Home / Berita / Al Aqsha dan Palestina Segalanya

Al Aqsha dan Palestina Segalanya

dakwatuna.com – Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan upaya yang terus dilancarkan Zionis Israel untuk melakukan yahudisasi al Quds melalui berbagai cara, mulai dari penggusuran dan perampasan tanah, pembangunan unit-unit permukiman baru, menerapkan penjagaan ketat terhadap kota juga penggalian terowongan dan masih banyak aksi-aksi kejahatan lainnya, tidak akan banyak merubah realita (al Quds).

Di tengah tekad penjajah Israel untuk membangun ribuan unit permukiman di al Quds, Hamas menegaskan, “Kota al Quds akan tetap (berstatus) Palestina – Arab – Islam, akan tetap dihuni warganya, Hamas sebagai tameng realitas yang akan menjaga kota ini dan membelanya hingga berhasil dikembalikan ke tangan orang-orang Arab dan kaum muslimin.”

Hamas mengecam para petinggi Otoritas Palestina (OP) di Ramallah yang terus melakukan perundingan dan pertemuan dengan penjajah Israel. Meskipun penjajah Israel terus melakukan ancaman pembunuhan, pendudukan dan melakukan penbantaian, melakukan aksi-aksi teror dan meningkatkan aktivitas pembangunan koloni permukiman di al Quds dan wilayah Palestina lainnya.
Hamas menganggap para juru runding OP telah melakukan penipuan terhadap bangsa Palestina, yang merasa yakin bisa mencapai kesepakatan damai dengan Yahudi dan orang-orang Israel. Perunding Palestina ini justru bertentangan dengan para sekutunya (Israel) yang meragukan kemungkinan dicapai kesepakatan hingga akhir tahun ini, kecuali bila perunding Palestina ini melakukan kesepakatan dengan Zionis Israel secara rahasia sebagaimana yang terjadi di Oslo.
Hamas menyerukan kepada juru runding OP untuk kembali ke jalan yang benar dan menghentikan perundingan-perundingan yang tidak memberikan manfaat apapun. Bahkan mendorong Zionis Israel meningkatkan aksi kejahatannya terhadap al Quds, tempat-tempat suci dan rakyat Palestina.

Kepada dunia Arab dan Islam gerakan Hamas menyerukan, “Kami tegaskan kepada Anda semua, tidak ada kehormatan dan kemulian buat anda sekiranya masjid al Aqsha dihinakan kembali oleh tangan-tangan Yahudi. Kehormatan anda ada pada kehormatan al Aqsha, kemuliaan Anda ada pada kemuliaan al Aqsha. Anda semua diseru untuk menunaikan tanggung jawab melindungi dan membelanya dengan segala cara dan potensi, karena dia tetap dalam ancaman yang lebih besar kapan saja dari pihak Zionis Israel, al Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam dan tempat mi’raj Nabinya.”

Di akhir pernyataannya Hamas menegaskan kepada pihak penjajah Israel bahwa bangsa Palestina tengah menunggu kemenangan yang pasti datang. Berbagai ancaman dan pembunuhan tidak akan pernah menggetarkan bangsa Palestina untuk melanjutkan jalan menuju kemenangan. “Para pemimpin, anak-anak dan pendukung kami tidak lebih mahal dari al Quds dan Palestina. Al Quds akan tetap menjadi ibukota abadi Palestin.” tegasnya.

Komitmen tegas Hamas ini menyusul pernyataan Menteri Perumahan Israel Zeiv Beyem tentang pembangunan 360 unit permukiman baru di Jabal Abu Ganim di kota al Quds dan 750 unit permukiman di utara al Quds. Disamping pernyataan walikota Jerusalem Uri Lupolianksi yang berusaha membangun 10 ribu unit permukiman Yahudi di seluruh wilayah al Quds Timur untuk bisa lebih banyak lagi menampung orang-orang Yahudi hidup di kota al Quds. (infopaletina)

Redaktur:

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (26 votes, average: 9,38 out of 5)
Loading...
Avatar
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ambisi Israel Kosongkan Gaza dari Warga Palestina

Organization