Home / Berita / Nasional / Muslime Helfen-ACT Distribusikan 10.000 Paket Zakat Dalam dan Luar Negeri

Muslime Helfen-ACT Distribusikan 10.000 Paket Zakat Dalam dan Luar Negeri

Penyaluran Zakat fitrah untuk Muslim Laos.  (lingga/act)
Penyaluran Zakat fitrah untuk Muslim Laos. (lingga/act)

dakwatuna.com – Jakarta. Dalam rangka membahagiakan kaum muslim, khususnya muslim dhuafa di Indonesia, kaum muslim warga negara Jerman menyalurkan zakatnya tahun ini melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT). LSM internasional Muslime Helfen, yang mengkoordinasi penghimpunan zakat muslim warga Jerman, sementara ACT yang mendistribusikan kepada yang berhak di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Zakat yang terkumpul itu akan dikonversi jadi 10 ribu paket bahan pangan pokok. Kesepuluh ribu paket sembako itu akan didistribusikan di lima propinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sumatera Utara. Untuk Sumatera Utara, zakat akan diberikan kepada para korban letusan Gunung Sinabung. Sebagian juga akan didistribusikan untuk muslim minoritas di Pulau Kera, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Untuk melancarkan proses pendistribusian, ACT dibantu anggota Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) per propinsi 10-20 orang. Tokoh-tokoh agama setempat juga siap membantu kelancaran distribusi,” kata Direktur Comdev dan Kemitraan ACT, Tri Eddi Kuncoro.

Sinergi Muslime Helfen dengan ACT telah terjalin sejak tahun 2006. Pada kerjasama perdana, Muslime Helfen-ACT mendistribusikan daging qurban sebanyak 300 ekor kambing dan 50 ekor sapi. Daging qurban tersebut disebar ke berbagai daerah bencana di Indonesia, antara lain Aceh, Nias, NTT, NTB, Sumatera Barat, Maluku, termasuk Jember dan Banjarnegara.

Tak hanya di Indonesia, pendistribusian zakat juga sedang berlangsung di negara Laos. Tim ACT yang sedang berada di sana, Yusnirsyah Sirin dan Satari melaporkan, sekitar 500 muslim Laos mendapatkan zakat fitrah dalam bentuk paket 3,5 kg beras, 2 liter minyak sayur, 2 kg gula, dan 2 kaleng susu. Pembagian zakat ini, kata Yusnirsyah, disalurkan melalui dua masjid yakni Masjid Al Azhar dan Masjid Jami Vientiane, Laos.

“Semoga kerjasama amaliah Muslime Helfen-ACT, demi maslahat sosial ini, bisa terus terjalin dengan baik,”kata Yusnirsyah.

Selain bekerja sama dengan LSM mancanegara, ACT juga berkolaborasi dengan Badan Pengelola Zakat Infak Sedekah (BP ZIS) Bank Mandiri bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggagas Program Renovasi Tempat Ibadah.

Untuk program perdana, ada tiga tempat ibadah yang sudah dimulai pelaksanaannya sejak enam hari yang lalu. Renovasi meliputi perbaikan atau pembangunan MCK baru, pembangunan tempat wudhu, penambalan dinding gedung, pengecatan, perbaikan atap, dan sebagainya.

Tempat ibadah yang direnovasi sebagai berikut:

1)            Masjid Al-Mursalin, Desa Buter Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.
2)            Masjid An-Nahar, Desa Guru Kinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara.
3)            Mushala Al-Hidayah, Dusun Tanggung Mulya, Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Adapun target pembangunan selesai adalah dua pekan sejak dilakukan pengerjaan atau selambat-lambatnya 2-3 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba.  (lingga/act/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Media Relations Directorate Aksi Cepat Tanggap

Lihat Juga

Bogor Canangkan Jadi Kota Zakat di Tahun 2020