Topic
Home / Berita / Nasional / Bimas Islam Rambah Media Sosial

Bimas Islam Rambah Media Sosial

Bimas Islam Rambah Pengguna Smartphone dalam Sosialiasikan Program dan Kebijakan. (http://bimasislam.kemenag.go.id)
Bimas Islam Rambah Pengguna Smartphone dalam Sosialiasikan Program dan Kebijakan. (http://bimasislam.kemenag.go.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama terus berpacu dengan teknologi dalam memaksimalkan pelayanan kepada publik, tak terkecuali masyarakat pengguna ponsel pintar atau smartphone berbasis Android, iOS, maupun Blackberry.

Menurut laporan e-marketer, pada tahun 2015 jumlah pengguna smartphone di Indonesia mencapai lebih dari 50 juta pengguna aktif. Angka itu memastikan Indonesia sebagai lima besar pengguna smartphone di dunia di bawah Tiongkok, India, Amerika Serikat, dan Brazil. Laporan ini juga memperkirakan pengguna smartphone di Indonesia akan menembus lebih dari 100 juta pengguna pada tahun 2018, melampaui Brazil. Yahoo dan Mindshare bahkan memprediksi tahun 2017, pengguna ponsel pintar di Indonesia akan mencapai 103,7 juta pengguna aktif. Sebagian besar pengguna menjadikan smartphone sebagai sarana akan kebutuhan akses informasi dan jejaring media sosial.

Melihat fenomena ini, Kasubbag Sistem Informasi Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama, Thobieb al-Asyhar mengatakan bahwa Bimas Islam telah merambah akses pelayanan informasi kebimasislaman melalui media sosial. Selain membuat akun di jejaring media sosial facebook dan mikroblogging twitter, penyebaran informasi melalui pesan berantai atau broadcast juga menjadi perhatian Ditjen Bimas Islam.

Berdasarkan pantauan bimasislam, sejumlah pesan viral yang berasal dari Ditjen Bimas Islam telah beredar secara luas di media sosial, termasuk melalui aplikasi whatsapp. Di antaranya adalah informasi tentang prosedur pencatatan nikah, keluarga sakinah, dan toleransi dalam perbedaan madzhab. Pesan tersebut dikemas dalam bentuk gambar atau video kreatif sehingga menarik minat para pengguna ponsel pintar. Informasi aktual seperti berita tentang ‘babi mangalitsa’ yang meluruskan isu bahwa hewan tersebut adalah perkawinan silang babi dan biri-biri juga beredar secara massif di media sosial dan sangat berguna bagi masyarakat Muslim Indonesia pengguna smartphone.

“Pertumbuhan pengguna smartphone yang demikian pesat harus diakomodasi oleh Ditjen Bimas Islam, karena Bimas Islam merupakan satuan kerja di Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan umat, mulai dari pernikahan, kemasjidan, MTQ, zakat, wakaf, ormas Islam, kesenian Islam, dan seterusnya. Informasi-informasi semacam ini tentu akan sangat berharga bagi masyarakat Muslim Indonesia” pungkas pria yang juga merupakan dosen pada Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia itu.

Untuk diketahui, Ditjen Bimas Islam adalah Satuan Kerja di Kementerian Agama yang memiliki tugas memberikan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan umat Islam seperti pernikahan, kemasjidan, produk halal, pengembangan tilawatil Qur’an, hisab rukyat, zakat, wakaf, kesenian Islam, dan lain-lain di luar fungsi pendidikan dan pelayanan haji. Fungsi pendidikan dikelola oleh Ditjen Pendidikan Islam, sementara urusan haji diselenggarakan oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Di era sosial media, masyarakat Muslim dapat berinteraksi dengan Ditjen Bimas Islam melalui twitter di @bimasislam. (sigit/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Besok, Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan dan Rukyatul Hilal di 34 Provinsi

Figure
Organization