Home / Berita / Daerah / BASMALAH Bangun Masjid di Kampung Muallaf

BASMALAH Bangun Masjid di Kampung Muallaf

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid di komunitas muallaf di daerah Pabuaran, Citayem, Bojonggede, Bogor, Ahad (27/4/2014). - (Foto: kis/PKPU)
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid di komunitas muallaf di daerah Pabuaran, Citayem, Bojonggede, Bogor, Ahad (27/4/2014). – (Foto: kis/PKPU)

dakwatuna.com – Bogor. Tim program Bangun dan Semarakkan Rumah Allah (BASMALAH)  PKPU mendatangi sebuah komunitas muallaf di daerah Pabuaran, Citayem, Bojonggede, Bogor, Ahad (27/4/2014).

PKPU  melakukan peletakan batu pertama Wilayah itu dihuni  sekitar 50 kepala keluarga yang seluruhnya muallaf.  Daerah itu belum ada  masjid pada  radius satu kilometer.

Selama ini kegiatan ibadah seperti shalat, mengaji, dan kegiatan ke-Islaman lainnya dilakukan dari rumah ke rumah.

Ustadz Syarif, SH, seorang muballigh yang juga Ketua PHMI (Pergerakan Himpunan Muallaf Indonesia),  rajin menyambangi  dari pintu ke pintu.

Ustadz yang tercatat sebagai  anggota dewan pembina Yayasan Anwarul Qulubuntuk itu juga  memberikan siraman rohani, bimbingan, dan pembekalan pengetahuan tentang agama Islam, agar keislaman mereka semakin kaaffah (utuh).

Berangkat dari kondisi tersebut, lembaga kemanusiaan nasional PKPU, dengan didukung oleh donatur Human Appeal International Uni Emirat Arab (HAI UEA), tergerak membantu membangun sebuah masjid.

Harapannya masjid menjadi tempat ibadah yang lebih representative, tempat belajar agama Islam, dan sekaligus menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Dihadiri oleh hampir seluruh warga (lebih dari 50 orang), para pemuka masyarakat, Ketua PHMI ustadz Syarif, SH; manajer Community and Education Networking (CEN) PKPU,  Ivan Satria membuka acara peletakan batu pertama masjid yang diberi nama masjid Mauzah Solih.

Masjid tersebut berdiri di atas tanah wakaf bapak H. Joni, seorang muallaf, yang juga menyempatkan hadir bersama istri.

Dalam sambutannya, ustadz Ahmad Yasin, SQ, MQ, Ketua Yayasan Anwarul Qulub mengatakan  masjid menjadi tempat kaum muslimin saling menyayangi dan saling mengenal dalam kebaikan.

“Masjid dibangun tidak untuk bermegah-megahan, tetapi yang lebih penting adalah pemakmurannya, yaitu dengan melaksanakan ibadah-ibadah seperti dzikir, shalat, dan juga tempat berinteraksi antar warga, di mana setiap shalat berjamaah mereka akan saling bertemu satu sama lain,” katanya.

Di samping itu, masih banyak keutamaan-keutamaan lainnya yang bisa kita dapatkan dari keberadaan masjid ini.

Masjid ini menjadi yang ke-111 yang dibangun program BASMALAH PKPU. Masjid lainnya telah dibangun di seluruh sebaran wilayah Indonesia , dan insya’ Allah akan masih terus dibangun masjid-masjid berikutnya.(kis/pkpu/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Sukismo

Lihat Juga

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor