Home / Berita / Nasional / Kurtubi: Newmont Harus Bangun Smelter di Sumbawa

Kurtubi: Newmont Harus Bangun Smelter di Sumbawa

Sarasehan dan Bincang-Bincang  Sumbawanews bertemakan Sinergi Keberadaan  Pertambangan untuk Membangun Sumbawa Incorporate di Kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) minggu (9/11/14) sore. (sumbawanews)
Sarasehan dan Bincang-Bincang Sumbawanews bertemakan Sinergi Keberadaan Pertambangan untuk Membangun Sumbawa Incorporate di Kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) minggu (9/11/14) sore. (sumbawanews)

dakwatuna.com – Jakarta.   Berlakunya  Undang-Undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara mewajibkan perusahaan tambang mengelola bahan bakunya di Indonesia berdampak pada PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) wajib membangun smelternya di Indonesia.

“Saya tetap berpendirian bahwa Newmont Nusa Tenggara harus membangun smelternya di Sumbawa,” jelas pengamat pertambangan yang juga anggota DPR RI Dr.Kurtubi dalam Sarasehan dan Bincang-Bincang  Sumbawanews bertemakan Sinergi Keberadaan  Pertambangan untuk Membangun Sumbawa Incorporate di Kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) minggu (9/11/14) sore.

Menurutnya, sikap mendesak PTNNT untuk membangun Smelter di Sumbawa sudah di sampaikan sejak dirinya menjadi Komisaris PTNNT.

“Di dalam rapat-rapat komisaris dan direksi, saya selalu berpendapat Newmont harus membangun smelter, dimana? di tanah Sumbawa bukan di Gresik,” jelasnya.

Namun menurut Kurtubi, pandangan dirinya yang berpihak kepada lokal Sumbawa justru seringkali di counter oleh pemegang saham asing.

“Saya dalam rapat-rapat komisaris sering di counter, pihak asing-asing itu ngak setuju dengan alasan bangun smelter itu mahal.” terang Kurtubi seraya menjelaskan pembangunan Smelter tetap fisible secara ekonomis.

Diterangkan keunggulan pembangunan Smelter di pulau Sumbawa, tersedianya lahan yang cukup luas. “Kesulitan di Indonesia biasanya dalam pembebasan lahan, kalau smelter di bangun di pulau Sumbawa tidak ada persoalan pembebasan lahan,” urainya.

Apalagi menurut Kurtubi, listrik yang ada di PTNNT yang beroperasi menggunakan batu bara sudah tersedia, dan itu menjadi faktor pendukung untuk beroperasinya Smelter di pulau Sumbawa.

Kurtubi berjanji akan tetap bersuara dan menggalang anggota DPR RI dapil NTB untuk mendesak PTNNT agar membangun Smelter di Pulau Sumbawa.

“Saya tidak setuju konsetrat Newmont di olah di Gresik, sebagai anggota DPR mewakili NTB saya akan perjuangkan itu. Bila perlu Newmont kita ajak diskusi dimana keberatan mereka,” papar Kurtubi disambut tepuk tangan peserta sarasehan.

Pernyataan Kurtubi ini juga didukung oleh Narasumber lain Sekda Kabupaten Sumbawa Barat DR.Ir.Musyafirin dan Kadis Pertambangan Kabupaten Sumbawa Ir.A.Ibrahim serta mantan Gubernur NTB Harun Alrasyid.

Sementara itu Manager Social Responsibilities PTNNT Syarafuddin Jarot menjelaskan PTNNT sangat terbuka dengan keinginan masyarakat agar smelter dibangun di Sumbawa.

“Saat ini kami sedang melakukan pembicaraan intens dengan Pemerintah Pusat dan pihak ketiga yang bersedia membangun smelter, apakah dimana terserah. Kami harapkan kalau memang itu ada di KSB atau di Sumbawa,” jelasnya.

Dijelaskan, apa yang diinginkan oleh Dr. Kurtubi, PTNNT mempunyai prinsip yang sama, “sama prinsipnya apa yang disampaikan pak Kurtubi tetapi sekarang itu kami mengharapkan ada pihak ketiga yang serius. Kami menyiapkan produksi yang setiap tahun sesuai dengan kapasitas yang ada. Mudah-mudahan ada yang serius dalam waktu-waktu dekat ini,” pungkas Jarot. (sumbawanews/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.