Topic
Home / Berita / Daerah / Aksi Heroik Anggota TNI Lumpuhkan Begal Lewat Aksi Duel Dua Lawan Satu

Aksi Heroik Anggota TNI Lumpuhkan Begal Lewat Aksi Duel Dua Lawan Satu

Aksi lawan begal - ilustrasi.  (radaronline.co.id)
Aksi lawan begal – ilustrasi. (radaronline.co.id)

dakwatuna.com – Bandar Lampung.  Ini bukan aksi yang terjadi di film laga, tapi apa yang dilakukan Pembantu Letnan Dua (Pelda) Roni Darmawan, anggota Korem Gatam memang layaknya adegan dalam sebuah film laga.

Walaupun sempat ditodong pakai senjata api oleh dua begal, namun ancaman itu tak melelehkan nyali anggota yang berdinas di Denpal Bandar Lampung tersebut. Sebaliknya, Roni menghajar dan melumpuhkan salah seorang begal.

Bermula ketika dua orang begal bersenjata api,Yani dan Umar, keduanya warga Kecamatan Marga Sekampung,Lampung Timur beraksi di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandar Lampung pada Selasa (24/3/15) malam.

Kedua begal yang bermaksud membawa sepeda motor hasi curian sekitar pukul 19.00 WIB tertangkap basah oleh pemilik kendaraan yang langsung meneriaki maling. “Warga akhirnya mengejar,” kata Mayor INF CH Prabowo Kepala Penerangan Korem Gatam.

Roni yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, mendengar teriakan tersebut. Ia pun bergegas keluar dari rumah dan mencoba melihat.

Begitu keluar ternyata ia langsung bertemu muka dengan kedua pelaku. Jarak Roni dengan kedua pelaku sekitar 10 meter. Umar dan Yani sontak mengeluarkan senjata api.

“Mereka menodongkan senjata ke saya. Saya pikir, wah bahaya ini karena bisa saja saya tertembak. Sementara warga sedang mengejar di belakang mereka,” kata Roni.

Roni awalnya mencoba mendekati kedua begal itu. Namun, melihat gelagat tak baik, Roni akhirnya berniat melumpuhkan pelaku.

Karena ada todongan pistol, Roni pun berlari secara zig zag ke arah pelaku. Mirip adegan di film laga Hollywood, Roni langsung melompat sembari menerjang. Umar akhirnya kabur ke arah IAIN, sedangkan Yani mencoba berbalik arah.

Sebelum kabur, satu tendangan Roni mengenai kepala Yani. Keduanya pun akhirnya bergumul di jalan. Roni mengatakan, dirinya sebisa mungkin mencoba menghalangi pelaku menarik pelatuk pistol.

“Saya banting dia supaya pistolnya lepas. Tiga kali, dua (bantingan) ke aspal, dan sekali ke arah siring. Yang jelas, karena pistolnya itu pistol rakitan dan bukan otomatis, sebisa mungkin saya halangi agar dia tidak menarik pelatuk,” tuturnya.

Karena melihat pelaku masih memegang pistol, Roni lalu mencengkeram tangan pelaku sambil menyentakkannya. Mulanya pelaku mencoba berontak. “Saya bilang, lepasin nggak pistolnya. Akhirnya dia ngelepasin pistol itu,” kata dia.

Massa yang kemudian datang, langsung memberi bogem mentah kepada pelaku. Roni sempat melerai dan mencegah agar masyarakat tidak main hakim sendiri. Tidak lama kemudian, setelah pelaku tak berdaya, anggota Buser Polsek Sukarame tiba di lokasi kejadian dan langsung membawa pelaku ke RSU Abdul Moeloek.

Meski begitu, Roni juga menderita luka ringan di bagian kepala akibat terbentur pistol pelaku saat bergumul. (tribunnews/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Bom Teror, DPR: Negara Harus Melindung Keselamatan Rakyatnya

Figure
Organization