Home / Berita / Internasional / Amerika / Ayah Korban #ChapelHillShooting: Kedua Putriku Mati Karena Kebencian Terhadap Islam

Ayah Korban #ChapelHillShooting: Kedua Putriku Mati Karena Kebencian Terhadap Islam

Muslim korban penembakan di North Carolina, Amerika. (skynewsarabic)
Muslim korban penembakan di North Carolina, Amerika. (skynewsarabic)

dakwatuna.com – Washington. Mohammad Abu-Salha, ayah Yosur dan Razan, yang menjadi korban penembakan di North Carolina, Amerika, meyakini bahwa kedua putrinya adalah korban kebencian terhadap Islam. Hal ini seperti dilansir Skynews Arabic, Kamis (12/2/2015) hari ini.

Pelaku pembunuhan sadis itu, Craig Hicks, dikenal sebagai penganut atheis dan sering mempublikasikan pesan-pesan kebencian kepada agama melalui akun media sosialnya. Namun demikian, kejaksaan meragukan adanya motif kebencian dalam peristiwa ini. Pembunuhan ini terjadi karena perselisihan masalah tempat parkir mobil mereka.

Yang menjadi korban dalam kejahatan ini adalah Deah Shady Barakat, Yusor Mohammad Abu-Salha (istri Deah), dan Razan Mohammad Abu-Salha (adik Yusor). Mereka tercatat masih menjadi mahasiswa.

Dalam sebuah wawancara, Mohammad Abu-Salha, yang merupakan seorang dokter kejiwaan, mengatakan, “Kami sedih, kami bingung, kami terpukul, dan kami marah. Kami merasa sangat dzhalimi. Tidak ada alasan kenapa semua ini terjadi.”

Abu-Salha, yang juga tinggal satu kawasan dengan anak-anaknya, melanjutkan, “Ini terjadi seperti eksekusi mati. Ini adalah kejahatan kebencian terhadap Islam yang dilakukan oleh salah seorang tetangga. Anak-anak memang sudah sering bercerita tentang orang ini. Mereka tidak merasa nyaman dengan dia. Dia sering datang dengan sombong, menghina, dan menantang.” (msa/dakwatuna)

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Rawan Imigran, Trump Kirim Ribuan Tentara ke Perbatasan

Organization