Home / Berita / Nasional / Buku Penjaskes Legalkan Pacaran, Kemenag: Islam tak Mengenal Pacaran

Buku Penjaskes Legalkan Pacaran, Kemenag: Islam tak Mengenal Pacaran

Kutipan buku Penjakes SMA/MA/SMK kelas XI yang melegalkan pacaran.  (detik.com)
Kutipan buku Penjakes SMA/MA/SMK kelas XI yang melegalkan pacaran. (detik.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Direktur Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Nur Kholis Setiawan meminta buku Penjaskes Kelas XI yang berisi tips pacaran sehat segera ditarik dari peredaran.

“Kita tidak bisa berkomentar secara substansial, tapi kita himbau, kalau resistensi dan reaksi masyarakat sedemikian besar, maka tarik saja,” kata Nur, Sabtu (18/10/14).

Pengadaan buku paket kurikulum 2013, kata Nur Kholis, merupakan salah satu tanggung jawab dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sementara dalam penyelenggaraan Kurikukum 2013, Kemenag bertanggung jawab menyediakan buku agamanya. Karenanya ia menegaskan buku penjaskes berisi tips pacaran itu bukan tanggung jawab Kemenag.

Namun ia mengaku khawatir dengan peredaran buku tersebut. Apalagi buku itu diedarkan kepada murid madrasah yang berada dalam didikan Kemenag.

Lagi pula, kata dia, Islam tidak mengenal istilah atau ajaran soal pacaran. “Karena yang ada ialah ta’aruf dan hubungan laki-laki perempuan dalam Islam bukan muhrim salah satunya disahkan dalam ikatan pernikahan,” sebut dia.

“Soal pengadaan buku di madrasah, kita belum terlayani, belum menerima meski CD-nya sudah ada,” ujarnya. Tapi dari sisi administrasi penganggarannya, Kemenag wajib melaksanakan pengadaan buku.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Jamaah Haji 2015

Sebanyak 79.020 Jamaah Haji akan Diterbangkan Garuda Indonesia Tahun Ini