Home / Berita / Internasional / Asia / Di tengah Serangan Rudal, Warga Gaza Tetap Gelar Shalat Idul Fitri

Di tengah Serangan Rudal, Warga Gaza Tetap Gelar Shalat Idul Fitri

Warga Gaza melaksanakan Shalat Idul Fitri di tengah puing-puing masjid (alquds)
Warga Gaza melaksanakan Shalat Idul Fitri di tengah puing-puing masjid (alquds)

dakwatuna.com – Gaza. Hari ini, warga Gaza melaksanakan shalat Idul Fitri di beberapa masjid Gaza di tengah serangan rudal dan artileri Israel yang sudah dimulai sejak tanggal 7 Juli yang lalu.

Kebanyakan masjid melaksanakan shalat Idul Fitri pada pukul 06.30 waktu setempat. Di saat yang bersamaan Israel menyerang beberapa wilayah dengan tiga roket dengan sasaran yang tidak pasti di bagian timur kota Gaza. Tidak diketahui tentang adanya korban dalam serangan tersebut.

Sementara itu warga di sekitar wilayah yang dimasuki Israel tidak bisa melaksanakan shalat Idul Fitri karena militer Israel akan menembak segala sesuatu yang bergerak di wilayah tersebut. Saat ini mereka telah masuk dan menguasai sekitar 500 meter hingga 2.5 kilometer wilayah Gaza.

Kebanyakan masjid bisa dikatakan sepi dari anak-anak yang biasanya meramaikan suasana Idul Fitri. Para jamaah memilih tidak membawa anak-anaknya demi keselamatan mereka. Demikian juga tidak ada shalat Idul Fitri yang dilaksanakan di lapangan terbuka. Semuanya dilaksanakan di masjid-masjid. Bahkan karena faktor keamanan, ada sekitar 70 masjid yang tutup dan tidak melaksanakan shalat setahun sekali itu. (msa/dakwatuna/alquds)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina