpan ponsel Anda di kantong pakaian, lebih baik simpan ponsel di tas atau gunakan casing antiradiasi. Studi membuktikan beberapa pelindung ponsel dapat memblok radiasi.

Hindari penggunaan ponsel di ruang sempit yang tertutup

Cobalah untuk mengurangi penggunaan ponsel di tempat sempit tertutup seperti elevator, gerbong kereta, atau bus. Dinding baja dapat memblok sinyal yang membuat ponsel akan meningkatkan radiasi lebih banyak untuk mencari sinyal.

(sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Zakat Sebagai Solusi Masa Depan BPJS Kesehatan